*Pekerja Asal Bandung Kepala Robek 10 Jahitan Korban Proyek Rp33 Miliar UPI Purwakarta*.

*Pekerja Asal Bandung Kepala Robek 10 Jahitan Korban Proyek Rp33 Miliar UPI Purwakarta*.

April 25, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Sabtu 25 April 2026 ,--
PURWAKARTA- - JABAR ,--

Purwakarta- Mekanikal elektrikal bernama Adam, warga Bandung, mengalami insiden luka serius di bagian kepala setelah tertimpa material kayu dari lantai atas saat sedang bekerja di proyek pembangunan gedung perkuliahan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta. 

Menurut Adam di lokasi kejadian, saat itu dirinya tengah melakukan pengelasan pipa di bagian bawah bangunan. 

Tanpa diduga, potongan kayu yang dibuang oleh pekerja sipil dari atas langsung mengenai kepala," ungkapnya."Kayu dibuang pekerja dari atas kena kepala saya," Kata Adam 

kepada awak media dilokasi proyek tersebut, Sabtu 25 April 2026.

Kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih, yang lokasinya sangat dekat dengan lokasi proyek itu, guna mendapatkan penanganan medis.

.
Tim medis melakukan tindakan jahit luka di kepala korban total 10 jahitan. 

Hal itu diketahui tanpa pemeriksaan lanjutan berupa rontgen kepada korban yang mengalami benturan keras."Tidak ada pemeriksaan rontgen, cuma dijahit 10 jahitan," ucap korban.Pekerja itu mengaku, sebelum kejadian sudah mengingatkan mandor agar pekerja di bagian atas tidak membuang material sembarangan ke bawah. 

Hal itu disampaikan mengingat adanya aktivitas pengelasan di area bagian bawah proyek tersebut. 

Diduga, peringatan itu diabaikan dan berujung insiden yang menyebabkan korban terluka"Sudah ngomong ke mandor, yang diatas kalau buang material ke bawah terlebih dahulu 

lihat-lihat jangan asal buang," jelas Adam.
Mirisnya, Adam mengakui saat kejadian tidak menggunakan helm atau Alat Pelindung Diri (APD) lainnya, bukti lemahnya penerapan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proyek tersebut.

"Saya gak pake helm waktu kerja,"ucap Adam.Saat dikonfirmasi awak media, Mahmud, kepala pekerja terkait dalam proyek Kampus UPI itu menyampaikan, prosedur K3 telah dijalankan, termasuk briefing rutin setiap pagi sebelum kegiatan berlangsung. 

"Setiap pagi kita rutin melakukan brifing untuk K3, tapi kadang kan pekerjanya suka-sukanya saja," kata Mahmud.

Saat Awak media di lokasi proyek, jelas terlihat para pekerja tidak menggunakan K3 sesuai regulasi aturan semestinya.

Diketahui, Proyek pembangunan dengan nilai anggaran Rp33.207.315.000 Kampus UPI ini, dikerjakan oleh PT. Bangun Bumi Persada Jaya dan pengawasan dari PT. Delta Buana Konsultan.Sorotan serius terhadap pengawasan proyek khususnya dalam penerapan K3 sangat besar, kelalaian terhadap keselamatan kerja dinilai tidak bisa ditoleransi karena menyangkut nyawa pekerja yang harus diutamakan.Konsultan pengawas terkait perihal evaluasi atau langkah tegas pasca kecelakaan belum diketahui.
( Laela )
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Mulai Bangun MCK di Desa Seko Besar

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Mulai Bangun MCK di Desa Seko Besar

April 24, 2026
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Mulai Bangun MCK di Desa Seko Besar

SIMAK BERITA NEWS COM 

Sabtu 25 April 2026 
Sarolangun 

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0420/Sarko terus menunjukkan progres nyata di lapangan. Hal ini terlihat Sabtu (25/4/2026), Satgas TMMD mulai mengerjakan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di RT 09 Dusun 02, Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Pekerjaan awal difokuskan pada penggalian lubang septic tank sebagai bagian penting dari pembangunan sarana sanitasi tersebut.

Sejumlah personel Satgas TMMD tampak bekerja dengan penuh semangat, bahu-membahu mempercepat proses pembangunan demi memenuhi target yang telah ditentukan.
Pembangunan MCK ini tidak hanya dilakukan di satu titik, namun tersebar di beberapa lokasi di Desa Seko Besar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak dan sehat.

Serma Suwarno anggota Satgas TMMD ke-128, mengatakan bahwa pekerjaan telah dimulai secara bertahap. 

“Proses pembangunan sudah mulai dikerjakan agar pelaksanaannya maksimal sesuai target,” ujarnya.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan masyarakat Desa Seko Besar dapat segera merasakan manfaat dari program TMMD, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan

 ( Kabiro Jambi Yendri SBN )
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Mulai Bangun MCK di Desa Seko Besar

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Mulai Bangun MCK di Desa Seko Besar

April 24, 2026
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0420/Sarko Mulai Bangun MCK di Desa Seko Besar

SIMAK BERITA NEWS COM 

Sabtu 25 April 2026 


Sarolangun 
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0420/Sarko terus menunjukkan progres nyata di lapangan. Hal ini terlihat Sabtu (25/4/2026), Satgas TMMD mulai mengerjakan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di RT 09 Dusun 02, Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Pekerjaan awal difokuskan pada penggalian lubang septic tank sebagai bagian penting dari pembangunan sarana sanitasi tersebut.

Sejumlah personel Satgas TMMD tampak bekerja dengan penuh semangat, bahu-membahu mempercepat proses pembangunan demi memenuhi target yang telah ditentukan.
Pembangunan MCK ini tidak hanya dilakukan di satu titik, namun tersebar di beberapa lokasi di Desa Seko Besar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak dan sehat.
Serma Suwarno anggota Satgas TMMD ke-128, mengatakan bahwa pekerjaan telah dimulai secara bertahap. 

“Proses pembangunan sudah mulai dikerjakan agar pelaksanaannya maksimal sesuai target,” ujarnya.

Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan masyarakat Desa Seko Besar dapat segera merasakan manfaat dari program TMMD, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan

Kabiro Yendri SBN 
*Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota*

*Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota*

April 24, 2026
SIMAK BERITA NEWS . CON ,--

Jumat 24 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

 Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi memperkuat komitmen penghijauan melalui gerakan penanaman pohon yang ditargetkan mencapai 3 juta pohon dalam lima tahun masa kepemimpinan Wali Kota. 

Program ini mengedepankan partisipasi warga melalui sumbangan pohon dan aksi kolektif di tingkat lingkungan.Langkah kongkrit ini terlihat dalam kegiatan penanaman pohon bertema “Hijaukan Bumi, Sejuta Manfaat bagi Alam” yang digelar pada Jumat (24/4/2026) di kawasan Taman Galaxy, Bekasi.

Kegiatan yang diinisiasi Jemaat Gereja Katolik Paroki St. Bartolomeus tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi lintas elemen masyarakat dalam merespons isu perubahan iklim dan degradasi lingkungan perkotaan.Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, yang hadir langsung memimpin penanaman pohon, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan ikhtiar jangka panjang untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup di kota yang terus berkembang pesat.

“Penanaman pohon bukan cuma kegiatan seremonial, tetapi investasi ekologis untuk masa depan Kota Bekasi. 

Kita ingin memastikan bahwa pembangunan kota berjalan seimbang dengan keberlanjutan lingkungan,” ujar Tri.Ia menjelaskan, target 3 juta pohon akan dicapai secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas keagamaan, sekolah, pelaku usaha, hingga warga di tingkat RT/RW. Skema sumbangan pohon dari masyarakat menjadi salah satu strategi untuk memperluas jangkauan gerakan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap ruang hijau kota.

Namun demikian, Pemkot Bekasi menyadari tantangan besar yang dihadapi, terutama pada musim kemarau yang berpotensi menghambat tingkat keberhasilan tumbuh tanaman. 

Untuk itu, strategi perawatan menjadi perhatian utama, termasuk penyediaan sumber air alternatif.Sebagai langkah konkret, 

Wali Kota juga mendorong setiap lingkungan untuk membangun sumur resapan. Selain menjaga ketersediaan air tanah, infrastruktur ini dinilai mampu meningkatkan daya tahan pohon yang ditanam sekaligus mengurangi risiko banjir saat musim hujan.

"Kita tidak hanya menanam, tapi memastikan pohon ini tumbuh dan memberi manfaat. Sumur resapan menjadi solusi sederhana namun berdampak besar untuk menjaga siklus air dan keberlangsungan ruang hijau,” katanya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Romo Kepala Paroki Leonardus Pieter Pungki Setiawan, Camat Rawalumbu Sri Susilawati, Lurah Bojong Menteng Kodriana, serta perwakilan organisasi masyarakat dan warga setempat.

Penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh para undangan, kemudian dilanjutkan oleh warga dengan menanam berbagai jenis pohon yang telah disiapkan. Selain memperbaiki kualitas udara dan mengurangi polusi, keberadaan pohon diharapkan mampu menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk di tengah kepadatan kota.Lebih dari itu, gerakan ini juga menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya peran kolektif dalam menjaga bumi. 
.
Pemerintah Kota Bekasi berharap, model kolaborasi seperti ini dapat direplikasi di berbagai wilayah lain sehingga gerakan penghijauan menjadi budaya bersama.

Dengan pendekatan yang partisipatif, terukur, dan berkelanjutan, Bekasi menempatkan penghijauan sebagai fondasi penting dalam membangun kota yang tangguh menghadapi perubahan iklim di masa depan.

( GEOFFREY .M )

*Tri Adhianto Hadiri Pemaparan Desain PSEL Bekasi, Dorong Percepatan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik*

*Tri Adhianto Hadiri Pemaparan Desain PSEL Bekasi, Dorong Percepatan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik*

April 24, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 24 April 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri rapat pemaparan desain bangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang disampaikan oleh Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), 

PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Teknis Bersama, Kota Bekasi, pada Jumat, (24/4/26).

Pemaparan ini menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan pembangunan PSEL di Kota Bekasi. Dalam presentasi tersebut, dijelaskan konsep desain fasilitas pengolahan sampah yang akan mengubah limbah menjadi energi listrik dengan teknologi modern dan ramah lingkungan.

Tri menyampaikan bahwa proyek PSEL merupakan langkah strategis dalam menjawab persoalan sampah perkotaan yang semakin kompleks. 

Selain mengurangi volume sampah, proyek ini juga diharapkan mampu menghasilkan energi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat.“PSEL ini adalah solusi jangka panjang untuk pengelolaan sampah di Kota Bekasi. 

Kita tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menghadirkan manfaat berupa energi listrik,” ujar Tri.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan realisasi proyek agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas. 

Menurutnya, seluruh pihak harus bekerja secara terkoordinasi dan profesional.“Kita ingin proses ini berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan PSEL dapat terealisasi dengan baik,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran perangkat daerah turut hadir untuk mendengarkan secara langsung pemaparan teknis dan memastikan kesiapan dari berbagai aspek pendukung. Diskusi juga dilakukan untuk menyempurnakan desain agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.Pemerintah Kota Bekasi berharap proyek PSEL

 ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, sekaligus mendukung upaya menuju kota yang lebih bersih, modern, dan ramah lingkungan

.( GEOFFREY. M )

*Perempuan Tangguh, Bekasi Makin Keren: Wiwiek Hargono Ajak Perempuan Jadi Pilar Keluarga dan Pembangunan*.

*Perempuan Tangguh, Bekasi Makin Keren: Wiwiek Hargono Ajak Perempuan Jadi Pilar Keluarga dan Pembangunan*.

April 24, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jum'at 24 April 2926 ,--
KOTA - BEKASI ,--

KOTA BEKASI – Ketua PUSPAGA Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan bertema “Perempuan Tangguh, Bekasi Makin Keren” yang diselenggarakan oleh Majelis Umat Kristen Indonesia. 

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Sekolah Mahanaim, Kota Bekasi.Kehadiran Wiwiek Hargono dalam forum lintas keagamaan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Bekasi. 

Dalam suasana yang penuh kehangatan, ia menekankan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dirawat bersama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif.

Dalam paparannya, Wiwiek menyampaikan pentingnya peran perempuan sebagai sosok yang berdaya dan memiliki kontribusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. 

Ia menegaskan bahwa peran perempuan tidak terbatas hanya sebagai istri atau ibu di dalam rumah tangga, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan, baik melalui kegiatan sosial, komunitas, hingga penguatan ekonomi keluarga.“Perempuan berdaya adalah perempuan yang mampu mengambil peran di berbagai lini 

kehidupan, termasuk menjadi jembatan dalam memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam,” ujar Wiwiek.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perempuan perlu memiliki kemandirian dalam berbagai aspek, mulai dari finansial, psikologis, ideologis, hingga spiritual. 

Kemandirian tersebut menjadi bekal penting agar perempuan mampu menghadapi tantangan sekaligus berkontribusi aktif dalam lingkungan sosial yang majemuk.Wiwiek juga menyampaikan bahwa menjadi perempuan, khususnya seorang ibu, bukanlah tentang menjadi sosok yang sempurna, melainkan tentang proses untuk terus bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.

*Dari ibu yang tangguh akan lahir keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat akan tumbuh generasi yang hebat, dan pada akhirnya menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik. 

Di sinilah nilai toleransi juga harus ditanamkan sejak dalam keluarga,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan penguatan kapasitas perempuan, tetapi juga mempererat semangat toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman masyarakat Kota Bekasi.

( RIANA SARI SBN )

* PWI PUSATPWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi* .

* PWI PUSATPWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi* .

April 24, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,---

Jumat 24 April 2026 ,--
JAKARTA,--

JAKARTA — Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari berbagai kalangan hingga akhir hayatnya.“Jam 8 saya berangkat ke Pekanbaru mengantarkan jenazah almarhum. Sesampainya di sana 

kami disambut sangat baik, PWI di sana sangat dihargai dan dihormati, mulai dari Pemprov Riau, pejabat daerah hingga tetangga almarhum,” ujar Akhmad Munir, Jumat (24/4/)

.Ia menegaskan bahwa penghormatan tersebut merupakan cerminan dari jasa besar almarhum, baik bagi daerah maupun bagi masyarakat.

“Bentuk penghormatan ini juga karena jasa almarhum kepada daerah dan atas jasa beliau juga membesarkan PWI. 

Beliau sangat total dalam organisasi PWI, termasuk saat PWI bersatu kembali,” lanjutnya.

Pernyataan ini disampaikan Akhmad Munir dalam acara takziah dan doa bersama yang digelar PWI Pusat untuk memperingati tujuh hari wafatnya almarhum Zulmansyah Sekedang.

Acara dilaksanakan di Kantor PWI Pusat Lantai 4, Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat, (24/4) pukul 14.00 WIB. .

Diiikuti oleh pengurus PWI Pusat, PWI Provinsi, PWI Kabupaten/Kota, dan anggota PWI di seluruh Indonesia secara hybrid.

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka mendalam dari keluarga besar PWI atas sosok yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, loyalitas kuat, serta komitmen besar dalam memajukan organisasi dan dunia jurnalistik nasional.

Suasana haru turut disampaikan oleh Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri Musrifah, yang mendampingi almarhum di saat-saat terakhir.“Saya orang yang mendampingi di detik-detik serangan jantung itu,” ujarnya.

Dengan penuh emosi, ia memberikan kesaksian mendalam tentang sosok almarhum.“Dari banyak teman dan kawan, inilah orang paling baik yang pernah saya kenal. Saya bersaksi dunia dan akhirat beliau orang yang baik,” ungkapnya.

Ketua Umum PWI Pusat juga mengajak seluruh jajaran untuk terus mendoakan almarhum.“Kami mengajak seluruh pengurus PWI Pusat untuk hadir dan bersama-sama mendoakan almarhum Zulmansyah Sekedang. 

Semoga segala pengabdian beliau menjadi amal jariyah dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Akhmad Munir.

Semangat yang ia tanamkan, ketulusan yang ia tunjukkan, serta jejak pengabdiannya akan terus hidup dalam setiap langkah organisasi ini menjadi pengingat bahwa kerja-kerja sunyi yang dilakukan dengan hati, pada akhirnya akan menemukan maknanya di hadapan manusia dan Tuhan

( GEOFFREY . M )