*Tri Adhianto Buka Bekasi Archery Tournament, Anak Panah Perdana Jadi Simbol Dimulainya Laga*

*Tri Adhianto Buka Bekasi Archery Tournament, Anak Panah Perdana Jadi Simbol Dimulainya Laga*

April 27, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 27 April 2026 ,--
KOTA.  --  BEKASI ,-

Turnamen panahan bertajuk Bekasi Archery Tournament memperebutkan Piala Wali Kota Bekasi telah digelar sebagai ajang pemanasan atlet menuju kompetisi yang lebih besar, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.
.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Ketua, Sardi Effendi.Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Bekasi, secara resmi membuka turnamen tersebut. 

Sebagai simbol pembukaan, ia turut mencoba melepaskan satu anak panah ke sasaran, yang disambut antusias para peserta dan penonton.
.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah awal yang baik, terlebih karena baru pertama kali digelar dengan skala nasional di Kota Bekasi. 

Ia juga katakan bahwa penggunaan lapangan multiguna yang disulap menjadi arena pertandingan panahan.“Ini menjadi awal yang baik. MM

 Ke depan, kita akan mengadopsi kebutuhan Perpani, termasuk menyiapkan fasilitas latihan yang lebih representatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi bersama KONI akan mendorong penyediaan sarana latihan bagi atlet panahan, termasuk pemanfaatan lapangan multiguna sebagai lokasi latihan sementara bagi Perpani.Sebagai Ketua KONI Kota Bekasi, Tri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, ofisial, serta orang tua yang hadir dan mendukung terselenggaranya turnamen ini.

"Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh atlet, ofisial, dan orang tua. Ini menjadi bagian dari persiapan kita menuju Porprov Jawa Barat. 

Kota Bekasi harus siap, termasuk dalam hal peningkatan infrastruktur olahraga,” tegasnya.

Dalam rangka persiapan Porprov Jawa Barat, Kota Bekasi juga telah melakukan pembangunan sejumlah venue olahraga. Di antaranya venue sepatu roda, badminton, dan bola voli, serta venue voli pantai yang berlokasi di kawasan Bantargebang. 

Pembangunan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Bekasi dalam menyambut dan menyukseskan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan rencana pengembangan fasilitas olahraga ke depan, termasuk konsep pembangunan kolam renang berstandar internasional sebagai bagian dari peningkatan sarana olahraga yang lebih lengkap dan modern.

Turnamen ini diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan olahraga panahan di Kota Bekasi sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

( ADE SANJAYA ,,MALAU // SBN )

Lestarikan Budaya, Sanggar Seni Batin Penghulu Gelar Pelatihan Batik Motif Rumah Tuo Merangin

Lestarikan Budaya, Sanggar Seni Batin Penghulu Gelar Pelatihan Batik Motif Rumah Tuo Merangin

April 27, 2026
Lestarikan Budaya, Sanggar Seni Batin Penghulu Gelar Pelatihan Batik Motif Rumah Tuo Merangin

SIMAK BERITA NEWS COM 

Senin 27 April 2027 
 
Merangin Jambi 
 
Bangko
Upaya pelestarian budaya lokal terus digalakkan di Kabupaten Merangin. Sanggar Seni dan Budaya Batin Penghulu, melalui dukungan dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan, menggelar kegiatan pengembangan motif ukiran khas Rumah Tuo (tradisional) Merangin. Kegiatan berupa pelatihan membatik ini dilaksanakan di lokasi Situs Budaya Rumah Tuo Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, pada Senin, 27 April 2026.
 
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 20 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan desain batik berbasis budaya lokal, sekaligus mendorong pelestarian warisan nenek moyang dan pengembangan ekonomi kreatif di masyarakat.
 
Wakil Bupati Merangin Drs. H. Abdul Khafidh, M.M. dalam sambutannya sekaligus membuka acara, menekankan pentingnya generasi muda menjadi pelopor kebudayaan. Ia berpesan agar masyarakat semakin mencintai batik kebanggaan daerah dengan motif khas Rumah Tuo.
 
"Kegiatan ini tidak hanya sebatas pelatihan keterampilan, namun kita berharap setelah ini masyarakat semakin mencintai batik bermotif Rumah Tuo. Melalui kegiatan ini, kita memperlihatkan bahwa upaya pelestarian budaya di Merangin dilakukan secara nyata, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar transformasi motif ukiran menjadi batik khas daerah dapat terwujud," ujar Wabup.
 
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua TP PKK, Hj. Lavita Syukur SE bersama ibu-ibu Pokja, GM UNESCO Global Geopark Dr. Agus, S.Sos., M.Hum, Camat Tabir, Kepala Desa Kampung Baru, Plt Kepala Balitbang Kiki Yanita Budi Utama, S.STP, MPA, serta Kabid Kebudayaan Kabupaten Merangin.
 
Sementara itu, Ketua Sanggar Seni dan Budaya Batin Penghulu, Febra Moyu, menyatakan bahwa motif ukiran Rumah Tuo Rantau Panjang bukan sekadar hiasan, melainkan warisan yang menyimpan nilai filosofis, sejarah, dan kearifan lokal masyarakat Merangin.
 
"Setiap ornamen ukiran memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan kehidupan sosial, kepercayaan, serta hubungan manusia dengan alam. Keberadaan motif ini menjadi identitas budaya yang membedakan masyarakat Merangin dari daerah lain," ujar Febra Moyu.
 
Ia menambahkan, kekayaan budaya ini tersebar di tiga titik utama, yaitu Rumah Tuo di Tabir, Rumah Tuo di Jangkat, dan Rumah Tuo Renah Pembarap.
 
Namun, di tengah arus modernisasi dan globalisasi, keberadaan motif tradisional ini menghadapi tantangan serius. Minimnya dokumentasi, terbatasnya regenerasi pengrajin, serta kurangnya pemahaman generasi muda dikhawatirkan dapat menyebabkan pengetahuan tradisional ini perlahan menghilang.
 
"Jika tidak dilakukan upaya pelestarian secara sistematis, maka kekayaan budaya ini dikhawatirkan hanya akan menjadi catatan sejarah tanpa keberlanjutan yang nyata," ungkapnya.
 
Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini dinilai sebagai langkah strategis. Melalui kegiatan ini, diharapkan motif ukiran Rumah Tuo tidak hanya terjaga keberadaannya, tetapi juga berkembang menjadi inovasi yang relevan dengan kebutuhan masa kini.
 
"Pelestarian budaya tidak hanya bersifat menjaga, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai tradisi agar tetap berdaya guna dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," tutup Febra.
 
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, juga diselenggarakan perlombaan membatik yang bertemakan "Rumah Adat Warisan Budaya Nusantara". Lomba yang dikemas secara apik ini diikuti oleh berbagai sanggar batik dan sekolah, serta berlangsung selama dua hari di area Rumah Tuo Rantau Panjang, Tabir.
 
Kabiro Jambi Yendri SBN 
.*KONI Kota Bekasi Gandeng BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit, Perkuat Penanganan Cedera Atlet Porprov Jabar XV*

.*KONI Kota Bekasi Gandeng BPJS Kesehatan dan Rumah Sakit, Perkuat Penanganan Cedera Atlet Porprov Jabar XV*

April 27, 2026

SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 27 April 2026 --
KOTA'-- BEKASI --

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi resmi menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Kesehatan serta sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi dalam rangka mengantisipasi dan menangani cedera atlet pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke-XV..

Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan bertepatan dengan Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, yang turut dihadiri Wali Kota Bekasi.

Momentum ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung kesiapan sebagai tuan rumah Porprov Jabar.

Adapun rumah sakit yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain RS Eka Hospital Harapan Indah, RS EMC Pekayon, RS Hermina Bekasi, RS Hermina Galaxy, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Keluarga Cibubur, RS Mitra Keluarga Jatiasih, RS Primaya Bekasi Barat, RS Primaya Bekasi Timur, serta RSUD Chasbullah Abdul Majid.

Wali Kota Bekasi, sekaligus Ketua Umum KONI Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memastikan keamanan dan keselamatan para atlet selama bertanding.

“Sebagai tuan rumah Porprov Jawa Barat ke-XV, Kota Bekasi harus memastikan seluruh aspek kesiapan, termasuk layanan kesehatan bagi atlet. 

Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa setiap atlet yang mengalami cedera dapat langsung mendapatkan penanganan medis yang cepat dan optimal,” ujarnya.

Selain kesiapan layanan kesehatan, Pemerintah Kota Bekasi juga terus mematangkan berbagai venue pertandingan yang akan digunakan selama Porprov berlangsung.

Dengan adanya dukungan dari BPJS Kesehatan dan jaringan rumah sakit ini, diharapkan seluruh atlet dapat bertanding dengan rasa aman dan nyaman, serta mendapatkan jaminan penanganan medis yang maksimal apabila terjadi cedera.

Kerja sama ini sekaligus menjadi bukti sinergi antara pemerintah, lembaga olahraga, dan fasilitas layanan kesehatan dalam menyukseskan gelaran Porprov Jawa Barat ke-XV di Kota Bekasi.

( GEOFFREY . M )
*Hari Otonomi Daerah, Wawali Harris Bobihoe: Kolaborasi Pusat Dan Daerah Kunci Wujudkan Indonesia Emas*

*Hari Otonomi Daerah, Wawali Harris Bobihoe: Kolaborasi Pusat Dan Daerah Kunci Wujudkan Indonesia Emas*

April 26, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 28 April 2026 , --
KOTA -- BEKASI ,--

KOTA - BEKASI - Pelaksanaan upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXX di Kota Bekasi berlangsung khidmat.Kali ini Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe dipersilahkan oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memimpin upacara dan dihadiri forkopimda, pimpinan OPD serta ASN, Senin, (27/04/2026).

Membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Wawali Abdul Harris Bobihoe mengungkapkan apresiasi Pemerintah pusat kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen bangsa yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. 

Selain itu menekankan semangat kolaborasi dan partisipasi aktif menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan akuntabel.

Disampaikan pula bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan keragaman budaya, sumber daya alam, dan potensi daerah yang melimpah. Namun, potensi tersebut tidak akan optimal tanpa adanya sinergi dan kolaborasi yang solid antar tingkatan pemerintahan. 

Oleh karena itu, hubungan yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam konstitusi.Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita".

 Tema tersebut mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal guna mendukung terwujudnya visi pembangunan nasional melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Lebih lanjut, Menteri Dalam Negeri menegaskan pentingnya kesatuan visi, arah kebijakan strategis, serta langkah implementasi yang sinkron dan berkelanjutan di setiap tingkatan pemerintahan, sebagaimana juga ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas.

"Oleh karena itu, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional," Ujarnya.

Sejumlah hal strategis turut menjadi perhatian, di antaranya program kerja prioritas nasional yang terbagi dalam delapan klaster, meliputi kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan ketahanan bencana, ekonomi kerakyatan dan desa, serta penurunan kemiskinan.

Selain itu, reformasi birokrasi berbasis hasil yang diperkuat dengan digitalisasi dan inovasi daerah terus didorong guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif. 

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 305 Mal Pelayanan Publik telah beroperasi di berbagai daerah.


Dalam aspek fiskal, masih terdapat ratusan daerah dengan kapasitas fiskal yang lemah sehingga ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih cukup tinggi. 

Di sisi lain, kolaborasi antar daerah juga perlu ditingkatkan, termasuk dalam penanganan persoalan sampah yang masih menyisakan jutaan ton sampah belum terkelola secara optimal.

Pemerintah juga terus mendorong peningkatan layanan dasar dan pengentasan ketimpangan, yang tercermin dari angka Gini Ratio nasional. 

Sementara itu, stabilitas dan ketahanan daerah tetap dijaga melalui pengendalian inflasi serta pertumbuhan ekonomi yang positif.Sebelum mengakhiri pembacaan sambutan Mendagri, Wawali Abdul Harris Bobihoe menambahkan, Untuk mendukung pelaksanaan otonomi daerah yang efektif, peningkatan kapasitas daerah menjadi prioritas, antara lain melalui penguatan sumber daya manusia aparatur, peningkatan kapasitas keuangan daerah, serta penguatan kelembagaan dan tata kelola pemerintahan."Upaya membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah tidak dapat dilepaskan dari kapasitas masing-masing tingkatan pemerintahan. 

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas daerah menjadi prioritas," Terangnya.Ia menyampaikan ucapan selamat Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 serta harapan agar semangat otonomi daerah terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pemerintahan daerah yang lebih baik dan berdaya saing. 

( GEOFFREY . M )


Babinsa Serka Napolion Aktif Jalin Keakraban, Wujudkan Desa Aman dan Kondusif

Babinsa Serka Napolion Aktif Jalin Keakraban, Wujudkan Desa Aman dan Kondusif

April 26, 2026
Babinsa Serka Napolion Aktif Jalin Keakraban, Wujudkan Desa Aman dan Kondusif

SIMAK BERITA NEWS COM 

Senin 27 April 2026 


Merangin Jambi 
Bangko
Peran aktif aparat kewilayahan kembali terlihat dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Babinsa Koramil 420-07/Sei Manau Kodim 0420/Sarko, Serka Napolion Bunapate, terus menunjukkan komitmennya dengan aktif menjalin keakraban bersama warga di desa binaannya, Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin.


Melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang rutin dilakukan, Serka Napolion Bunapate tampak akrab berbincang dengan masyarakat setempat.


Kehadirannya tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
“Keakraban dengan masyarakat sangat penting, karena dari sinilah kita bisa mengetahui perkembangan situasi di wilayah. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini,” ungkapnya.


Dalam kegiatan tersebut, Serka Napolion juga mengajak warga untuk selalu menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong. Ia menekankan bahwa keamanan desa bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.


Warga Desa Air Batu pun menyambut positif kehadiran Babinsa yang dinilai selalu dekat dan peduli terhadap kondisi masyarakat. Mereka merasa lebih nyaman dan terlindungi dengan adanya komunikasi yang intens antara aparat dan warga.


Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Desa Air Batu tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan damai.

Kabiro Jambi Yendri SBN 
*Wawali Bekasi Hadiri “B’yond Future Champ 2026”, Dorong Lahirnya Atlet Basket Muda Berprestasi*

*Wawali Bekasi Hadiri “B’yond Future Champ 2026”, Dorong Lahirnya Atlet Basket Muda Berprestasi*

April 26, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--
.
Senin 27 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri ajang kompetisi basket “B’yond Future Champ 2026” yang memperebutkan Piala Wakil Wali Kota Bekasi. 

Kegiatan tersebut digelar di GOR Daddy’s Sport, Kota Bekasi, pada Minggu, 26 April 2026.
Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh Ketua Harian KONI Kota Bekasi, Agus Iriyanto. 

Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga, khususnya basket, di kalangan generasi muda.

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai klub basket dari wilayah Jabodetabek, dengan dominasi peserta berasal dari Kota Bekasi. Para atlet yang bertanding berasal dari kelompok usia 8 hingga 18 tahun, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga bola basket sejak usia dini.

Selain itu, ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi semata. Lebih jauh, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan dan pencarian bakat bagi atlet muda yang memiliki potensi untuk berkembang di tingkat yang lebih tinggi.

“Kompetisi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter, sportivitas, serta mental juara bagi generasi muda kita,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

“Ini bukan sekadar perebutan piala, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak Bekasi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih prestasi,” tambahnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara menilai bahwa turnamen ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga basket di daerah

.Dengan adanya kompetisi berjenjang, diharapkan akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.Lebih 

lanjut, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar klub basket serta pelatih, sehingga tercipta kolaborasi yang positif dalam pembinaan atlet. 

Pemerintah Kota Bekasi pun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang.Dengan terselenggaranya “B’yond Future Champ 2026”, Kota Bekasi kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga, sekaligus mendorong generasi muda untuk aktif, berprestasi, dan berdaya saing tinggi.*

( GEOFFREY . M )*
*Wawali Bekasi Hadiri “B’yond Future Champ 2026”, Dorong Lahirnya Atlet Basket Muda Berprestasi*.

*Wawali Bekasi Hadiri “B’yond Future Champ 2026”, Dorong Lahirnya Atlet Basket Muda Berprestasi*.

April 26, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--
.
Senin 27 April 2926 ,--
KOTA  --  BEKASI ,--

KOTA BEKASI — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri ajang kompetisi basket “B’yond Future Champ 2026” yang memperebutkan Piala Wakil Wali Kota Bekasi 

. Kegiatan tersebut digelar di GOR Daddy’s Sport, Kota Bekasi, pada Minggu, 26 April 2026.
Dalam kesempatan itu, ia didampingi oleh Ketua Harian KONI Kota Bekasi, Agus Iriyanto. 

Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga, khususnya basket, di kalangan generasi muda.

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai klub basket dari wilayah Jabodetabek, dengan dominasi peserta berasal dari Kota Bekasi. 

Para atlet yang bertanding berasal dari kelompok usia 8 hingga 18 tahun, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga bola basket sejak usia dini.

Selain itu, ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi semata. Lebih jauh, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan dan pencarian bakat bagi atlet muda yang memiliki potensi untuk berkembang di tingkat yang lebih tinggi.

“Kompetisi seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter, sportivitas, serta mental juara bagi generasi muda kita,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

“Ini bukan sekadar perebutan piala, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak Bekasi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dan meraih prestasi,” tambahnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara menilai bahwa turnamen ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ekosistem olahraga basket di daerah. 

Dengan adanya kompetisi berjenjang, diharapkan akan lahir atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.Lebih lanjut, 

kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar klub basket serta pelatih, sehingga tercipta kolaborasi yang positif dalam pembinaan atlet. Pemerintah 

Kota Bekasi pun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang.Dengan terselenggaranya “B’yond Future Champ 2026”, 

Kota Bekasi kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga, sekaligus mendorong generasi muda untuk aktif, berprestasi, dan berdaya saing tinggi.*

( GEOFFREY. M )