Dugaan Pengancaman di Alami  Ryan Hidayat beberapa waktu lalu oleh oknum  (AE) telah Di Laporkan ke Polres Merangin,ia minta Laporan nya di Proses Lebih lanjut

Dugaan Pengancaman di Alami Ryan Hidayat beberapa waktu lalu oleh oknum (AE) telah Di Laporkan ke Polres Merangin,ia minta Laporan nya di Proses Lebih lanjut

Februari 20, 2026
Dugaan Pengancaman di Alami  Ryan Hidayat beberapa waktu lalu oleh oknum  (AE) telah Di Laporkan ke Polres Merangin,ia minta Laporan nya di Proses Lebih lanjut 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Jumat 20 Februari 2026


Merangin Jambi
 
Bangko
Kasus dugaan pengancaman terhadap wartawan kembali mencuat di Kabupaten Merangin. Seorang jurnalis media Jejak Kriminal, Ryan Hidayat, melaporkan dugaan tindak pidana pengancaman yang dilakukan oleh warga Desa Mensango, Kecamatan Tabir Lintas, inisial AE

Laporan tersebut telah diterima oleh Polres Merangin dan tercatat dengan Nomor: STPL/625/XII/RES.1.24/2025.
Peristiwa ini bermula saat Ryan Hidayat memberitakan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin. Setelah pemberitaan tersebut terbit, Ryan mengaku menerima sejumlah ancaman melalui pesan Messenger dari akun Facebook bernama AE  yang diduga milik terlapor.

“Ya, pada hari ini saya resmi melaporkan Andra terkait pengancaman yang dilakukan terhadap saya.Oknum AE  sudah beberapa kali mengirimkan ancaman melalui Messenger. Saya merasa keselamatan saya terancam,” ujar Ryan kepada media.

Menurut Ryan, terlapor diduga tidak terima aktivitas penambangan emas ilegal yang disebut-sebut berkaitan dengannya diberitakan oleh wartawan. Kondisi tersebut memicu ancaman terhadap dirinya dan beberapa jurnalis lain yang melakukan peliputan di lapangan.
Ryan mengungkapkan, sebelumnya ia sempat mendatangi Mapolres Merangin untuk membuat laporan, namun saat itu prosesnya masih tertunda. Laporan tersebut kemudian resmi diterima dan kini masuk tahap penyelidikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan pada 20 Februari 2026, Ryan Hidayat menyatakan dirinya telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari penyidik Tipidter Polres Merangin. 

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa laporan pengaduan telah diterima dan penyidik akan melakukan langkah penyelidikan guna mencari peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana serta menentukan dapat atau tidaknya perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Pada hari ini saya mendatangi Polres Merangin untuk meminta penjelasan terkait pengaduan saya sejak Desember lalu mengenai dugaan pengancaman oleh warga Desa Mensango bernama AE ,” kata Ryan.

Ia menambahkan, pada hari Senin mendatang dua orang saksi dari pihaknya dijadwalkan hadir untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Ryan berharap proses hukum dapat berjalan cepat agar kasus serupa tidak terulang.

“Kami minta permasalahan ini segera tuntas agar tidak ada lagi pelaku PETI yang semena-mena mengancam wartawan yang memberitakan aktivitas tambang ilegal. Kami hanya menjalankan tugas sesuai kode etik jurnalistik,” tegasnya.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan wartawan saat melakukan peliputan aktivitas ilegal di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi mengenai langkah lanjutan penanganan perkara tersebut.

Reporter Yendri SBN
Kejari Merangin  Melakukan Restorative justice ( RJ) untuk  Pertama kali Se Jambi

Kejari Merangin Melakukan Restorative justice ( RJ) untuk Pertama kali Se Jambi

Februari 20, 2026
Kejari Merangin  Melakukan Restorative justice ( RJ) untuk  Pertama kali Se Jambi 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Jumat 20 Februari 2026

Merangin Jambi 
Bangko
Kejaksaan negeri Merangin untuk pertama kali tahun 2026 ini Melakukan ekspose penghentian penuntutan  perkara tindak pidana umum melalui mekanisme keadilan Restoratif Justice (RJ) yang di ajukan oleh jaksa penuntut umum Kejari Merangin 

Kegiatan Restoratif Justice ini langsung di Pimpin oleh Plh Kejari Merangin di Dampingi oleh Seluruh Pejabat utama,
Hadir juga Pihak Terkait lain nya

Acara Restoratif Justice Di Pusatkan di Ruang Aula Kejaksaan Merangin Lantai II 
Jumat 20 Februari 2026

Ada Pun Perkara tindak pidana narkotika dengan terdakwa anak atas nama inisial RE yang di sangka kan melanggar pasal 127 ayat 1 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang kitab undang undang Narkotika juncto undang undang nomor 1 Tahun 2023 tentang kitab undang undang hukum pidana juncto undang undang nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana juncto undang undang nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak ,

Selain itu ,pelaksana penghentian penuntutan berdasarkan keadilan Restoratif wajib memenuhi ketentuan undang undang nomor 20 tahun 2025 tentang kitab hukum acara pidana terkait mekanisme keadilan Restoratif selain itu sinergi antar aparat penegak hukum lembang terkait menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan pidana dan Restoratif Justice ,termasuk kerja pidana sosial berjalan secara terukur dan efektif Dangan memperhatikan kesiapan sarana , Mekanisme pembinaan dan pengawasan serta pemenuhan hak dan kewajiban para pihak,

Pelaksana keadilan Restoratif Justice ini berjalan dengan baik dan telah di setujui oleh 

Prof Dr Asep Nana Mulyana SH M hum jaksa agung tindak pidana umum 

Zullikar tanjung SH MH Direktur B pada jampidum 

Sugeng Hariadi SH MH Kejati Jambi 

Maya sari SH MH 
Asisten tindak pidana umum 

Riyanto setiadi S.Kom.SH MH Plh Kejari Merangin 
Disamping itu Restoratif Justice dilakukan dengan pendampingan kepala seksi tindak pidana umum dan jaksa penuntut umum melalui sarana daring (zoom), Serta keberhasilan Penyelesaian perkara melalui mekanisme Restoratif Justice ini pada hakikat nya bertujuan untuk menjaga keadaan yang kondusif serta menciptakan harmonisasi melalui persetujuan bersama dengan tetap berpedoman pada ketentuan undang undang terbaru termasuk koordinasi dengan pihak pengadilan untuk memperoleh penetepan berkas perkara anak ini merupakan korban dari komplotan narkoba yang sudah masuk( DPO )pelaksana tim asesmen terpadu Restoratif Justice ini pertama kali untuk pelaku anak di provinsi Jambi di usulkan dan setujui oleh jaksa agung 

Reporter Yendri SBN
Wali Kota Bekasi Terima Audiensi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, Prestasi Internasional Jadi Motivasi Sanggar Lain

Wali Kota Bekasi Terima Audiensi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, Prestasi Internasional Jadi Motivasi Sanggar Lain

Februari 20, 2026
SIARAN PERS PEMERINTAH KOTA BEKSI
Kamis, 19 Februari 2026.

*Wali Kota Bekasi Terima Audiensi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, Prestasi Internasional Jadi Motivasi Sanggar Lain*
Wali Kota Bekasi hari ini menerima audiensi dari Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa di ruang kerja Wali Kota Bekasi. Pertemuan tersebut menjadi momen apresiasi atas keberhasilan sanggar dalam meraih tiga prestasi membanggakan pada ajang final internasional The Asia Students Arts Festival 2026 yang digelar di YTheatre, Hong Kong, pada 1 dan 8 Februari 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa berhasil mengharumkan nama Indonesia, khususnya Kota Bekasi, dengan torehan prestasi sebagai berikut:

Tim Gantari Gita Khatulistiwa Teens meraih Champion (Juara 1) kategori Folk Dance Group Open Age.

Tim Gantari Gita Khatulistiwa Kids meraih 1st Runner Up (Juara 2) kategori Folk Dance Group Age 10–11 Years Old.
Tim Gantari Gita Ensemble meraih 1st Runner Up kategori Music Ensemble Group Open Age.
Ajang final internasional ini diikuti oleh para Top 3 dari setiap kategori hasil babak preliminary regional Asia yang sebelumnya diselenggarakan di China, Hong Kong, Macau, Thailand, Australia, Singapura, Malaysia, Taiwan, Vietnam, dan Indonesia. Dengan persaingan yang ketat dan standar penilaian internasional, capaian tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan seni yang dilakukan secara konsisten.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Bekasi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta, pelatih, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, serta komitmen dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya bangsa.

“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Sanggar Gantari Gita Khatulistiwa, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kota Bekasi. Anak-anak kita mampu tampil percaya diri di panggung internasional dan bersaing dengan negara-negara lain di Asia,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi sanggar-sanggar seni lainnya di Kota Bekasi untuk terus berkembang dan berani menargetkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya berharap prestasi membanggakan ini menjadi penyemangat bagi sanggar-sanggar lain untuk terus meningkatkan kualitas, memperkuat pembinaan, dan mencetak generasi muda yang berprestasi serta membawa nama baik Kota Bekasi di kancah dunia,” tambahnya.

Audiensi ini juga menjadi ruang diskusi terkait penguatan ekosistem seni dan budaya di Kota Bekasi, termasuk dukungan pemerintah dalam bentuk fasilitasi, promosi, hingga kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mendorong tumbuhnya ruang-ruang kreatif bagi generasi muda agar bakat dan potensi mereka dapat berkembang secara optimal.

Dengan semangat kolaborasi antara komunitas seni dan pemerintah daerah, diharapkan semakin banyak talenta muda Kota Bekasi yang mampu menorehkan prestasi serta menjadikan seni dan budaya sebagai identitas sekaligus kebanggaan daerah.

(Ndoet)
Tak Tinggal Diam, Wali Kota Bekasi Datangi Nenek Atnah Korban Pencurian Modal Dagang Nasi Uduk

Tak Tinggal Diam, Wali Kota Bekasi Datangi Nenek Atnah Korban Pencurian Modal Dagang Nasi Uduk

Februari 20, 2026
*Siaran Pers Pemkot Bekasi*
Kamis, 19 Februari 2026.

*Tak Tinggal Diam, Wali Kota Bekasi Datangi Nenek Atnah Korban Pencurian Modal Dagang Nasi Uduk.*
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto yang mendapatkan informasi mengenai kasus pencurian langsng bergerak cepat mengunjungi kediaman Nenek Atnah (65), pedagang nasi uduk yang menjadi korban pencurian uang saat berjualan di kawasan Jalan Bulak Tinggi, Pondok Melati, Kota Bekasi, Kamis (19/2).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons Pemerintah Kota Bekasi terhadap warga yang tengah mengalami musibah.
Peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (17/2) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, Nenek Atnah tengah melayani seorang pria tak dikenal yang berpura-pura memesan empat bungkus nasi uduk. Tanpa rasa curiga, ia membungkus pesanan seorang diri. Namun di tengah kesibukannya, pelaku memanfaatkan kelengahan korban dan mengambil uang sebesar Rp700 ribu yang disimpan di dalam kaleng biskuit di dekat lapaknya.

“Saya lagi bungkusin, tidak lihat. Tahu-tahu itu orang langsung ambil uang saya. Pas saya cek, uang saya sudah tidak ada,” ujar Atnah

Uang tersebut merupakan hasil dagangan sekaligus modal untuk membeli bahan baku keesokan harinya. Akibat kejadian itu, Atnah terpaksa berhenti berjualan karena tidak memiliki modal.

“Yang hilang duit modal sama keuntungan, sekarang tidak jualan lagi karena tidak ada modal,” tuturnya.

Sehari-hari, Atnah mengandalkan penghasilan dari menjual nasi uduk dan lontong sayur. Ia memasak sejak pukul 01.00 WIB dini hari seorang diri di rumahnya di RT 04 RW 03 Kelurahan Jatiwarna. Sekitar pukul 05.00 WIB, ia berjalan kaki kurang lebih 350 meter menuju lokasi berjualan sambil menenteng dagangannya.

Dalam kunjungannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan keprihatinan mendalam serta memberikan bantuan agar Nenek Atnah dapat kembali berjualan serta memberikan bantuan uang tunai dan sembako agar bisa kembali berdagang lagi tiap harinya.

“Kami hadir untuk memastikan Ibu Atnah tidak sendiri. Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya meningkatkan pengawasan di wilayah serta mendorong kepedulian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Sementara itu, Nenek Atnah mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa pasca kejadian tersebut, banyak warga sekitar yang menunjukkan kepedulian dan memberikan bantuan.

“Alhamdulillah setelah kejadian ini banyak yang peduli, sudah dapat bantuan juga. Terima kasih banyak,” ucapnya.

(Ndoet)
Tausiyah Ramadhan di Balik Jeruji  Membangun Harapan, Menata Masa Depan Yang Lebih Baik Setelah Bebas Nanti

Tausiyah Ramadhan di Balik Jeruji Membangun Harapan, Menata Masa Depan Yang Lebih Baik Setelah Bebas Nanti

Februari 18, 2026
Tausiyah Ramadhan di Balik Jeruji  Membangun Harapan, Menata Masa Depan Yang Lebih Baik Setelah Bebas Nanti

SIMAK BERITA NEWS COM 

Kamis 19 Februari 2026


Merangin  - Jambi
Bangko 
Bulan Ramadan membawa berkah bagi para tahanan di Polres Merangin. Selain menjalani masa tahanan, mereka mendapatkan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) secara rutin selama bulan Ramadhan. Kamis (20/02/2026).
 
Pembinaan rohani dan mental ini diberikan kepada para tahanan dari sejumlah kasus yang saat ini sedang ditangani oleh Polres Merangin. Dimana kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dorongan spiritual agar kualitas ibadah para tahanan semakin meningkat dan dapat menjalani hukuman dengan lebih baik serta pada saat kembali ke masyarakat dengan semangat baru. 

Kapolres Merangin, AKBP Kiki Firmansyah Efendi,S.I.K.,M.H melalui Kasubsi Penmas AIPTU Ruly.S.Sy., M.H, menegaskan bahwa program Binrohtal merupakan program rutin terkait pembinaan keagamaan di lingkungan kepolisian. 

”Kami ingin menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai pembina dan pengayom yang peduli terhadap nilai kemanusiaan, program Binrohtal ini bukan sekedar slogan tetapi gerakan nyata yang menyentuh hati, bahkan hingga ke balik jeruji besi guna membangun harapan, menanamkan nilai, dan membina masa depan”, sebut Ruly.
Lebih lanjut Ruly menjelaskan bahwa selama bulan suci Ramadhan ini para tahanan akan diberikan program  keagamaan tambahan. Selain dengan menghadirkan Ustadz untuk memberikan tausiyah, Polres Merangin juga mengajak para tahanan untuk mengaji Al-quran bersama, sholat wajib berjama’ah serta menyibukan diri untuk mengerjakan amal-amal ibadah lainnya. 

”Dengan pembinaan spiritual terhadap para tahanan dan dengan mengerjakan amal-amal ibadah sunnah lainnya, kami harapkan dapat meningkatkan keimananya, selain itu agar dapat merenungi kesalahan di masa lalu dan dapat memperbaiki diri guna menata masa depan yang lebih baik setelah bebas nanti,” tutup Ruly.

Dalam kegiatan Binrohtal yang berlangsung di ruang tahanan Polres Merangin, Ustadz Juanda membahas tentang Keutamaan Bulan Ramadan dan mengajak seluruh tahahan dan petugas jaga, untuk bersama-sama menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki kesalahan di masa lalu. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat keimanan, meningkatkan kesabaran, serta menjalani hidup dengan penuh keikhlasan agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

”Bulan Ramadhan ini mari kita jadikan momentum introspeksi diri guna memperbaiki kesalahan di masa lalu, kita benar-benar harus bisa menjaga diri untuk tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan. Untuk itu kita diharuskan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Upaya menahan diri dan mengendalikan hawa nafsu saat sedang berpuasa itu merupakan latihan keimanan yang sangat efektif. Dengan berpuasa atau menahan diri dari segala hal-hal yang berbau nafsu, kita ini diuji sampai manakah kekuatan iman dan ketaatan kita terhadap perintah yang Allah SWT berikan," ujar Ustadz Juanda.
.

Reporter Yendri SBN 
Wawali Harris Bobihoe Optimis Miliki Banyak Atlet Basket Muda Berprestasi Menuju Kota Sport Tourism

Wawali Harris Bobihoe Optimis Miliki Banyak Atlet Basket Muda Berprestasi Menuju Kota Sport Tourism

Februari 18, 2026
*SIMAK BERITA NEWS.  COM ,--


Selasa, 17 Februari 2026 ,--
Kota  -- Bekasi ,--


*Wawali Harris Bobihoe Optimis Miliki Banyak Atlet Basket Muda Berprestasi Menuju Kota Sport Tourism*

KOTABEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe hadir dalam gelaran turnamen Basketball di lapangan Bendella, Bekasi Utara. Bekasi Cup Vol II merupakan salah satu event dalam rangka mencari bibit muda berprestasi usia 10 hingga 16 tahun.

“Optimis kita memiliki banyak potensi muda, sejak usia dini mereka dipersiapkan dan kedepannya ini membuka rasa percaya diri Kota Bekasi, bahwa cita-cita kita bersama Bekasi akan menjadi sport tourism dan banyak memiliki atlet muda yang berprestasi,”kata Wawali Abdul Harris Bobihoe.

Turnamen olahraga bergengsi berlangsung meriah, apalagi sejumlah suporter ikut hadir memenuhi lokasi turnamen tersebut.

Acara semakin heboh saat Wawali Abdul Harris Bobihoe berinteraksi dengan para atlet muda. Para atlet muda sangat antusias berswafoto bersama orang nomor dua di Kota Bekasi itu.

Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe dalam sambutannya juga memberikan sejumlah motivasi dan pesan penting kepada para atlet muda yang bertanding.

“Kepada anak-anak ku, kami berharap untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas, jadikan gelaran turnamen ini sebagai tempat melatih diri dengan hal positif, kalah menang dalam pertandingan itu hal yang wajar, jadikan sebagai pembelajaran untuk lebih baik lagi ke depannya,” pesan Wawali Abdul Harris Bobihoe

Dengan adanya event ini, Lanjut Wawali Abdul Harris Bobihoe menyampaikan, diharapkan sebagai panggung untuk melahirkan sejumlah atlet tangguh dan handal yang akan mengharumkan nama Kota Bekasi di masa depan.

“Kita berharap event ini bisa melahirkan atlet basket berkualitas yang bisa mengharumkan nama kota ini, dan juga tentunya kita berharap bisa mencetak prestasi di tingkat Nasional maupun Internasional di masa yang akan datang,” harapnya

Diakhir sambutan Wawali Harris Bobihoe berpesan kepada seluruh orangtua yang hadir untuk terus menjaga para generasi muda dan mengapresiasi kepada para orangtua yang telah membimbing anak-anaknya untuk mencetak berbagai prestasi, baik dibidang akademis maupun olahraga.

Hadir dalam pembukaan Wali Kota Cup tersebut Kadispora, Camat Bekasi Utara, yang ikut memberikan semangat kepada para atlet muda dalam event ini.

 ( JOVAN CRISTIAN SBN )
Wali Kota Bekasi Tinjau Perkembangan Alun-Alun, Siapkan Penambahan Fasilitas Yang Lebih Invofatif

Wali Kota Bekasi Tinjau Perkembangan Alun-Alun, Siapkan Penambahan Fasilitas Yang Lebih Invofatif

Februari 18, 2026
*SIMAK BERITA NEWS   COM,--*

Selasa, 17 Februari 2026 ,--
Kota  --  Bekasi,--


*Wali Kota Bekasi Tinjau Perkembangan Alun-Alun, Siapkan Penambahan Fasilitas Yang Lebih Invofatif*

Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan kunjungan ke Alun-Alun Kota Bekasi pada Senin (16/2/26). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan penataan kawasan alun-alun yang telah dilakukan serta mengevaluasi sejumlah bagian yang masih perlu disempurnakan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Bekasi melihat berbagai fasilitas yang telah tersedia dan dimanfaatkan masyarakat. Alun-alun yang menjadi ruang publik favorit warga ini dinilai sudah mengalami banyak peningkatan. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki dan ditambah guna memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung.

Beberapa rencana penambahan fasilitas yang dibahas di antaranya pembuatan jalur push bike khusus untuk anak-anak agar mereka dapat bermain dengan aman, penambahan kandang burung merpati sebagai daya tarik edukatif dan rekreatif, relokasi toilet agar lebih tertata dan mudah diakses, serta penertiban area parkir supaya lebih rapi dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa Alun-Alun Kota Bekasi merupakan ruang terbuka publik yang harus terus ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, fasilitas yang baik akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dari berbagai kalangan.

“Alun-alun ini adalah ruang kebersamaan warga. Karena itu, kita ingin memastikan fasilitasnya semakin lengkap, aman, dan ramah untuk semua, terutama anak-anak dan keluarga,” ujar Tri.

Ia juga menegaskan agar pihak-pihak yang berwenang segera menindaklanjuti arahan dan rencana perbaikan yang telah disampaikan saat peninjauan.

“Saya meminta agar setiap masukan dan rencana penataan yang sudah dibahas dapat segera ditindaklanjuti. Kita ingin Alun-Alun Kota Bekasi menjadi ruang publik yang tertib, nyaman, dan membanggakan,” tambahnya.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas fasilitas publik. Dengan penataan yang berkelanjutan, Alun-Alun Kota Bekasi diharapkan dapat menjadi ruang yang semakin representatif, aman, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat.

( JAMALUDDIN  . SBN ).