Hadiri Fun Run Wawali Harris Bobihoe Sebut Warga Bersemangat Jalani Pola Hidup Sehat

Hadiri Fun Run Wawali Harris Bobihoe Sebut Warga Bersemangat Jalani Pola Hidup Sehat

Oktober 04, 2026

SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Minggu 04 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKAS ,--  

KOTA - BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadiri Harris Share The Miles 2026 - Charity 7K Fun Run, yang berlangsung di Harris Convention Hall, Summarecon Bekasi.

Mengusung tema 'Run Together, Give Together!', kegiatan ini mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran melalui olahraga lari, tetapi juga bersama-sama berbagi dan memberikan dampak positif bagi sesama.

Kegiatan dimulai ditandai dengan pengibaran bendera start (flag off) oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe disambut meriah peserta fun run 2026.   

Ia menyampaikan, antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat warga Kota Bekasi untuk menjalani pola hidup sehat sekaligus membangun kebersamaan. 

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan konsep yang lebih besar dan persiapan yang lebih matang serta meriah.Wawali Harris Bobihoe juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Fun Run.Harris Share The Miles 2026 merupakan bagian dari rangkaian road to PajamASRun yang menggabungkan semangat hidup sehat, kebersamaan komunitas, hiburan serta kepedulian sosial dalam satu kegiatan menyenangkan. 

( GEOFFREY. M )
Editor : Geoffrey.M


Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Menko Bidang PM, Cak Imin Sebut Vida Role Model, Wali Kota Bekasi Siapkan Perluasan Pasar Rakyat

Oktober 04, 2026
SIMAK BERITA NEWS . CIOM ,--

Minggu 04 Oktober 2026 ,-6
KOTA. -  BEKASI ,--

Pemerintah Kota Bekasi mendorong pengembangan pasar rakyat berbasis kawasan perumahan sebagai bagian dari upaya memperluas ruang usaha bagi UMKM sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Bekasi.Konsep tersebut salah satunya dikembangkan melalui Piloting 1001 Pasar Rakyat × Car Free Day Koperasi Savira di kawasan Vida Bekasi, Minggu (4/10/2026). 

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama Wali Kota Bekasi.

Keduanya meninjau langsung aktivitas Car Free Day, pasar rakyat, koperasi, dan UMKM yang berlangsung di kawasan tersebut.

Wali Kota Bekasi mengatakan, keberadaan pasar rakyat di kawasan perumahan menunjukkan bahwa sebuah kawasan tidak hanya dapat berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan aktivitas ekonomi masyarakat.“Kalau kita bicara role model yang disampaikan Pak Menko, ini menarik karena kawasan perumahan ke depan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga bisa menjadi pusat pasar rakyat. 

Di dalamnya ada UMKM, koperasi, konsumen, dan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus melakukan transaksi ekonomi,” ujar Wali Kota Bekasi.

Menurutnya, konsep tersebut memiliki relevansi kuat dengan kondisi Kota Bekasi yang memiliki banyak kawasan permukiman dan jumlah pelaku UMKM yang besar. Pemkot Bekasi saat ini mencatat sekitar 350 ribu UMKM, dengan sekitar 165 ribu di antaranya telah memiliki perizinan melalui Mal Pelayanan Publik.

Karena itu, Wali Kota menilai diperlukan semakin banyak ruang yang dapat mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen secara langsung. Selain pengembangan pasar rakyat, upaya tersebut juga dilakukan melalui pembenahan pusat perdagangan UMKM, termasuk Pasar Baru Bekasi dan program Gebrak Pasar.“Di Kota Bekasi kita terus melakukan pembenahan pasar. 

Salah satunya Pasar Baru Bekasi yang sedang kita kembangkan menjadi pusat perdagangan UMKM. Kita juga memiliki program Gebrak Pasar sebagai salah satu upaya untuk mendorong masyarakat berbelanja dan meningkatkan aktivitas transaksi para pedagang di pasar,” jelasnya.

Wali Kota juga mendorong agar model yang dikembangkan di Vida tidak berhenti di satu kawasan. 

Menurutnya, kawasan perumahan lain memiliki peluang untuk ikut membangun ekosistem pasar rakyat.Saat ini, aktivitas Car Free Day telah berjalan di sejumlah kawasan, termasuk Ahmad Yani, Vida, dan Harapan Indah. Ke depan, kawasan Galaxy, Lagoon, hingga Summarecon diharapkan dapat ikut berkolaborasi dalam pengembangan pasar rakyat berbasis kawasan.“Perumahan Vida ini, menjadi salah satu inisiator dalam pengembangan pusat pasar rakyat berbasis kawasan. Ke depan, tentu kawasan perumahan seperti Galaxy, Lagoon, dan Summarecon dapat menjadi tambahan dalam kolaborasi pasar rakyat ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin menyampaikan bahwa kawasan Vida dapat menjadi salah satu contoh yang dikembangkan di daerah lain.“Perumahan Vida menjadi role model yang dapat diduplikasi di daerah lain untuk pengembangan ekonomi kecil dan menengah,” ujar Cak Imin.

Kehadiran pasar rakyat berbasis kawasan bukan sekadar kegiatan perdagangan, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan pemerintah, pengelola kawasan, koperasi, UMKM, dan masyarakat.Wali Kota berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperluas sehingga semakin banyak kawasan di Kota Bekasi yang memiliki ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi di lingkungan terdekatnya.“Dari satu kawasan kita belajar, dari beberapa kawasan kita kembangkan, dan dari 1001 titik kita berharap lahir 1001 pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota Bekasi.

( GEOFFREY .M )
Editor: Geoffrey. M


Wawali Harris Bobihoe Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Semoga Bawa Keberkahan Untuk Kota Bekasi

Wawali Harris Bobihoe Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Semoga Bawa Keberkahan Untuk Kota Bekasi

Oktober 03, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 03 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe berkesempatan hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Pondokgede.Kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi 

Abdul Harris Bobihoe disambut hangat oleh para  ulama dan jamaah yang juga tampak terlihat menyapa orang nomor dua di Kota Bekasi itu.

Disela-sela kegiatan itu, Wawali Abdul Harris Bobihoe, mengungkapkan sangat bersyukur bisa turut serta dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW

"Alhamdulillah, kita bersyukur bisa sama-sama hadir pada acara maulid ini, mudah-mudahan ini bagian dari kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Dan mudah-mudahan ini juga akan mengantarkan kita mendapatkan safaat dari baginda Rasulullah SAW," kata Wawali Abdul Harris Bobihoe 

Pria yang diketahui juga aktif sebagai Ketua DKM itu juga menyampaikan, pada kegiatan Maulid dapat bersilaturahmi dengan para tokoh ulama.“Dikesempatan yang berbahagia ini, Alhamdulillah dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan warga,,”ucapnya



Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

"Tentu sebagai umat beliau sudah selayaknya kita sama-sama mengikuti keteladanan baginda Rasulullah SAW, baik secara pribadi kehidupan beliau maupun dalam kehidupan berumah tangga maupun kehidupan bermasyarakat dan bernegara," ungkapnya.

"Mudah-mudahan dengan itu insya Allah akhlak-akhlak kita menjadi akhlak yang indah sebagaimana akhlak baginda Nabi Muhammad SAW. 

Dan semoga ini membawa keberkahan untuk Kota Bekasi sehingga Kota yang nyaman dan sejahtera masyarakatnya dapat terwujud,”tandasnya..

( GEOFFREY .M )
EDITOR : Geoffrey .M

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal.

Gebrak Pasar Pasar Baru Bekasi Catat Transaksi Rp129,9 Juta, Dorong Perputaran Ekonomi Pedagang Lokal.

Oktober 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jum'at 02 Oktober 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI,--

Suasana Pasar Baru Bekasi hari ini semakin ramai melalui kegiatan Gebrak Pasar (Gerakan Belanja ke Pasar) yang melibatkan jajaran OPD dan ASN Pemerintah Kota Bekasi. 

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pedagang pasar rakyat sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, kegiatan Gebrak Pasar berhasil mencatatkan total transaksi sebesar Rp129.906.350. 

Capaian tersebut berasal dari partisipasi 869 ASN dari 44 OPD/Kecamatan yang ikut berbelanja dan mendukung aktivitas perdagangan di Pasar Baru Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa Gebrak Pasar bukan hanya kegiatan belanja bersama, tetapi menjadi gerakan untuk menghidupkan kembali pasar rakyat dan memperkuat ekonomi para pedagang lokal. “Kita ingin membangun kebiasaan baru, agar belanja kebutuhan sehari-hari juga dilakukan di pasar rakyat. 

Ketika masyarakat dan ASN hadir berbelanja di pasar, maka uang yang berputar akan langsung dirasakan oleh para pedagang dan pelaku UMKM,” ujar Tri Adhianto. 

Menurut Tri, kegiatan Gebrak Pasar akan terus dikembangkan dan direncanakan berlangsung secara berkelanjutan. 

Setelah pelaksanaan di Pasar Baru Bekasi, kegiatan serupa akan dilanjutkan ke pasar lainnya, termasuk Pasar Bantargebang pada bulan depan, sebagai upaya memperluas dampak ekonomi bagi pedagang di berbagai wilayah Kota Bekasi. “Ini bukan hanya soal transaksi hari ini, tetapi bagaimana kita menciptakan pergerakan ekonomi yang terus berjalan. 

Pasar harus kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat,” tambahnya.Antusiasme kegiatan ini terlihat dari keterlibatan berbagai perangkat daerah, mulai dari Sekretariat Daerah, dinas teknis, badan daerah, hingga kecamatan dan kelurahan se-Kota Bekasi.

Beberapa perangkat daerah dengan nilai transaksi tertinggi di antaranya:- Kecamatan Bantargebang dan Kelurahan71 ASN | Rp8.291.150- 

Sekretariat Daerah Kota Bekasi33 ASN | Rp7.160.500- Kecamatan Bekasi Timur dan Kelurahan26 ASN | Rp4.500.000- Kecamatan Bekasi Barat dan Kelurahan32 ASN | Rp4.500.000- Kecamatan Jatiasih dan Kelurahan34 ASN | Rp4.294.000

Melalui Gebrak Pasar, Pemerintah Kota Bekasi mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk terus mendukung keberlangsungan pasar rakyat. 

Dengan semakin banyak aktivitas belanja di pasar tradisional, semakin besar pula dampak yang dirasakan oleh para pedagang dan pelaku UMKM.Hari ini Pasar Baru Bekasi tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi menjadi ruang kolaborasi bersama untuk menggerakkan roda ekonomi Kota Bekasi.

( GEOFFREY M )
Editor ': Geoffrey .M


Wali Kota Bekasi Gerakkan ASN Belanja di Pasar Baru, Hidupkan Pasar Yang Telah Tertata.

Wali Kota Bekasi Gerakkan ASN Belanja di Pasar Baru, Hidupkan Pasar Yang Telah Tertata.

Oktober 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM --

Jum'at 02 Oktober 2926 --
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI — Pasar Baru Bekasi mulai didorong kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. .

Setelah dilakukan penataan kawasan, Pemerintah Kota Bekasi kini menggelar Gerakan Belanja Ramai-Ramai ke Pasar Rakyat (Gebrak Pasar), dengan mengajak jajaran pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) berbelanja langsung ke pasar.Gerakan tersebut dimulai Jumat pagi, diawali dengan senam bersama di area parkiran Pasar Baru. 

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama istri, Wiwiek Hargono, turut turun langsung menyapa pedagang dan berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga.

Mulai dari sayuran, lauk-pauk hingga beras, kebutuhan sehari-hari dibeli langsung dari pedagang pasar. 

Aktivitas tersebut sekaligus menjadi cara Pemkot Bekasi memperkenalkan kembali
Pasar Baru sebagai ruang belanja yang dekat dengan masyarakat.

Tri Adhianto mengatakan, pasar rakyat memiliki keunggulan yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan modern, salah satunya fleksibilitas harga melalui proses tawar-menawar.“Pasar ini menjadi satu tempat yang demokratis, tempat masyarakat bersilaturahmi sekaligus melatih kemampuan bernegosiasi melalui aktivitas tawar-menawar,” ujar Tri.
Ia mencontohkan, perbedaan harga dapat cukup signifikan antara pasar rakyat dan pusat perbelanjaan. Produk yang di tempat lain bisa mencapai sekitar Rp300 ribu, menurutnya, dapat ditemukan di pasar dengan harga sekitar Rp135 ribu.

Karena itu, kata Tri, pemerintah ingin mendorong pasar rakyat kembali ramai dengan menciptakan kebiasaan belanja langsung di pasar. 

Salah satunya melalui Gebrak Pasar yang akan digelar rutin setiap bulan.“Friday Morning untuk sementara kita arahkan ke pasar-pasar rakyat. Jadi aktivitasnya tidak berhenti pada olahraga, tetapi kita sambungkan dengan aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Menurut Tri, keramaian pasar akan berdampak langsung pada pedagang dan pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan dari transaksi harian.Pelaksanaan perdana Gebrak Pasar sekaligus menjadi momentum untuk melihat langsung hasil penataan Pasar Baru Bekasi. Sejumlah area telah ditata, termasuk rooftop yang kini dimanfaatkan pedagang dengan pengaturan dan ketentuan berdagang yang telah ditetapkan.Pemkot Bekasi akan menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin bulanan dengan lokasi pasar rakyat yang dapat bergantian.Gebrak Pasar diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi cara untuk mengembalikan aktivitas belanja ke pasar rakyat sekaligus memperbesar perputaran uang di tingkat pedagang dan pelaku usaha kecil.

( GEOFFREY. M )
Editor: : Geoffrey .M
GEBRAK PASAR di Pasar Baru Bekasi, ASN Ikut Ramaikan Pasar Rakyat.

GEBRAK PASAR di Pasar Baru Bekasi, ASN Ikut Ramaikan Pasar Rakyat.

Oktober 02, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Jum'at 02 Agustus 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI,--
.
Program  GEBRAK PASAR (Gerakan Belanja Rame-Rame ke Pasar Rakyat)* kembali digelar di Pasar Baru Bekasi, Jumat (2/10/2026). 

Kegiatan ini diikuti ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi sebagai bentuk dukungan untuk para pedagang dan pelaku usaha yang beraktivitas di pasar rakyat.
.
Sebelum berbelanja, para ASN terlebih dahulu mengikuti senam pagi bersama. 

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari di Pasar Baru Bekasi.Salah satu ASN yang ikut dalam kegiatan tersebut, *Cahya Gunaria*, menyampaikan dukungannya terhadap program GEBRAK PASAR. 

Dalam kegiatan tersebut, ia turut membeli tiga ekor ayam dan dua kilogram ikan mujair untuk kebutuhan sehari-hari.*“Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali dan Pak Wakil. 

Kami aparatur Pemerintah Kota Bekasi mendukung sepenuhnya program ini. Hari ini kami sudah membeli tiga ekor ayam dan dua kilogram ikan mujair. 

Tentunya program ini sangat baik untuk para pedagang,”* ujarnya.Dukungan terhadap program ini juga dirasakan langsung oleh para pedagang di Pasar Baru Bekasi. 

Salah seorang pedagang mengatakan, kehadiran ASN yang kembali berbelanja di pasar mengingatkannya pada suasana pasar yang dulu lebih ramai.*“Dulu saya dagang enak. 

Orang Pemda, habis pulang dari kantor, banyak yang ke pasar sini. 

Sekarang sudah tidak seramai dulu. 
Dengan adanya program ini, alhamdulillah, kalau bisa berjalan lancar saya sangat berterima kasih. Semoga bisa ada yang masuk ke pasar lagi,”* ungkapnya.

Menurut pedagang tersebut, semakin banyak ASN dan masyarakat yang kembali berbelanja di pasar dapat membantu membuat aktivitas jual beli kembali ramai.

Melalui GEBRAK PASAR, ASN diajak untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga ikut meramaikan pasar rakyat dan mendukung para pedagang lokal. 

Kehadiran ASN diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan untuk kembali berbelanja langsung di pasar.Program GEBRAK PASAR pun diharapkan terus berjalan dan semakin ramai diikuti, sehingga pasar rakyat kembali menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

( GEOFFREY .M )
Editor ' Geoffrey.M.

Jangan Salah Sangka, Apalagi Salah Menilai ! Inspektur Jaya Tegaskan Audit Investigatif SD 253 Murni Pengawasan Keuangan Negara

Jangan Salah Sangka, Apalagi Salah Menilai ! Inspektur Jaya Tegaskan Audit Investigatif SD 253 Murni Pengawasan Keuangan Negara

Oktober 01, 2026
Jangan Salah Sangka, Apalagi Salah Menilai ! Inspektur Jaya Tegaskan Audit Investigatif SD 253 Murni Pengawasan Keuangan Negara,

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Jumat 02 Oktober 2026 ,--

Merangin Jambi ,--

Bangko ,
Inspektorat Kabupaten Merangin menegaskan bahwa pelaksanaan audit investigatif terhadap pengelolaan keuangan di SD Negeri 253 Bangko tidak dilatarbelakangi persoalan pribadi maupun dendam terhadap kepala sekolah.

Hal tersebut disampaikan Inspektur Inspektorat Kabupaten Merangin, Jaya Kusuma, dalam konferensi pers bersama awak media  yang digelar setelah pihaknya menyelesaikan telaah internal terkait persoalan tersebut, Kamis (01/09/2026)..

Jaya menegaskan, audit reguler  merupakan bagian dari tugas dan kewenangan Inspektorat dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan negara.

“Tidak ada unsur dendam. Ini murni tugas kami dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara. Kami tidak mencari-cari kesalahan, tetapi meluruskan dan memastikan setiap dana yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Jaya.

Ia menjelaskan, pihak Inspektorat sebelumnya telah menyampaikan surat undangan kepada kepala sekolah untuk hadir dan memberikan keterangan terkait pengelolaan serta pertanggungjawaban dana BOS tahun 2025. Namun, menurutnya, yang bersangkutan tidak memenuhi undangan tersebut.

“Surat undangan sudah kami sampaikan kepada yang bersangkutan, tetapi tidak datang. Bahkan SPJ tahun 2025 juga belum disampaikan. Karena itu kami perlu melakukan pendalaman,” jelasnya.

Sebagaimana di katakan Jaya,Setelah kami berkirim surat ke sekian kalinya, barulah yang bersangkutan menyerahkan SPJ nya, tapi ketika menyerahkan SPJ yang bersangkutan tidak mendampingi ketika tim Irban II turun dan hanya bisa berkomunikasi dengan operator sekolah. Dan ketika ditanya, operator tidak bisa menjawab pertanyaan dari tim kita 

Terkait hal itu, Jaya Menerangkan adanya informasi mengenai kemungkinan kesalahan perhitungan dalam audit reguler sebelumnya, Jaya mengatakan pihaknya terbuka untuk melakukan telaah dan perbaikan. Inspektorat, kata dia, juga telah turun langsung ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan dan komunikasi.

“Kita telaah dan kita perbaiki bersama. Internal di institusi kami juga kami koreksi jika memang ada kekeliruan. Kami sudah turun ke sekolah, tetapi saat itu komunikasi lebih banyak dilakukan dengan operator, sementara kepala sekolah tidak dapat berkomunikasi langsung dengan tim,” ujarnya..

Menurut Jaya, Inspektorat tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah, tetapi juga bertanggung jawab mengevaluasi kinerja jajaran internal apabila ditemukan kekeliruan dalam proses pemeriksaan.

“Ini bukan uang kita, ini uang negara yang harus kita pertanggungjawabkan. Saya bukan hanya menyalahkan kepala sekolah, tetapi jajaran saya juga bisa saya evaluasi apabila ada kekeliruan,” katanya .,.

Ia juga meminta agar tidak lagi berkembang narasi yang menyebutkan Inspektorat memiliki persoalan pribadi atau dendam terhadap kepala sekolah SD Negeri 253 Bangko.

“Saya minta kepada kawan-kawan jangan ada lagi narasi yang mengatakan Inspektorat dendam kepada kepala sekolah. Inspektorat hadir untuk membina dan mengawasi pengelolaan keuangan negara, termasuk kinerjanya,” tegas Jaya.

Jaya menjelaskan, hasil telaah dan monitoring Inspektorat merupakan bagian dari kewajiban lembaga untuk disampaikan kepada pimpinan maupun masyarakat. Menurutnya, apabila sejak awal pihak sekolah kooperatif dalam memberikan data dan pertanggungjawaban, proses pemeriksaan tidak perlu berkembang menjadi audit investigatif secara mendalam.

“Kami meminta beliau dapat mempertanggungjawabkan dana BOS tahun 2025. Kalau sejak awal kooperatif, mungkin tidak akan sampai pada audit investigatif. Yang dilakukan cukup pembinaan dan telaah bersama,” ungkapnya..

Ia menambahkan, audit investigatif bukan hanya dilakukan terhadap SD Negeri 253 Bangko. Beberapa sekolah lainnya juga dapat menjalani proses serupa apabila terdapat persoalan pertanggungjawaban atau tidak menyampaikan SPJ sesuai ketentuan.

“Bukan hanya SD 253 Bangko. Ada juga kepala sekolah lain yang tidak menyampaikan SPJ, kemudian kami panggil dan dilakukan audit investigatif. Jadi persoalan ini harus diluruskan,” katanya..

Jaya menegaskan, Inspektorat dalam menjalankan tugasnya berupaya profesional dan tidak gegabah mengambil keputusan. Audit investigatif dilakukan berdasarkan hasil telaah dan pertimbangan internal.

“Kami tidak gegabah mengambil keputusan. Kami profesional dan tidak mau mencari kesalahan. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang benar bahwa tidak ada persoalan pribadi dengan kepala sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Jaya Kusuma juga menegaskan bahwa persoalan itu tidak ada kaitannya dengan pelantikan kepala sekolah, karena Jaya menyebut hal tersebut bukan merupakan ranah Inspektorat.

“Masalah pelantikan kepala sekolah bukan ranah kami itu ranahnya Dikbud. Tidak ada kaitannya dengan audit tersebut. Sementara untuk audit reguler, tim yang turun kemarin dari Irban II dengan jumlah empat orang ke SD N 253 Bangko,” jelasnya.

Ia mengatakan, sebelum memberikan penjelasan kepada media, Inspektorat terlebih dahulu melakukan telaah internal agar informasi yang disampaikan benar-benar berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dievaluasi..

“Saya tidak mau tergesa-gesa menjawab konfirmasi media karena kami menunggu telaah internal terlebih dahulu. Mengapa hari ini kami menjawab? Karena telaah internalnya sudah siap. Makanya kami lakukan konferensi pers,” pungkas Jaya.

Soal beda temuan dengan BPK, menurutnya, perbedaan temuan dengan BPK terjadi karena perbedaan ruang lingkup, periode, dan kelengkapan dokumen, saat audit dilakukan.

“SPJ yang ada tidak otomatis meniadakan temuan karena audit melihat secara keseluruhan bukan hanya melihat yang dipersoalkan sebesar Rp.61 juta itu,”sebutnya.

Inspektorat berharap proses pemeriksaan dapat berjalan secara kooperatif dan objektif sehingga setiap persoalan pengelolaan keuangan negara dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sekali lagi saya minta, agar kepsek SD N 253 Bangko Kooperatif kepada kami, sehingga tidak ada lagi masalah yang timbul dikemudian hari,"tuntasnya.

( Reporter : M Yazdi )
Editor : Geoffrey .M