Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius, Wali Kota Pastikan Jaminan Hukum Pendirian Rumah Ibadah

Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius, Wali Kota Pastikan Jaminan Hukum Pendirian Rumah Ibadah

Juli 15, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 15 Juli 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui pemberian kepastian hukum terhadap pendirian rumah ibadah. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri peletakan batu pertama Gereja Katolik TNI–Polri St. Ignatius Jatisari, Paroki Kampung Sawah, Keuskupan Agung Jakarta, di Jatisari, Kota Bekasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, Drs. Suparman, bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan jemaat yang menyaksikan dimulainya pembangunan gereja.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi memberikan jaminan kepastian hukum bagi setiap pembangunan rumah ibadah yang telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Seluruh proses harus berjalan sesuai hukum, adat, serta tata kelola yang berlaku sehingga mampu menjaga harmoni di tengah masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memberikan kepastian hukum. 

Sejalan dengan visi Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya, setiap rumah ibadah memiliki hak untuk dibangun sepanjang seluruh persyaratan dan mekanisme yang berlaku telah ditempuh,” ujar Tri.

Ia juga berharap pembangunan fisik gereja berjalan beriringan dengan pembangunan kualitas iman umat. 

Baginya, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, persaudaraan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Tri turut mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan kawasan gereja sebagai ruang yang asri dan ramah lingkungan. .

Ia mencanangkan penanaman pohon di lingkungan gereja agar kawasan tersebut tetap hijau, teduh, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.Lebih lanjut, 

Wali Kota terangkan bahwa komitmen Pemerintah Kota Bekasi adalah mewariskan kota yang damai, harmonis, dan toleran bagi generasi mendatang. 

Ia menyebut Kota Bekasi saat ini telah menjadi salah satu kota dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia, menempati peringkat kelima secara nasional dan berupaya terus dilakukan untuk memperkuat persatuan.

Tri juga mengapresiasi kehidupan masyarakat Kelurahan Jatisari yang selama ini hidup berdampingan dengan penuh semangat gotong royong dan toleransi. 

Menurutnya, keberadaan Kampung Sawah beserta keragaman umat beragamanya menjadi contoh nyata bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun Kota Bekasi yang aman, damai, dan sejahtera.
( Adv Discominfo Standy Kota Bekasi )


Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius, Wali Kota Pastikan Jaminan Hukum Pendirian Rumah Ibadah

Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius, Wali Kota Pastikan Jaminan Hukum Pendirian Rumah Ibadah

Juli 15, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 15 Juli 2926 ,--
KOTA  -- BEKASI,--

Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui pemberian kepastian hukum terhadap pendirian rumah ibadah. 

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri peletakan batu pertama Gereja Katolik TNI–Polri St. Ignatius Jatisari, Paroki Kampung Sawah, .

Keuskupan Agung Jakarta, di Jatisari, Kota Bekasi.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, Drs. Suparman, bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan jemaat yang menyaksikan dimulainya pembangunan gereja.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi memberikan jaminan kepastian hukum bagi setiap pembangunan rumah ibadah yang telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Seluruh proses harus berjalan sesuai hukum, adat, serta tata kelola yang berlaku sehingga mampu menjaga harmoni di tengah masyarakat.“Pemerintah hadir untuk memberikan kepastian hukum. Sejalan dengan visi Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya, setiap rumah ibadah memiliki hak untuk dibangun sepanjang seluruh persyaratan dan mekanisme yang berlaku telah ditempuh,” ujar Tri.
Ia juga berharap pembangunan fisik gereja berjalan beriringan dengan pembangunan kualitas iman umat. Baginya, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, persaudaraan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Tri turut mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan kawasan gereja sebagai ruang yang asri dan ramah lingkungan. .
.
Ia mencanangkan penanaman pohon di lingkungan gereja agar kawasan tersebut tetap hijau, teduh, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.Lebih lanjut, 

Wali Kota terangkan bahwa komitmen Pemerintah Kota Bekasi adalah mewariskan kota yang damai, harmonis, dan toleran bagi generasi mendatang. 

Ia menyebut Kota Bekasi saat ini telah menjadi salah satu kota dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia, menempati peringkat kelima secara nasional dan berupaya terus dilakukan untuk memperkuat persatuan.

Tri juga mengapresiasi kehidupan masyarakat Kelurahan Jatisari yang selama ini hidup berdampingan dengan penuh semangat gotong royong dan toleransi. 

Menurutnya, keberadaan Kampung Sawah beserta keragaman umat beragamanya menjadi contoh nyata bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun Kota Bekasi yang aman, damai, dan sejahtera..

( GEOFFREY . M )


Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan LGBT di Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan LGBT di Kota Bekasi

Juli 15, 2026
SIMAK BERITA NEWS  COM ,--

Rabu 15 Juli 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

Rapat Kerja (Raker) Sahabat MUI terserlenggara di Asrama Haji Kota Bekasi menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus menyusun program kerja yang terarah dengan komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan Kota Bekasi.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah nyata melalui kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah.
.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto angkat bicara mengenai berbagai tantangan sosial yang dihadapi Kota Bekasi. Salah satunya adalah maraknya praktik perjudian, khususnya di wilayah Bekasi Utara, serta persoalan LGBT yang menurut data mencapai sekitar 6.000 orang di wilayah Bekasi Selatan. 

Ia mengajak Sahabat MUI untuk mengambil peran aktif bersama pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat.“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama. 

Sahabat MUI memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat. 

Dengan kebersamaan, kita wujudkan Bekasi yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.Tri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan. 

Menurutnya, lima komponen anak bangsa di Kota Bekasi harus bersinergi menyelesaikan berbagai persoalan secara bertahap melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.

Di bidang pendidikan, Tri mengungkapkan bahwa Kota Bekasi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan ruang belajar, di mana satu kelas masih diisi sekitar 40 siswa. 

Selain itu, kebutuhan tenaga pendidik masih sangat besar, sementara di sisi lain banyak sekolah swasta memiliki tenaga guru yang memadai namun mengalami kekurangan peserta didik. 

Karena itu, ia menilai diperlukan keseimbangan dan kerja sama antara sekolah negeri dan swasta agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai bersama.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga terus mendorong program pendidikan sepanjang hayat melalui Sekolah Lansia dengan jenjang S1, S2, hingga S3 sebagai wadah pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia agar tetap aktif, produktif, dan berdaya.Pada kesempatan tersebut, 

Tri turut menyampaikan rencana pembangunan 12 sekolah khusus disabilitas di Kota Bekasi. Rencana tersebut telah dibahas bersama DPRD Kota Bekasi dan diharapkan mendapat dukungan dari seluruh pihak agar akses pendidikan yang inklusif dapat semakin merata bagi seluruh masyarakat.
( Adv Discominfo Standy Kota Bekasi )
Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan LGBT di Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Ajak Sahabat MUI Bersinergi Berantas Judi Online dan Tangani Persoalan LGBT di Kota Bekasi

Juli 15, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 15 Juli 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--
Rapat Kerja (Raker) Sahabat MUI terserlenggara di Asrama Haji Kota Bekasi menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus menyusun program kerja yang terarah dengan komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan Kota Bekasi..

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah nyata melalui kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto angkat bicara mengenai berbagai tantangan sosial yang dihadapi Kota Bekasi. 

Salah satunya adalah maraknya praktik perjudian, khususnya di wilayah Bekasi Utara, serta persoalan LGBT yang menurut data mencapai sekitar 6.000 orang di wilayah Bekasi Selatan. 

Ia mengajak Sahabat MUI untuk mengambil peran aktif bersama pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat.“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama. 

Sahabat MUI memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Dengan kebersamaan, kita wujudkan Bekasi yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.Tri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan.

 Menurutnya, lima komponen anak bangsa di Kota Bekasi harus bersinergi menyelesaikan berbagai persoalan secara bertahap melalui semangat gotong royong dan kolaborasi.Di bidang pendidikan, Tri mengungkapkan bahwa Kota Bekasi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan ruang belajar, di mana satu kelas masih diisi sekitar 40 siswa. 

Selain itu, kebutuhan tenaga pendidik masih sangat besar, sementara di sisi lain banyak sekolah swasta memiliki tenaga guru yang memadai namun mengalami kekurangan peserta didik. 

Karena itu, ia menilai diperlukan keseimbangan dan kerja sama antara sekolah negeri dan swasta agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercapai bersama.Selain itu, 

Pemerintah Kota Bekasi juga terus mendorong program pendidikan sepanjang hayat melalui Sekolah Lansia dengan jenjang S1, S2, hingga S3 sebagai wadah pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia agar tetap aktif, produktif, dan berdaya..

Pada kesempatan tersebut, Tri turut menyampaikan rencana pembangunan 12 sekolah khusus disabilitas di Kota Bekasi. Rencana tersebut telah dibahas bersama DPRD Kota Bekasi dan diharapkan mendapat dukungan dari seluruh pihak agar akses pendidikan yang inklusif dapat semakin merata bagi seluruh masyarakat.

( GEOFFREY . M )
Skrining Kanker Payudara Gratis Melalui Pemeriksaan USG Mammae Diminati Banyak Perempuan

Skrining Kanker Payudara Gratis Melalui Pemeriksaan USG Mammae Diminati Banyak Perempuan

Juli 15, 2026
SIMAK BERITA NEWS.  COM ,--

Rabu 15 Juli 2026 ,--
PURWAKARTA - JABAR .,--

Purwakarta- Masih dalam rangkaian memperingati Hari jadi Kota Purwakarta ke 195 dan Kabupaten Purwakarta ke 58,Program skrining kanker payudara gratis melalui pemeriksaan USG mammae untuk warga Purwakarta, di area Kantor Pemerintah Daerah ( Pemda) Kabupaten Purwakarta, diminati banyak perempuan remaja dan dewasa yang rela antri untuk mendapatkan pelayanan.

Silvani Rahayu.

Hal tersebut disampaikan salah seorang yang beruntung mendapat pelayanan itu, Silvani Rahayu (31) seorang guru di Sekolah Dasar (SD) Ciwangi, Purwakarta, kepada media menjelang pemanggilannya dari petugas jaga untuk mendapat pelayanan dari Tim Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam, di salah satu ruangan yang telah disediakan pihak Pemda Purwakarta, Selasa (14/7/2026) 
.
Pelayanan tersebut diberikan oleh Rumah RSU Siloam sesuai Program yang terlaksana melalui kolaborasi antara RSU Siloam Purwakarta dengan Siloam kantor pusat, yakni melalui program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) dan juga kolaborasi dengan pemerintahan Kabupaten Purwakarta dalam rangka memeriahkan hari jadi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 13-14 berjalan tertib dan lancar. 

Kesuksesan dalam pelayanan ini mendapat apresiasi positif dari banyak pihak termasuk Silvani yang senang dengan sarana layanan gratis itu."Buat saya yang jarang memeriksakan diri biar tahu saja, buat mitigasi agar mengetahui sejak dini. 

Memang gratis juga tanpa biaya, jadi meringankan kami untuk pemeriksaan ini. Dari saya pribadi khususnya wanita produktif dan bagi kami yang usia produktif, terimakasih kepada Siloam Hospitals yang mengadakan skrining kanker payudara gratis melalui pemeriksaan USG mammae buat kami, semoga menjadi manfaat untuk kami semua. Penyakit kanker payudara di wanita bisa dicegah sedini mungkin," ungkap Silvani.

Hal tersebut dibenarkan petugas jaga kegiatan tersebut, yang dalam keseharian sebagai pegawai di staf ahli Pemda Purwakarta, Mirah Siti Nuryanti (28) disela-sela tugas 

kegiatan itu berlangsung kepada media mengatakan, petugas tim dari RSU Siloam dengan sigap melayani para perempuan yang rela antri untuk pemeriksaan ini."

Pemeriksaan sejak dini bermanfaat guna mencegah perkembangan kanker. 

Tentunya pola hidup sehat dan rajin memelihara diri dengan disiplin dalam keseharian, akan sangat membantu untuk kita sehat. 

Para perempuan baik pegawai pemerintahan dan dipersilahkan untuk umum juga untuk mengikuti pelayanan ini yang sangat membantu banyak pihak, selain para perempuan yang memeriksakan diri, juga pihak pemerintah yang sedang gencar membangun agar warganya sehat. 

Perempuan sehat dan kuat keluarga lebih berkualitas mendukung Purwakarta lebih Istimewa," jelas MirahUSG Mammae Pemeriksaan medis menggunakan teknologi gelombang suara untuk melihat jaringan dan struktur di dalam payudara. Ini adalah metode yang aman dan tanpa radiasi untuk mendeteksi ada atau tidaknya benjolan, kista, atau indikasi awal kanker payudara. 

SkriningTes atau pemeriksaan rutin yang dilakukan pada orang yang belum memiliki gejala, bertujuan untuk mendeteksi penyakit sedini mungkin. 

Pemeriksaan ini sangat penting dilakukan secara berkala. Menurut pedoman medis, para perempuan dapat memanfaatkan layanan deteksi dini ini untuk meminimalkan risiko dan mencegah komplikasi penyakit.Hari sebelumnya, Senin (13/7/2026) 

kegiatan ini dibuka resmi Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) dan Direktur RSU Siloam Purwakarta, dr. Rika Wulandari yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Siloam Hospitals Grup melalui program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) terhadap kesehatan masyarakat khususnya warga Purwakarta.

"Dalam rangka memperingati hari jadi Purwakarta, RSU Siloam Purwakarta ingin terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. 

Khususnya dengan kolaborasi bersama tim Selangkah Siloam pusat dan pemerintahan kab. Purwakarkata Melalui program skrining kanker payudara gratis ini," ujarnya.

Semakin banyak perempuan yang memahami pentingnya deteksi dini sehingga kanker dapat ditemukan lebih cepat dan peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih tinggi," harapnya."Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Om Zein selaku Bupati Purwakarta, telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berkolaborasi dalam kegiatan ini untuk menciptakan masyarakat sehat dan peduli terhadap kesehatannya" pungkas dr. Rika Wulandari.

( LAELA )
Rayakan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 RSU Siloam Purwakarta Berkolaborasi Lakukan Skrining Kanker payudara

Rayakan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 RSU Siloam Purwakarta Berkolaborasi Lakukan Skrining Kanker payudara

Juli 14, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Rabu 15 Juli 2026 ,--
PURWAKARTA - JABAR ,--

Dalam rangka memperingati Hari jadi Kabupaten Purwakarta ke 58 dan hari jadi Kota Purwakarta ke 195, Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Purwakarta menyelenggarakan program skrining kanker payudara gratis melalui pemeriksaan USG mammae untuk warga Purwakarta. 

Kegiatan telah berlangsung selama dua hari 13-14 Juli 2026 target untuk 500 peserta Perempuan yang dilaksanakan di area Kantor Sekretariat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Purwakarta atau di komplek kantor Bupati Purwakarta. 

.
Kegiatan skrining kanker payudara merupakan bentuk komitmen RSU Siloam Purwakarta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara sebagai salah satu penyakit kanker dengan angka kejadian tertinggi pada perempuan.

Program ini terlaksana melalui kolaborasi antara RSU Siloam Purwakarta dengan Siloam kantor pusat melalui program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) dan juga kolaborasi dengan pemerintahan Kab. Purwakarta dalam rangka memeriahkan hari jadi Kab. Purwakarta ke 58.

Acara pembukaan yang dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026, dibuka secara resmi oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) dan Direktur RSU Siloam Purwakarta, dr. Rika Wulandari. 

Dalam sambutannya, dr. Rika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Siloam Hospitals Grup melalui program SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) terhadap kesehatan masyarakat khususnya warga Purwakarta.

"Dalam rangka memperingati hari jadi Kab. Purwakarta ke 58 dan hari jadi Kota Purwakarta ke 195, kami RSU Siloam Purwakarta ingin terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. 

Khususnya dengan kolaborasi bersama tim Selangkah Siloam pusat dan pemerintahan kab. Purwakarkata 

Melalui program skrining kanker payudara gratis ini, kami berharap semakin banyak perempuan yang memahami pentingnya deteksi dini sehingga kanker dapat ditemukan lebih cepat dan peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih tinggi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Om Zein selaku Bupati Purwakarta telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berkolaborasi dalam kegiatan ini untuk menciptakan masyarakat sehat dan peduli terhadap kesehatannya" ujar dr. Rika Wulandari.Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan. 

Namun, dengan deteksi dini yang tepat, peluang kesembuhan dapat meningkat secara signifikan. 

Melalui pemeriksaan USG mammae, peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan skrining awal yang dapat membantu mengidentifikasi kelainan pada jaringan payudara.RSU Siloam Purwakarta berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala serta memperkuat sinergi antara fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah kab. Purwakarta dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

( LEALA )

Seretaris Daerah Purwakarta:  Kepatuhan Terhadap Peraturan Modal Utama Membangun Pemerintahan

Seretaris Daerah Purwakarta: Kepatuhan Terhadap Peraturan Modal Utama Membangun Pemerintahan

Juli 14, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 14 Juli 2026 ,--
PURWAKARTA -- JABAR --

Purwakarta-- Kejujuran, keterbukaan, serta kepatuhan terhadap peraturan merupakan modal utama dalam membangun pemerintahan yang dipercaya masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan,dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Pengawasan dan Pembinaan Perangkat Desa di Aula Yudhistira Komplek Setda Kabupaten Purwakarta Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, integritas tidak cukup diwujudkan dalam slogan. Integritas harus cermin dalam setiap keputusan, setiap tanda tangan, setiap transaksi, dan setiap kebijakan yang diambil.  "Saya berharap forum ini menjadi ruang diskusi yang terbuka," ucapnya.

Jangan hanya datang untuk memenuhi undangan, tapi manfaatkan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan keuangan desa, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset desa, administrasi pemerintahan, serta tindak lanjut hasil pengawasan," harap Sekda.

Pencegahan penyimpangan tidak dapat dilakukan sendiri," tegas Midan.

Ditambahkannya, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, aparat pengawasan internal pemerintah, dan aparat penegak hukum agar setiap aparatur desa memahami batas kewenangan."Tata cara pengelolaan keuangan desa, dan penguatan pengendalian internal pemerintah desa, pengawasan pengelolaan dana desa, serta pencegahan dan koreksi hukum apabila terjadi penyimpangan harus dipahami," terang Sekda.

Diketahui, berkumpulnya seluruh perangkat desa ini digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta. 

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, melalui Sekda, atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta, menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta atas terselenggaranya kegiatan ini.

Sekda menjelaskan, Pemerintahan desa merupakan pondasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keberhasilan pembangunan Kabupaten Purwakarta sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola di setiap desa.Ketika desa dikelola dengan baik, pembangunan berjalan tepat sasaran, pelayanan publik semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," kata Sekda Sri Jaya Midan. "Saat ini, desa mengelola anggaran yang merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada desa untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terangnya.Diharapkannya, kepercayaan itu harus dijaga dengan pengelolaan yang transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengawasan bukanlah untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan setiap penyelenggaraan pemerintahan tetap berada pada jalur yang benar," ujar Sekda."

.
Pemerintahan desa merupakan pondasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keberhasilan pembangunan Kabupaten Purwakarta sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola di setiap desa. 

Ketika desa dikelola dengan baik, pembangunan berjalan tepat sasaran, pelayanan publik semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," kata Midan, penuh harap.

Disampaikannya pula, respons Bupati Purwakarta (Om Zein), melalui pengawasan yang berkualitas, potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini, kelemahan dapat diperbaiki, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

"Seluruh kepala desa tidak memandang Inspektorat sebagai pihak yang datang ketika ada masalah. Inspektorat adalah mitra pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan, konsultasi, dan pengawasan agar penyelenggaraan pemerintahan desa semakin baik dari waktu ke waktu," harap Sekda.Peran pengawasan tersebut tentu harus berjalan beriringan dengan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). 

Sinergi antara DPMD dan Inspektorat merupakan kunci untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional."Kehadiran para narasumber memiliki makna yang sangat penting," kata Sekda, bernada serius.Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta Muhamat Fahrorozi, dalam sambutannya menyampaikan, tujuan kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah menyampaikan kebijakan pemerintah di bidang pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa.Meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, 

APIP, perangkat daerah pembina desa dan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan penyimpangan."Guna meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, mendorong penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan secara tepat waktu dan berkualitas,"ungkapnya.

Kegiatan ini bertema, Pengawasan tahun ini adalah tertib administrasi, tepat sasaran, membangun sistem kendali internal desa yang efektif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Tema tersebut, komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan kualitas pengendalian intern, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.Hadir kepala desa se-Kabupaten Purwakarta dari 183 desa, sekretaris desa, bendahara desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan unsur terkait lainnya sebanyak 625 orang.Guna memperkaya wawasan peserta dihadirkan narasumber dari BPKP perwakilan Jawa Barat, Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Kejaksaan Negeri Purwakarta, dan Polres Purwakarta.

Masing-masing menyampaikan materi sesuai bidang tugas masing-masing, baik penguatan pengendalian intern, tata kelola keuangan desa, pencegahan tindak pidana korupsi, serta aspek penegakan hukum."Forum ini terbangun kesamaan persepsi bahwa pengawasan bukan semata-mata bertujuan menemukan kesalahan, tetapi merupakan instrumen pembinaan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan mencegah terjadinya penyimpangan," harap Muhamat Fahrorozi.Inspektorat mengajak dan berharap, seluruh pemerintah desa terus meningkatkan tertib administrasi, memperkuat sistem pengendalian intern pemerintah, melaksanakan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintah desa, serta menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pengawasan sebagai bagian dari komitmen menuju tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Terima kasih kepada Bupati Purwakarta atas arahan dan dukungannya terhadap terselenggaranya kegiatan sosialisasi penyelenggaraan pengawasan dan pembinaan perangkat desa se-Kabupaten Purwakarta tahun anggaran 2026 tersebut disampaikan Inspektur Inspektorat Daerah.

( LAELA )