Seretaris Daerah Purwakarta:  Kepatuhan Terhadap Peraturan Modal Utama Membangun Pemerintahan

Seretaris Daerah Purwakarta: Kepatuhan Terhadap Peraturan Modal Utama Membangun Pemerintahan

Juli 14, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa 14 Juli 2026 ,--
PURWAKARTA -- JABAR --

Purwakarta-- Kejujuran, keterbukaan, serta kepatuhan terhadap peraturan merupakan modal utama dalam membangun pemerintahan yang dipercaya masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan,dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Pengawasan dan Pembinaan Perangkat Desa di Aula Yudhistira Komplek Setda Kabupaten Purwakarta Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, integritas tidak cukup diwujudkan dalam slogan. Integritas harus cermin dalam setiap keputusan, setiap tanda tangan, setiap transaksi, dan setiap kebijakan yang diambil.  "Saya berharap forum ini menjadi ruang diskusi yang terbuka," ucapnya.

Jangan hanya datang untuk memenuhi undangan, tapi manfaatkan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan keuangan desa, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan aset desa, administrasi pemerintahan, serta tindak lanjut hasil pengawasan," harap Sekda.

Pencegahan penyimpangan tidak dapat dilakukan sendiri," tegas Midan.

Ditambahkannya, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, aparat pengawasan internal pemerintah, dan aparat penegak hukum agar setiap aparatur desa memahami batas kewenangan."Tata cara pengelolaan keuangan desa, dan penguatan pengendalian internal pemerintah desa, pengawasan pengelolaan dana desa, serta pencegahan dan koreksi hukum apabila terjadi penyimpangan harus dipahami," terang Sekda.

Diketahui, berkumpulnya seluruh perangkat desa ini digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta. 

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, melalui Sekda, atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta, menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta atas terselenggaranya kegiatan ini.

Sekda menjelaskan, Pemerintahan desa merupakan pondasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keberhasilan pembangunan Kabupaten Purwakarta sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola di setiap desa.Ketika desa dikelola dengan baik, pembangunan berjalan tepat sasaran, pelayanan publik semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," kata Sekda Sri Jaya Midan. "Saat ini, desa mengelola anggaran yang merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada desa untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terangnya.Diharapkannya, kepercayaan itu harus dijaga dengan pengelolaan yang transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengawasan bukanlah untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan setiap penyelenggaraan pemerintahan tetap berada pada jalur yang benar," ujar Sekda."

.
Pemerintahan desa merupakan pondasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keberhasilan pembangunan Kabupaten Purwakarta sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola di setiap desa. 

Ketika desa dikelola dengan baik, pembangunan berjalan tepat sasaran, pelayanan publik semakin baik, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," kata Midan, penuh harap.

Disampaikannya pula, respons Bupati Purwakarta (Om Zein), melalui pengawasan yang berkualitas, potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini, kelemahan dapat diperbaiki, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

"Seluruh kepala desa tidak memandang Inspektorat sebagai pihak yang datang ketika ada masalah. Inspektorat adalah mitra pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan, konsultasi, dan pengawasan agar penyelenggaraan pemerintahan desa semakin baik dari waktu ke waktu," harap Sekda.Peran pengawasan tersebut tentu harus berjalan beriringan dengan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). 

Sinergi antara DPMD dan Inspektorat merupakan kunci untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang profesional."Kehadiran para narasumber memiliki makna yang sangat penting," kata Sekda, bernada serius.Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta Muhamat Fahrorozi, dalam sambutannya menyampaikan, tujuan kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah menyampaikan kebijakan pemerintah di bidang pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa.Meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, 

APIP, perangkat daerah pembina desa dan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan penyimpangan."Guna meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, mendorong penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan secara tepat waktu dan berkualitas,"ungkapnya.

Kegiatan ini bertema, Pengawasan tahun ini adalah tertib administrasi, tepat sasaran, membangun sistem kendali internal desa yang efektif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Tema tersebut, komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan kualitas pengendalian intern, serta mengedepankan langkah-langkah pencegahan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.Hadir kepala desa se-Kabupaten Purwakarta dari 183 desa, sekretaris desa, bendahara desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan unsur terkait lainnya sebanyak 625 orang.Guna memperkaya wawasan peserta dihadirkan narasumber dari BPKP perwakilan Jawa Barat, Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Kejaksaan Negeri Purwakarta, dan Polres Purwakarta.

Masing-masing menyampaikan materi sesuai bidang tugas masing-masing, baik penguatan pengendalian intern, tata kelola keuangan desa, pencegahan tindak pidana korupsi, serta aspek penegakan hukum."Forum ini terbangun kesamaan persepsi bahwa pengawasan bukan semata-mata bertujuan menemukan kesalahan, tetapi merupakan instrumen pembinaan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan mencegah terjadinya penyimpangan," harap Muhamat Fahrorozi.Inspektorat mengajak dan berharap, seluruh pemerintah desa terus meningkatkan tertib administrasi, memperkuat sistem pengendalian intern pemerintah, melaksanakan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintah desa, serta menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pengawasan sebagai bagian dari komitmen menuju tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Terima kasih kepada Bupati Purwakarta atas arahan dan dukungannya terhadap terselenggaranya kegiatan sosialisasi penyelenggaraan pengawasan dan pembinaan perangkat desa se-Kabupaten Purwakarta tahun anggaran 2026 tersebut disampaikan Inspektur Inspektorat Daerah.

( LAELA )
Pastikan MPLS Berjalan Ramah, Dr.Zuhdi Mizian Pantau Hari Kedua Masuk Sekolah

Pastikan MPLS Berjalan Ramah, Dr.Zuhdi Mizian Pantau Hari Kedua Masuk Sekolah

Juli 14, 2026
Pastikan MPLS Berjalan Ramah, Dr.Zuhdi Mizian Pantau Hari Kedua Masuk Sekolah 

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Selasa 14 Juli 2026 ,--
Merangin Jambi ,--

Bangko 
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru terus mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Merangin. Memasuki hari kedua pelaksanaan MPLS, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sapras) Dr.Zuhdi Mizian melakukan pemantauan langsung ke SD Negeri 189 dan SD Negeri 149 Pinang Merah.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung suasana dan pelaksanaan MPLS di lingkungan satuan pendidikan. Selain memantau aktivitas peserta didik, Dr.Zuhdi Mizian juga memastikan kegiatan pengenalan sekolah berlangsung dengan tertib, aman, menyenangkan dan mengedepankan prinsip MPLS Ramah.

Saat tiba di sekolah, Kabid Sapras melihat sejumlah kegiatan yang diikuti para peserta didik. Para siswa tampak antusias mengikuti arahan guru dan mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, mulai dari ruang belajar, fasilitas sekolah hingga tata tertib yang diterapkan selama proses pendidikan.

Kabid Sapras Dikbud Merangin Dr.Zuhdi Mizian mengatakan, MPLS merupakan momentum penting bagi peserta didik, khususnya siswa baru, untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Karena itu, pelaksanaannya harus memberikan kesan positif dan menciptakan rasa nyaman bagi anak.

“Pelaksanaan MPLS harus benar-benar menjadi kegiatan yang ramah dan menyenangkan bagi peserta didik. Anak-anak datang ke sekolah untuk mengenal lingkungan barunya, mengenal guru dan teman-temannya. Tentunya kita ingin mereka merasa aman dan nyaman berada di sekolah,” ujarnya,.Selasa (14/07/2026).

Menurutnya, pemantauan yang dilakukan juga menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin untuk memastikan kegiatan MPLS dilaksanakan sesuai dengan tujuan pendidikan dan tidak diisi dengan kegiatan yang membebani peserta didik.

Ia juga mengingatkan pihak sekolah dan tenaga pendidik agar terus menciptakan suasana belajar yang positif. Peran guru dinilai sangat penting dalam memberikan pendampingan kepada siswa, terutama pada masa awal memasuki lingkungan sekolah.

“Guru harus hadir memberikan pendampingan dan motivasi. Bangun komunikasi yang baik dengan peserta didik sehingga sejak awal mereka memiliki semangat untuk datang dan belajar di sekolah,” katanya.

Selain memantau kegiatan MPLS, Dr.Zuhdi turut melihat kondisi sarana dan prasarana di SD Negeri 189 dan SD Negeri 149 Pinang Merah. Kondisi ruang belajar dan lingkungan sekolah menjadi perhatian dalam mendukung kenyamanan proses belajar mengajar.

Menurutnya, sarana dan prasarana pendidikan memiliki peran penting dalam menunjang kualitas pembelajaran. Karena itu, kondisi fasilitas sekolah perlu terus dipantau dan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan pendidikan ke depan.

“Kita juga melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah. Tentunya apa yang menjadi kebutuhan sekolah akan menjadi catatan dan bahan evaluasi sesuai dengan skala prioritas serta kemampuan yang ada,” jelasnya.

Pihak sekolah menyambut baik kunjungan dan pemantauan tersebut. Kehadiran jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin dinilai menjadi bentuk perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan pendidikan di satuan pendidikan.

Selama pelaksanaan MPLS hari kedua, kegiatan di SD Negeri 189 dan SD Negeri 149 Pinang Merah berlangsung tertib dan lancar. Peserta didik terlihat mengikuti berbagai kegiatan pengenalan sekolah dengan penuh semangat dan didampingi langsung oleh para guru.

Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, diharapkan peserta didik dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta memiliki semangat baru dalam mengikuti proses pembelajaran.

"Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin juga berharap seluruh satuan pendidikan terus berkomitmen menghadirkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak,"pungkasnya


( Kabiro Jambi  YN SBN )
Memperkuat Sinergitas Penerapan KUHP dan KUHAP Antara Penegakan Hukum

Memperkuat Sinergitas Penerapan KUHP dan KUHAP Antara Penegakan Hukum

Juli 14, 2026
Memperkuat Sinergitas Penerapan KUHP dan KUHAP Antara Penegakan Hukum Wilayah Jambi 

SIMAK BERITA NEWS COM ,--

Selasa 14 Juli 2026.,--
JAMBI,--

Jambi
Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kepolisian Daerah Jambi, Irjen Pol. Kresno H. Siregar, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi di Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi pada Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan wujud nyata dan  komitmen bersama dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kejaksaan Tinggi Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, serta berkeadilan di Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh dengan keakraban dan semangat kolaborasi tersebut, kedua institusi membahas berbagai isu strategis terkait penguatan sinergitas antar aparat penegak hukum, terutama dalam menghadapi implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Kesamaan persepsi dan koordinasi yang solid dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang efektif, terpadu, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada peningkatan kualitas penegakan hukum melalui langkah-langkah preventif maupun represif terhadap berbagai tindak pidana, di antaranya kejahatan kelompok bermotor, tindak pidana narkotika, serta berbagai bentuk tindak pidana lainnya. Sinergi yang erat antara Kejaksaan dan Kepolisian diharapkan mampu menciptakan penanganan perkara yang lebih cepat, tepat, dan berorientasi pada rasa keadilan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi tersebut.

“ Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar aparat penegak hukum
Melalui koordinasi yang semakin erat, kami optimistis penerapan KUHP dan KUHAP dapat berjalan secara optimal, sehingga mampu menghadirkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, berkeadilan, serta semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,”  Ujar Kajati Jambi.

Sementara itu, Kapolda  Jambi, Irjen Pol. Kresno H. Siregar, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkokoh koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi.

Menurutnya, sinergi yang kuat antar lembaga penegak hukum menjadi modal utama dalam menciptakan kepastian hukum, menjaga stabilitas keamanan, serta memberikan pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat di Provinsi Jambi.

Tampak Hadir dalam Kesempatan  Silaturahmi tersebut  Wakil Kejati Jambi  para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, para Koordinator, para Pejabat Eselon IV beserta jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi.

Hadir Juga dari Jajaran Polda Jambi turut hadir Para Pejabat Utama Polda Jambi.

Melalui pertemuan ini, Kejaksaan Tinggi Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergitas, meningkatkan koordinasi, serta membangun kolaborasi yang berkesinambungan .

Selain itu Guna untuk  mewujudkan penegakan hukum yang memberikan kepastian, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi implementasi KUHP dan KUHAP di wilayah Provinsi Jambi.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Penerangan hukum ( Kasi Penkum ) Noly Wiyaya SH MH ketika Di Kofirmasi awak Media Simak Berita News com Selasa 14 /07/2026

" Ya Benar , Melalui Pertemuan Siraturahmi ini Guna Mempererat Kelembagaan serta Memperkuat Koordinasi dan Sinergi Antara Kejati Jambi dan Polda Jambi " Tutur nya  Noly Wiyaya SH MH 

( Kabiro Jambi  YN SBN )
Tanggapi Laporan Warga, Ki Jaga Kali Tinjau Galian di Sempadan Kali Butek

Tanggapi Laporan Warga, Ki Jaga Kali Tinjau Galian di Sempadan Kali Butek

Juli 14, 2026

SIMAKBERITANEWS - KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Ki Jaga Kali, Samanhudi, meninjau langsung lokasi galian di area sempadan sungai Kali Butek di Kampung Pulo Nangka Desa Sindang Jaya Kecamatan cabang Bungin Kabupaten Bekasi Jawa Barat, pada Selasa (14/7/26) sore. Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang diterima dari masyarakat.

Dalam keterangannya di lokasi, Ki Jaga Kali menyampaikan keprihatinannya terhadap aktivitas galian yang berada di area sempadan sungai.

“Kesempatan sore hari ini kita melihat ada galian di area sempadan tersebut. Ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Kita melihat kondisinya, tanahnya dikeluarkan dan timbunannya tidak sesuai,” ujarnya.

Ki Jaga Kali juga menyoroti potensi risiko keselamatan di sekitar lokasi. Menurutnya, area tersebut berada di dekat jalan besar dan saat ini Kali Butek sedang dalam proses rehabilitasi.

“Sebelah kiri dari saya berdiri adalah jalan besar. Dalam kondisi kering atau musim panas mungkin aman. Tapi kalau musim hujan dikhawatirkan bisa terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama untuk anak-anak,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia meminta Perum Jasa Tirta II Wilayah Sungai Citarum Ciliwung – Bekasi, Karawang, Subang atau PJT serta instansi terkait lainnya untuk segera mengambil langkah sesuai kewenangan.

“Ini adalah barang milik negara. Segala sesuatunya ada aturannya. Kami mohon kepada PJT, terutama yang wilayah tata kelola dan pengelolaanya untuk sempadan sungai agar mengambil langkah. Setidaknya mengantisipasi agar ini tidak berlanjut,” kata Ki Jaga Kali.

Ia berharap dengan adanya peninjauan dan penyampaian ini, instansi terkait dapat segera melakukan penataan dan penertiban di area sempadan sungai demi keamanan dan kelancaran program rehabilitasi Kali Butek. (Fjr)

Editor : rht

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Juli 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--
.
Senin 13 Juli 2026 ,--
KOTA - BEKASI,--.

Kota Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau pelaksanaan hari pertama masuk sekolah di SMP Negeri 7 Kayuringin dan SMP Negeri 2 Margahayu, Senin (13/7/2026). 

Kegiatan tersebut dilakukan usai mengikuti apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh satuan pendidikan siap menyambut peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027.

.
Peninjauan diawali di SMP Negeri 7 Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan. Dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi Camat Bekasi Selatan dan Lurah Kayuringin Jaya untuk melihat secara langsung kesiapan sekolah, mulai dari kondisi lingkungan belajar, kesiapan tenaga pendidik, hingga proses penyambutan peserta didik baru..

Selanjutnya, Wakil Wali Kota melanjutkan monitoring ke SMP Negeri 2 Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Di lokasi tersebut, Abdul Harris Bobihoe didampingi Lurah Margahayu serta Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Bekasi Timur guna memastikan kegiatan belajar mengajar pada hari pertama berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Selain meninjau sarana dan prasarana, Wakil Wali Kota juga berinteraksi dengan kepala sekolah, para guru, serta peserta didik. Monitoring ini menjadi bagian dari upaya 
.
Pemerintah Kota Bekasi dalam memastikan pelayanan pendidikan berlangsung optimal sejak awal tahun ajaran baru."Hari pertama sekolah merupakan momentum penting bagi peserta didik untuk memulai proses belajar dengan semangat baru. 

Pemerintah Kota Bekasi ingin memastikan seluruh sekolah telah siap memberikan pelayanan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan berkualitas bagi seluruh siswa,"ujar Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.

Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga oleh kesiapan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal."Kami berharap seluruh sekolah dapat menciptakan suasana belajar yang ramah, disiplin, dan menyenangkan. 
.
Sinergi antara pemerintah, sekolah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi Kota Bekasi yang unggul dan berdaya saing," tambahnya.

Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Kota Bekasi juga melakukan evaluasi langsung terhadap pelaksanaan layanan pendidikan di lapangan. 

Apabila ditemukan kendala selama pelaksanaan hari pertama sekolah, koordinasi akan segera dilakukan bersama perangkat daerah terkait agar proses pembelajaran tetap berjalan secara optimal.Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan mutu tenaga pendidik, serta terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.Dengan dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, 

Pemerintah Kota Bekasi berharap seluruh warga sekolah dapat bersama-sama membangun budaya belajar yang positif, disiplin, dan berkarakter sebagai fondasi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul menuju Kota Bekasi yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera.

( JAMALUDIN S B N )
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal.

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal.

Juli 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS, COM ,--

Senin 13 Juli 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

Tri Adhianto Pantau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Baik*Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung pelaksanaan hari pertama masuk sekolah di SMP Negeri 12 Kota Bekasi, Senin (13/7/2026). ..

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah berjalan dengan baik serta memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para peserta didik baru

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Camat Bekasi Selatan, Lurah Pekayon Jaya, kepala sekolah, serta jajaran guru SMPN 12 Kota Bekasi. 

Kehadiran Wali Kota disambut antusias oleh para siswa baru yang memulai perjalanan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.Tri Adhianto menyempatkan diri berinteraksi dengan para siswa dan orang tua yang mengantarkan putra-putrinya ke sekolah

Ia menilai kehadiran orang tua pada hari pertama sekolah merupakan bentuk dukungan moral yang sangat penting bagi anak dalam memasuki lingkungan belajar yang baru.

Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan keleluasaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk mengantarkan anak mereka pada hari pertama sekolah.

 Kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap tumbuh kembang anak sekaligus mendukung terciptanya suasana belajar yang nyaman sejak awal.

Selain memantau proses penyambutan siswa, Wali Kota juga memastikan seluruh rangkaian MPLS dilaksanakan sesuai prinsip ramah anak, tanpa adanya perundungan, kekerasan, maupun kegiatan yang bersifat diskriminatif. 

Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan membangun karakter.“Hari pertama sekolah adalah momen yang akan selalu diingat oleh setiap anak. 

Karena itu, kita harus memastikan mereka disambut dengan penuh kehangatan, rasa aman, dan semangat, sehingga tumbuh rasa percaya diri untuk mengikuti proses belajar di sekolah,” ujar Tri.
.
Tri juga mengapresiasi seluruh tenaga pendidik SMPN 12 Kota Bekasi yang telah mempersiapkan pelaksanaan MPLS Ramah dengan baik. 

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta budaya saling menghormati antarsesama warga sekolah.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga oleh lingkungan sekolah yang mampu menciptakan rasa nyaman bagi seluruh peserta didik. 

Oleh sebab itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah harus terus diperkuat.“MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, tetapi menjadi langkah awal membangun karakter generasi muda. 

Saya berharap seluruh sekolah di Kota Bekasi menghadirkan suasana belajar yang ramah, inklusif, bebas dari perundungan, dan mampu menumbuhkan semangat belajar bagi setiap peserta didik,” tambahnya.

Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, dan humanis. 

Diharapkan, pelaksanaan MPLS Ramah di seluruh sekolah dapat menjadi fondasi dalam membentuk generasi Kota Bekasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

( ADE SANJAYA / MALAU S.B.N.)
Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Juli 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,-

Senin 13 Juli 2026 ,--
KOTA -BEKASI ,--

Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 12 Kota Bekasi pada Senin (13/7/2026). 

Kegiatan ini menandai dimulainya tahun ajaran baru sekaligus menjadi awal bagi para peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, serta budaya belajar yang positif.MPLS Ramah di SMPN 12 Kota Bekasi akan berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026, dengan mengusung tema “MPLS Ramah”. Pembukaan kegiatan turut dihadiri Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya, Lurah Pekayon Jaya Amanda Pratiwi, kepala sekolah, dewan guru, serta ratusan siswa baru yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa MPLS harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Menurutnya, masa pengenalan sekolah merupakan langkah awal untuk membangun karakter, semangat belajar, serta menanamkan nilai-nilai disiplin, saling menghormati, dan kebersamaan sejak hari pertama memasuki lingkungan pendidikan.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi mendukung kebijakan yang memperbolehkan orang tua mengantarkan anaknya pada hari pertama masuk sekolah. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi sebagai bentuk dukungan terhadap momen penting dalam kehidupan anak.“Hari pertama sekolah merupakan momen yang sangat berharga bagi anak-anak. 

Kehadiran orang tua akan memberikan rasa aman, semangat, dan kepercayaan diri kepada mereka untuk memulai perjalanan pendidikan di lingkungan yang baru,” ujar Tri.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Tri Adhianto melakukan pemukulan gong dan secara simbolis mengalungkan name tag kepada perwakilan siswa baru. Prosesi tersebut menandai bahwa MPLS Ramah SMPN 12 Kota Bekasi Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dibuka.

Tri berharap seluruh rangkaian MPLS dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membangun karakter positif para peserta didik. 
.
Ia mengingatkan agar seluruh kegiatan pengenalan sekolah dilaksanakan tanpa perundungan, kekerasan, maupun praktik yang dapat merugikan siswa.“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang membuat anak-anak merasa nyaman untuk belajar, berkembang, dan berprestasi. 

Melalui MPLS Ramah, mari kita ciptakan lingkungan pendidikan yang penuh kepedulian, saling menghargai, dan bebas dari segala bentuk perundungan,” tambahnya.Kegiatan pembukaan berlangsung dengan penuh semangat dan disambut antusias oleh para siswa, guru, serta orang tua yang turut mendampingi anak-anak mereka di hari pertama sekolah. 

Pemerintah Kota Bekasi berharap pelaksanaan MPLS Ramah di seluruh satuan pendidikan dapat menjadi fondasi yang baik dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

( GEOFFREY . M )