Jumat 09 Febuari 2024,--
KOTA -- BEKASI,--
IRONIS memang. Kendati punya anggaran fantastis Rp49 miliar dari bantuan APBD Kota Bekasi tahun anggaran 2023 dan baru pekan lalu melakukan rapat kerja di Puncak Bogor bersama seluruh induk organisasi cabang olahraga, KONI Kota Bekasi ternyata tak mampu menggaji staf karyawannya yang berjumlah sembilan orang.
Hingga Sabtu (9/2/2024), seluruh staf belum menerima hak mereka.
Akibatnya, ada staf yang harus menggadaikan sepeda motornya. Ada staf yang belum membayar kontrakan rumah kosnya, bahkan ada yang terpaksa menjual HP-nya.
Pernah beberapa waktu lalu seorang staf menanyakan hal itu kepada Ketua Umum KONI Kota Bekasi Dr Tri Adhianto, tapi jawabannya : Sabar!Menurut mereka, untuk urusan itu mereka bisa sabar, tapi kalau perut tidak bisa diajak sabar.
“Aneh saja kita punya dana puluhan miliar tahun lalu, tapi katanya sudah habis.
Minggu lalu kita bikin raker, kok bisa. Sekarang kami tanya hak kami, kata sekretaris umum uangnya sudah habis.
Jujur kami ga punya uang lagi dan kami butuh hak kami itu,” ujar seorang staf.
Aneh memang, organisasi yang tak jauh beda dengan KONI Kota Bekasi saja dan hanya dapat bantuan tak seberapa nilainya dari Pemkot Bekasi, masih mampu menggaji staf yang jumlahnya belasan orang. “Ini kami hanya sembilan orang, termasuk tiga orang staf office boy, sudah tak jelas kapan gajiannya,” timpal staf lainnya.
Juga ada seorang staf KONI yang tidak mau disebutkan nama nya mengatakan kepada Simak Berita bahwa Staf KONI dari Bulan Januari hingga saat Berita ini belum di Gaji dan dikatakan masih Bagus Mantan Kepemimpinan nya Pak Yan Arsad , Gaji Belum pernah tertunda demikian ungkap nya.
Bahkan juga , kemarin waktu salah Seorang penyedia jasa tenda untuk kegiatan IMAG 2023 yang belum dibayar, datang menagih utangnya ke KONI Kota Bekasi.
( GEOFFREY . M )