Wali Kota Bekasi Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Jatimakmur, Pastikan Kelayakan dan Kenyamanan Untuk Pengendara

Wali Kota Bekasi Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Jatimakmur, Pastikan Kelayakan dan Kenyamanan Untuk Pengendara

September 12, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 12 September 2926 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Permasalahan genangan yang selama bertahun-tahun terjadi di Jalan Jatimakmur, tepatnya di depan pool bus, 

Kecamatan Pondok Gede, kini mulai teratasi. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi jalan tersebut setelah dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Sabtu (12/9/2026).

Sebelumnya, kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu titik yang kerap mengalami genangan akibat persoalan pada saluran air. 

Kondisi tersebut bahkan terjadi meskipun tidak sedang turun hujan. Air yang menggenang mengganggu aktivitas masyarakat dan membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika melintas.

Perbaikan dilakukan setelah Tri Adhianto sebelumnya meninjau langsung lokasi pada 22 Juni 2026. 

Dari peninjauan tersebut, Tri mendorong percepatan penanganan terhadap kondisi jalan sekaligus saluran air yang menjadi sumber permasalahan.

Setelah proses perbaikan dilakukan, kondisi Jalan Jatimakmur kini terlihat lebih baik. 

Genangan yang sebelumnya menjadi keluhan warga sudah tidak terlihat, sehingga akses masyarakat dapat kembali digunakan dengan lebih nyaman dan lancar.

Tri Adhianto mengatakan, penanganan persoalan infrastruktur harus dilakukan berdasarkan kondisi nyata yang dirasakan masyarakat. 

Menurutnya, pemerintah perlu turun langsung untuk mengetahui persoalan dan memastikan perbaikannya benar-benar memberikan hasil.“Kita sudah melihat persoalan ini sejak peninjauan pada 22 Juni lalu. 

Alhamdulillah, setelah dilakukan percepatan oleh DBMSDA, kondisi jalan sudah jauh lebih baik dan genangan yang selama ini mengganggu masyarakat sudah dapat diatasi,” ujar Tri.

Ia menegaskan, perbaikan tidak hanya dilakukan pada badan jalan, tetapi juga harus memperhatikan sistem saluran air agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.“Ke depan kita akan terus memperbaiki jalan dan saluran air di berbagai wilayah. 

Harapannya masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman, aman, dan lancar karena infrastruktur yang baik merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintah,” katanya.

Pemerintah Kota Bekasi akan terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik jalan dan saluran yang masih membutuhkan penanganan. 

Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Dengan selesainya perbaikan di Jalan Jatimakmur, pemerintah berharap manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga yang tinggal di sekitar lokasi.

( ADE SANJAYA / MALAU SBN )

Diresmikan Taman Asri 3 dan Taman Bahagia di Jatimakmur, Wali Kota Bekasi Terus Bangun Taman Hijau Untuk Masyarakat

Diresmikan Taman Asri 3 dan Taman Bahagia di Jatimakmur, Wali Kota Bekasi Terus Bangun Taman Hijau Untuk Masyarakat

September 12, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Sabtu 12 September 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI,--

KOTA - BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong hadirnya ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat dimanfaatkan masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui peresmian Taman Asri 3 dan Taman Bahagia di wilayah RW 17, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Sabtu (12/9/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Idi Sutanto beserta jajaran. 

Kehadiran dua taman tersebut menjadi tambahan ruang publik bagi masyarakat untuk beraktivitas, bersantai, maupun berkumpul bersama keluarga.

Taman lingkungan dinilai memiliki manfaat yang cukup luas. Anak-anak dapat memanfaatkan ruang tersebut untuk bermain, sementara masyarakat dewasa dapat menggunakannya sebagai tempat berinteraksi dan melakukan berbagai kegiatan positif. 

Dengan adanya ruang publik yang dekat dengan permukiman, masyarakat tidak harus selalu pergi jauh untuk mendapatkan ruang rekreasi yang nyaman.

Pembangunan Taman Asri 3 dan Taman Bahagia juga menjadi contoh kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. BKM, LPM, serta pengurus wilayah turut berperan dalam mendorong pembangunan agar dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi kolaborasi tersebut. 

Menurutnya, pembangunan lingkungan akan lebih tepat sasaran ketika pemerintah dan masyarakat dapat duduk bersama menentukan kebutuhan wilayah.“Taman ini bukan sekadar mempercantik lingkungan, tetapi harus menjadi ruang yang benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat. 

Anak-anak bisa bermain, orang tua bisa berkumpul, dan warga memiliki ruang untuk berinteraksi secara positif,” ujar Tri.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi juga akan terus mendorong penguatan peran BKM dan LPM melalui dukungan pendanaan, termasuk program Dana Bekasi Keren yang dialokasikan untuk masing-masing RW.“Kita ingin kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat. 

Dukungan pendanaan akan terus kita dorong agar pembangunan di tingkat lingkungan semakin cepat, tepat sasaran, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan warga,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi berharap semakin banyak ruang publik yang dapat dibangun dan dimanfaatkan masyarakat. Keberadaan RTH di lingkungan permukiman diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan mendukung kualitas hidup warga.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, BKM, LPM, dan masyarakat, pembangunan lingkungan diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan sehingga Kota Bekasi semakin nyaman dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

( ADE SANJAYA / MALAU .SBN )

Wali Kota Bekasi Apresiasi Festival Bekasi Barat, Yang Hadirkan UMKM, Pentas Seni hingga Bantuan Rp28 Juta untuk NTT

Wali Kota Bekasi Apresiasi Festival Bekasi Barat, Yang Hadirkan UMKM, Pentas Seni hingga Bantuan Rp28 Juta untuk NTT

September 12, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 12 September 2026 ,--
KOTA  -  BEKASI ,--

KOTA - BEKASI – Semangat kemerdekaan masih terasa di Kota Bekasi. Kecamatan Bekasi Barat menggelar Festival Bekasi Barat sebagai rangkaian puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (12/9/2026).

Hadirnya Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama jajaran merupakan bentuk dukungan serta apresiasi untuk masyarakat Bekasi Barat. 

Festival berlangsung meriah dengan melibatkan warga dari berbagai kelurahan yang ada di Kecamatan Bekasi Barat.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat. 

Salah satunya lomba gerak jalan yang diikuti oleh perwakilan dari setiap kelurahan. 

Antusiasme warga terlihat dari peserta yang tampil dengan berbagai kreasi dan kekompakan.

Festival juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan menjual berbagai produk serta jajanan kepada masyarakat. 

Pentas seni turut memeriahkan acara dengan menampilkan kreativitas warga dan generasi muda Bekasi Barat.

Semangat solidaritas juga terlihat melalui penyerahan bantuan untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan total bantuan mencapai Rp28 juta. 

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian warga Bekasi Barat terhadap sesama, sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga kepedulian sosial.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula pelantikan pengurus BKM dan LPM serta RT baru. 

Pelantikan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, membangun wilayah, serta memberikan pelayanan kepada warga.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi kekompakan masyarakat Bekasi Barat dalam menyelenggarakan festival tersebut. 

Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.“Festival ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan solidaritas warga Bekasi Barat masih sangat kuat. 

Kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga karena menjadi modal penting untuk membangun wilayah yang maju dan sejahtera,” ujar Tri.

Ia juga menilai kegiatan masyarakat yang melibatkan UMKM, seni, olahraga, hingga kegiatan sosial dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.“Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak berhenti pada perayaan HUT RI. 

Mari kita terus menjaga kekompakan, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan bersama-sama menciptakan Bekasi Barat yang semakin nyaman, aman, dan sejahtera,” katanya.

Festival Bekasi Barat menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati kemerdekaan. 

Melalui kreativitas, kepedulian sosial, serta kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus memperkuat rasa persatuan dan membangun lingkungan yang semakin baik bagi seluruh warga.

( JAMALLUDIN SBN )


PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi—

PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi—

September 11, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 11 September 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI --

BEKASI RAYA – Solidaritas insan pers tidak mengenal sekat organisasi maupun perusahaan media. 

Ketika keselamatan rekan seprofesi dipertaruhkan, para jurnalis kembali berdiri dalam satu barisan.

Semangat itulah yang mengemuka dalam doa bersama untuk lima jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian. Tidak hanya anggota PWI Bekasi Raya, doa dan dukungan turut datang dari para jurnalis lintas media dan organisasi di wilayah Bekasi Raya.

Doa bersama dipimpin Ustadz Hendra Raharja dari Majelis Jangkar Samudra Ujung Harapan Bekasi, sebagai bentuk ikhtiar dan solidaritas kemanusiaan bagi keselamatan kelima jurnalis tersebut.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mengetuk pintu langit, memohon agar kelima jurnalis diberikan perlindungan dan keselamatan.“Semoga mereka selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan keselamatan, dimudahkan seluruh proses pencariannya, dan segera ditemukan dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Ade.

Lima jurnalis yang menjadi perhatian dalam aksi solidaritas tersebut yakni Muhammad Bagus Khoirunas dari Pewarta Foto Antara, Arie Basuki dari Pewarta Foto Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari Pewarta Foto iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal, jurnalis freelance.

Menurut Ade, keselamatan jurnalis bukan semata-mata persoalan organisasi profesi ataupun perusahaan media tempat mereka bekerja. 

Lebih dari itu, persoalan tersebut merupakan panggilan kemanusiaan bagi seluruh insan pers.

Di balik setiap berita terdapat manusia yang bekerja di lapangan. Mereka membawa kamera, alat perekam, dan catatan untuk menyampaikan informasi kepada publik, sekaligus menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan tugas jurnalistik.“Teman-teman jurnalis Bekasi Raya menunjukkan bahwa solidaritas pers masih hidup. 

Kita boleh berbeda media dan organisasi, tetapi ketika menyangkut keselamatan rekan seprofesi, kita harus bersatu,” tegas Ade.

Ia berharap seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dapat terus melakukan upaya secara maksimal hingga keberadaan kelima jurnalis tersebut dapat segera diketahui.Ade juga mengajak anggota PWI Bekasi Raya, komunitas pers, organisasi wartawan, perusahaan media, serta seluruh jejaring jurnalis untuk terus memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarga yang sedang menantikan kabar.

Kamera boleh berbeda. Logo media boleh berbeda. Kartu pers boleh berbeda. 

Tetapi ketika keselamatan seorang jurnalis dipertaruhkan, kemanusiaan menyatukan semuanya.

Solidaritas pers bukan hanya hadir ketika sebuah berita menjadi perhatian publik. Solidaritas justru menemukan maknanya ketika seorang kawan berada dalam keadaan yang paling membutuhkan dukungan.

Hari ini, doa menjadi salah satu ikhtiar untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri.Lima jurnalis. Lima keluarga yang menunggu kabar. 

Dan ribuan doa tertuju pada satu harapan: mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.“Pulanglah dengan selamat. Kawan-kawan jurnalis Bekasi Raya menunggu.”— Humas PWI Bekasi Raya 

( GEOFFREY . M .)
PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi—

PWI Bekasi Raya Serukan Doa untuk Lima Jurnalis: Solidaritas Tak Berhenti di Ruang Redaksi—

September 11, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 11 September 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI --

BEKASI RAYA – Solidaritas insan pers tidak mengenal sekat organisasi maupun perusahaan media. 

Ketika keselamatan rekan seprofesi dipertaruhkan, para jurnalis kembali berdiri dalam satu barisan.

Semangat itulah yang mengemuka dalam doa bersama untuk lima jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian. Tidak hanya anggota PWI Bekasi Raya, doa dan dukungan turut datang dari para jurnalis lintas media dan organisasi di wilayah Bekasi Raya.

Doa bersama dipimpin Ustadz Hendra Raharja dari Majelis Jangkar Samudra Ujung Harapan Bekasi, sebagai bentuk ikhtiar dan solidaritas kemanusiaan bagi keselamatan kelima jurnalis tersebut.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk bersama-sama mengetuk pintu langit, memohon agar kelima jurnalis diberikan perlindungan dan keselamatan.“Semoga mereka selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan keselamatan, dimudahkan seluruh proses pencariannya, dan segera ditemukan dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Ade.

Lima jurnalis yang menjadi perhatian dalam aksi solidaritas tersebut yakni Muhammad Bagus Khoirunas dari Pewarta Foto Antara, Arie Basuki dari Pewarta Foto Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari Pewarta Foto iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal, jurnalis freelance.

Menurut Ade, keselamatan jurnalis bukan semata-mata persoalan organisasi profesi ataupun perusahaan media tempat mereka bekerja. 

Lebih dari itu, persoalan tersebut merupakan panggilan kemanusiaan bagi seluruh insan pers.

Di balik setiap berita terdapat manusia yang bekerja di lapangan. Mereka membawa kamera, alat perekam, dan catatan untuk menyampaikan informasi kepada publik, sekaligus menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan tugas jurnalistik.“Teman-teman jurnalis Bekasi Raya menunjukkan bahwa solidaritas pers masih hidup. 

Kita boleh berbeda media dan organisasi, tetapi ketika menyangkut keselamatan rekan seprofesi, kita harus bersatu,” tegas Ade.

Ia berharap seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dapat terus melakukan upaya secara maksimal hingga keberadaan kelima jurnalis tersebut dapat segera diketahui.Ade juga mengajak anggota PWI Bekasi Raya, komunitas pers, organisasi wartawan, perusahaan media, serta seluruh jejaring jurnalis untuk terus memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarga yang sedang menantikan kabar.

Kamera boleh berbeda. Logo media boleh berbeda. Kartu pers boleh berbeda. 

Tetapi ketika keselamatan seorang jurnalis dipertaruhkan, kemanusiaan menyatukan semuanya.

Solidaritas pers bukan hanya hadir ketika sebuah berita menjadi perhatian publik. Solidaritas justru menemukan maknanya ketika seorang kawan berada dalam keadaan yang paling membutuhkan dukungan.

Hari ini, doa menjadi salah satu ikhtiar untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri.Lima jurnalis. Lima keluarga yang menunggu kabar. 

Dan ribuan doa tertuju pada satu harapan: mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat.“Pulanglah dengan selamat. Kawan-kawan jurnalis Bekasi Raya menunggu.”— Humas PWI Bekasi Raya 

( GEOFFREY . M .)
STUDI TIRU KE SLB NEGERI 1 BANTUL, WIWIEK HARGONO DORONG PENGUATAN KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN SISWA SLB PATRIOT KOTA BEKASI*

STUDI TIRU KE SLB NEGERI 1 BANTUL, WIWIEK HARGONO DORONG PENGUATAN KETERAMPILAN DAN KEMANDIRIAN SISWA SLB PATRIOT KOTA BEKASI*

September 11, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM,--

Jumat 11 September 2026 ,--
BANTUL - JOGJAKARTA 

BANTUL, YOGYAKARTA — Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, selaku Pembina SLB Patriot Kota Bekasi, melakukan studi tiru ke SLB Negeri 1 Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (11/9/2026). 

Kegiatan tersebut turut diikuti Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibowo, bersama para guru dari SLB Patriot Kota Bekasi.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menggali berbagai praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus, khususnya dalam pengembangan potensi, keterampilan, serta pembentukan kemandirian siswa.SLB Negeri 1 Bantul merupakan salah satu satuan pendidikan luar biasa yang menyelenggarakan layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah. 

Layanan pendidikan mencakup jenjang TKLB, SDLB, SMPLB hingga SMALB, dengan pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi, potensi, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing peserta didik. Sistem tersebut sejalan dengan visi SLB Negeri 1 Bantul dalam memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan yang berkualitas serta mempersiapkan peserta didik agar mampu hidup mandiri.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan SLB Patriot Kota Bekasi melihat secara langsung berbagai proses pembelajaran yang diterapkan di SLB Negeri 1 Bantul. 

Selain mendapatkan pembelajaran akademik sebagaimana sekolah pada umumnya, peserta didik juga mendapatkan program khusus yang dirancang untuk menunjang kemampuan fungsional dan kemandirian mereka.

Program tersebut meliputi OMSK, pengembangan diri dan gerak, pengembangan diri, sosial dan komunikasi, serta pengembangan diri dan keterampilan diri. 

Pada bidang keterampilan, siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan potensinya melalui berbagai bidang, di antaranya tata boga, kriya kayu, tata busana, teknologi informasi (TI), pertanian, desain grafis, batik, cuci motor, hingga pembuatan souvenir.Pengembangan keterampilan tersebut menjadi salah satu keunggulan yang menarik dalam pelaksanaan pendidikan di SLB Negeri 1 Bantul. 

Pembelajaran tidak hanya diarahkan agar siswa mampu mengikuti proses akademik, tetapi juga memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun menjadi modal untuk memasuki dunia kerja.

Hal tersebut terlihat dari adanya upaya sekolah dalam membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk membuka kesempatan bagi peserta didik mengembangkan pengalaman kerja. 

Sejumlah lulusan maupun peserta didik bahkan telah mampu bekerja secara mandiri di bidang kerajinan maupun mendapatkan kesempatan bekerja di dunia usaha seperti Honda dan Alfamart.

Model pembelajaran tersebut dinilai relevan untuk menjadi bahan pembelajaran bagi SLB Patriot Kota Bekasi, terutama dalam memperkuat program pengembangan keterampilan yang berorientasi pada kemandirian peserta didik.“Kami datang ke SLB Negeri 1 Bantul untuk belajar dan melihat secara langsung praktik-praktik baik yang sudah dilakukan. Yang menjadi perhatian 

kami adalah bagaimana anak-anak diberikan ruang untuk berkembang sesuai dengan potensi dan kemampuannya masing-masing,” ujar Wiwiek.

Menurutnya, pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus harus mampu memberikan bekal yang dapat digunakan dalam kehidupan mereka setelah menyelesaikan pendidikan. 

Karena itu, pengembangan keterampilan menjadi bagian penting agar peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan di bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat menunjang kehidupan dan masa depannya.“Harapannya, anak-anak kita tidak hanya mendapatkan pendidikan di dalam kelas, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa mereka gunakan untuk menjadi lebih mandiri. 

Kita ingin mereka memiliki kepercayaan diri, mampu berkarya, bahkan kalau memungkinkan bisa memiliki pekerjaan atau usaha sesuai dengan kemampuan mereka,” jelasnya.Wiwiek menambahkan, pengalaman dari SLB Negeri 1 Bantul menjadi masukan berharga bagi pengembangan SLB Patriot Kota Bekasi. 

Berbagai program yang dinilai baik akan dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik di Kota Bekasi.

Studi tiru tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan di SLB Patriot Kota Bekasi, terutama dalam pengembangan program keterampilan, pembentukan karakter, serta persiapan peserta didik agar mampu beradaptasi dan berperan secara lebih mandiri di tengah masyarakat.

Melalui pembelajaran yang mengintegrasikan aspek akademik, sosial, komunikasi, keterampilan, dan pengalaman kerja, pendidikan diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi setiap peserta didik untuk tumbuh, berkarya, dan memiliki masa depan sesuai dengan potensi yang dimilikinya..
( Nara sumber dari Diskominfo Kota Bekasi.)

( RIANA SARI SBN )


KOTA BEKASI* — Pengurus DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Rumah Zakat Bekasi Raya di Sekretariat Rumah Zakat, Jalan Pahlawan, Duren Jaya, Bekasi Timur,

KOTA BEKASI* — Pengurus DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Rumah Zakat Bekasi Raya di Sekretariat Rumah Zakat, Jalan Pahlawan, Duren Jaya, Bekasi Timur,

September 11, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 11 September 2026 ,--
KOTA. -  BEKASI ,--

Kota - Bekasi, Jumat (11/9/2026).Audiensi tersebut dihadiri Ketua DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya, Muhammad Dirham bersama Sekretaris Jim Kuncoro, didampingi Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H

Pertemuan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergitas antara DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya dengan Rumah Zakat Bekasi Raya, 

khususnya dalam pelaksanaan berbagai program sosial dan keagama    an yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DKM Al Qolam, Muhammad Dirham, memaparkan sejumlah program dan rencana kegiatan DKM, baik di bidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergitas dengan Rumah Zakat. DKM Al Qolam memiliki sejumlah program 

kegiatan sosial dan keagamaan yang ke depan tentunya membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Dirham.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., mengapresiasi terbangunnya komunikasi antara DKM Al Qolam dengan Rumah Zakat. 

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan yang selama ini dikembangkan di lingkungan PWI Bekasi Raya dan masyarakat sekitar.“Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sebatas silaturahmi. 

Ada sinergitas yang dapat dibangun melalui program-program konkret dan berkelanjutan, terutama kegiatan sosial, keagamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan,” kata Ade.

Menurut Ade, keberadaan DKM Al Qolam tidak hanya diharapkan menjadi wadah kegiatan ibadah, tetapi juga dapat mengambil peran sosial di tengah masyarakat.“Masjid atau musholla memiliki fungsi yang luas. 


Selain sebagai tempat ibadah, juga dapat menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan dan kepedulian terhadap sesama. 

Karena itu, kami mendukung DKM Al Qolam membangun jejaring dan bersinergi dengan lembaga-lembaga yang memiliki visi sosial dan kemanusiaan,” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager Rumah Zakat Bekasi, Ahmad Sadam Bustomi, menyambut baik kehadiran Pengurus DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya. Rumah Zakat menyatakan kesiapan untuk membangun sinergi dalam berbagai kegiatan yang memungkinkan untuk dikolaborasikan.“Rumah Zakat sangat menyambut baik tujuan kolaborasi ini. 

Semoga menjadi awal agar syiar dan informasi tentang berbagai program kebaikan kita dapat semakin luas sampai kepada masyarakat,” ungkap Sadam.

Dalam audiensi tersebut, Rumah Zakat juga menyosialisasikan Infak.id, sebagai platform yang dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan dan gerakan kebaikan berbasis digital.

Melalui pertemuan tersebut, DKM Al Qolam PWI Bekasi Raya dan Rumah Zakat Bekasi Raya berharap komunikasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dengan sinergi dan program nyata di bidang sosial maupun keagamaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

( GEOFFREY . M )