Rabu 24 Agustus 2022 ,--
KOTA -- BEKASI ,--
Ketua PCNU Kota Bekasi KH. Madina menilai tidak dianggarkan bantuan untuk pondok pesantren di KUA PPAS tahun 2023 yang telah disahkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi merupakan hal yang aneh.
Apalagi baru saja disahkan Perda Pesantren dua bulan yang lalu."Kalau memang di Kota Bekasi ini tidak ada anggaran (untuk pesantren), pejabat kota khususnya Kota Bekasi ini merasa berdosa.
Karena, persoalan ini sudah lama menunggu. Apalagi kebijakan dari presiden RI sudah di luncurkan, bahkan khususnya di Pemda Kota Bekasi sudah disah kan Perda Pesantren,"ucapnya. Rabu (24/8/2022)."Apa salahnya seumpama pemerintah Kota Bekasi sekarang ini tidak menandatangani atau tidak mengusulkan anggaran pesantren.
Kalau seandainya pemerintah Kota Bekasi tidak menandatangani atau mengusulkan, pemerintah Kota Bekasi sangat berdosa kepada pesantren - pesantren yang ada,"lanjutnya."Karena sebagian besar dari 100 lebih pesantren di Kota Bekasi ini juga bagian dari NU juga, jadi tolong direvisi tentang permasalahan ini .
khususnya kepada pihak yang berwenang terutama. Agar pesantren yang ada di Kota Bekasi ini diperhatikan, dan kalau seandainya tidak ditindak lanjutin atau bahkan tidak di anggarkan, anggota - anggota dewan pasti akan berdosa," Tutupnya
(Erlangga Gusti Nurcahya ).