*PWI Bekasi Raya Apresiasi Plt Bupati, Tekankan Tindak Lanjut Nyata*

*PWI Bekasi Raya Apresiasi Plt Bupati, Tekankan Tindak Lanjut Nyata*

April 07, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Selasa,07 April 2026 ,--
Kabupaten -- Bekasi ,--

KABUPATEN BEKASI* - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja,

 yang menerima aspirasi mahasiswa serta membuka ruang kolaborasi dalam pembangunan daerah.Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari respons terhadap

 dinamika demokrasi di Kabupaten Bekasi, khususnya pasca aksi unjuk rasa mahasiswa yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah. 

Namun, publik menaruh harapan agar respons tersebut tidak berhenti pada penerimaan aspirasi, melainkan berlanjut pada kebijakan yang terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan informasi yang berkembang, Plt. Bupati Bekasi membuka ruang dialog, menerima sejumlah tuntutan mahasiswa, serta mendorong kolaborasi lintas elemen sebagai bagian dari solusi pembangunan ke depan.

Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., menegaskan bahwa keterbukaan pemerintah terhadap mahasiswa merupakan indikator penting dalam praktik pemerintahan yang demokratis.

"Ketika pemerintah bersedia menerima aspirasi mahasiswa, itu adalah langkah maju. Mahasiswa merupakan kekuatan moral dan intelektual yang memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan,” ujar Ade Muksin, Selasa (7/4/2026).

Ketua PWI Bekasi Raya Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi " Ade Muksin SH."

Namun demikian, PWI Bekasi Raya menekankan bahwa langkah tersebut harus diikuti dengan implementasi yang konkret.“Substansi utama bukan hanya menerima tuntutan, tetapi bagaimana tindak lanjutnya. 

Publik akan menilai dari keberanian pemerintah mengeksekusi solusi, bukan sekadar narasi pertemuan,” tegasnya.


PWI Bekasi Raya juga menilai momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat pola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam merespons kritik publik secara terbuka dan konstruktif.

"Kolaborasi yang sehat mensyaratkan keterbukaan informasi, ruang dialog yang setara, serta kesiapan menerima kritik sebagai bagian dari proses pembangunan. 

Tanpa itu, kolaborasi hanya akan menjadi slogan,” tambahnya.Lebih lanjut, PWI Bekasi Raya mendorong agar sinergi antara pemerintah, mahasiswa, dan pers diperkuat sebagai pilar penting dalam menjaga keseimbangan demokrasi di daerah.

"Pers menyampaikan fakta, mahasiswa menjalankan fungsi kontrol sosial, dan pemerintah menjalankan kebijakan. 

Jika ketiganya berjalan seimbang, maka pembangunan akan lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan publik,” tutup Ade Muksin.

PWI Bekasi Raya juga memandang bahwa keberlanjutan kebijakan dan efektivitas pembangunan daerah membutuhkan kepastian dalam kepemimpinan.

“Dalam konteks tata kelola pemerintahan, kepastian status kepemimpinan menjadi faktor penting agar kebijakan dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan berkelanjutan.

Hal ini tentu sepenuhnya berada dalam mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Ade Muksin.

*Ringkasan Kebijakan Plt Bupati Bekasi*Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mendorong reformasi tata kelola pemerintahan melalui sejumlah langkah strategis: penyederhanaan perizinan berbasis OSS untuk mempermudah investasi, peningkatan transparansi APBD dengan membuka data ke publik. 

Penataan pasar tumpah demi ketertiban sudah diselesaikan, penyelesaian konflik sosial secara dialogis, pembentukan Satgas PAD untuk optimalisasi pendapatan daerah, serta pelunasan tunggakan BPJS Kesehatan sebesar Rp240 miliar guna memulihkan layanan kesehatan masyarakat. 


( GEOFFREY. M )_

Selaraskan Kebijakan Nasional, Kota Bekasi Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

Selaraskan Kebijakan Nasional, Kota Bekasi Terapkan WFH ASN Setiap Jumat

April 06, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Senin 6 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,-
-
*Selaraskan Kebijakan Nasional, Kota Bekasi Terapkan WFH ASN Setiap Jumat*

*WFH ASN Kota Bekasi Pindah ke Jumat, Pemkot Pastikan Layanan Tetap Maksimal*

Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi menyesuaikan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi setiap hari Jumat. Penyesuaian ini dilakukan sebagai langkah menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan pemerintah pusat dalam upaya efisiensi energi dan pengendalian mobilitas.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi menerapkan WFH setiap hari Rabu sebagai bagian dari upaya pengaturan ritme kerja dan efisiensi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keselarasan langkah dalam tata kelola pemerintahan, sekaligus memastikan implementasi kebijakan berjalan lebih efektif secara nasional.

“Pemerintah daerah adalah bagian dari satu sistem pemerintahan. Ketika arah kebijakan nasional telah ditetapkan, maka sudah seharusnya kita menyesuaikan,” ujarnya (6/4).

Ia menegaskan bahwa perubahan hari pelaksanaan WFH tidak akan mengganggu kualitas kinerja ASN maupun pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Pemkot Bekasi telah menyiapkan skema pengaturan kerja yang adaptif agar seluruh layanan publik tetap berjalan optimal.

“Yang utama adalah memastikan produktivitas tetap terjaga dan pelayanan publik tetap optimal. Itu yang menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Seluruh perangkat daerah, khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, akan tetap beroperasi dengan pengaturan kehadiran yang proporsional dan terukur.

Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa kebijakan WFH juga menjadi momentum untuk mendorong percepatan digitalisasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

“WFH harus kita jadikan sebagai dorongan untuk memperkuat sistem kerja berbasis digital. Pelayanan publik ke depan harus semakin cepat, transparan, dan bisa diakses tanpa batas ruang,” ujarnya.

Untuk memastikan hal tersebut berjalan optimal, Pemkot Bekasi juga memperkuat sistem pengawasan kinerja ASN selama WFH dengan memanfaatkan teknologi dan indikator kerja yang terukur.

“Tentu pengawasan WFH ini kita perketat supaya tetap disiplin. Kinerja ASN tetap kami pantau melalui sistem dengan indikator yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Ia menambahkan, pendekatan ini diharapkan dapat membangun budaya kerja yang lebih disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Kita ingin memastikan setiap kebijakan tidak hanya dijalankan, tetapi juga memberikan dampak nyata—baik dalam efisiensi, kinerja, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dengan penyesuaian ini, pelaksanaan WFH diharapkan berjalan lebih terintegrasi secara nasional, sekaligus tetap menjaga standar pelayanan publik yang prima di Kota Bekasi.

Penyesuaian kebijakan ini juga dilakukan oleh sejumlah daerah lain di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi kebijakan WFH secara nasional.

( GEOFFREY .M )
DPRD Prov. Jabar Kunjungi Bekasi, Fokus pada Data dan Perkembangan UKM

DPRD Prov. Jabar Kunjungi Bekasi, Fokus pada Data dan Perkembangan UKM

April 06, 2026
SiIMAK BERITA2 NEWS .COM ,--

Senin 6 April 2026  --
KOTA  --  BEKASI ,--

DPRD Prov. Jabar Kunjungi Bekasi, Fokus pada Data dan Perkembangan UKM

Bekasi - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menerima kunjungan kerja anggota DPRD Komisi II Provinsi Jawa Barat di Pendopo Wali Kota Bekasi. Senin (06/04).

Kunjungan tersebut berlangsung dengan hangat, komunikasi yang terjalin dengan baik, saling berdialog dan koordinasi antar lembaga.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi. Kehadiran perangkat daerah ini menegaskan keseriusan pemerintah kota dalam mendukung sektor koperasi dan usaha kecil menengah.

Selanjutnya, pertemuan difokuskan pada pembahasan agenda kunjungan kerja DPRD Provinsi  Jawa Barat. 

Pembahasan tersebut mencakup rencana peninjauan ke Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi sebagai bagian dari penguatan koordinasi.

Selain itu, rombongan juga dijadwalkan akan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah UKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat di wilayah Kota Bekasi. Agenda ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pelaku usaha di lapangan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPRD Provinsi Jawa Barat berupaya mengumpulkan data dan informasi yang akurat. 

Informasi ini mencakup perkembangan, tantangan, serta potensi koperasi dan UKM binaan di Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi. Kolaborasi ini dinilai penting dalam menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang.

"Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas dan daya saing koperasi serta UKM di Kota Bekasi." Ujar Wakil Wali Kota Bekasi

Lebih lanjut, hasil dari kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar perumusan kebijakan ke depan. Dengan demikian, program pembinaan yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

( GEOFFREY. M )
Motor Terjatuh Akibat Jalan Terbelah di Tamara, Pemkab Bekasi Jadi Sorotan

Motor Terjatuh Akibat Jalan Terbelah di Tamara, Pemkab Bekasi Jadi Sorotan

April 06, 2026
Sanksi tersebut dapat berupa teguran atau pidana, kewajiban perbaikan segera, hingga tuntutan ganti rugi apabila terbukti adanya kelalaian yang menyebabkan kerugian atau korban.

 SIMAKBERITANEWS - TAMBUN UTARA KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Kecelakaan tunggal terjadi di Tol Gabus, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (5/4/2026) malam. Dua pengendara motor Honda B 5506 FUK, Fikry dan Ilham, terjatuh akibat jalan rusak dan terbelah di bagian tengah.

Dalam perspektif hukum, kondisi jalan yang rusak hingga menyebabkan kecelakaan juga dapat berimplikasi pada tanggung jawab pemerintah sebagai penyelenggara jalan. 

Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 24 yang mewajibkan penyelenggara jalan untuk segera memperbaiki jalan yang rusak dan membahayakan pengguna.

Selain itu, dalam ketentuan terbaru terkait penyelenggaraan jalan dan pelayanan publik, pemerintah dapat dikenakan sanksi administratif apabila lalai dalam melakukan pemeliharaan infrastruktur yang berdampak pada keselamatan masyarakat. 

Sanksi tersebut dapat berupa teguran atau pidana, kewajiban perbaikan segera, hingga tuntutan ganti rugi apabila terbukti adanya kelalaian yang menyebabkan kerugian atau korban.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan serta memastikan standar keselamatan jalan terpenuhi, agar tidak kembali memakan korban.

Warga sekitar menyebutkan jalan tersebut sudah lama rusak dan minim Penerangan Jalan Umum (PJU). Kedua korban mengalami luka parah dan dibawa ke rumah sakit.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan. Warga berharap pemerintah segera bertindak untuk mencegah kejadian serupa. Penyelenggara jalan juga bisa dikenakan sanksi jika lalai dalam pemeliharaan infrastruktur.

Akibat jalan terbelah Peristiwa yang terjadi pengendara motor, Fikry dan Ilham, terjatuh di Tol Gabus, Tambun Utara, Bekasi, Minggu (5/4/2026) malam. Mereka melaju di jalan rusak dan terbelah, minim penerangan.

Warga sekitar sebut jalan sudah lama rusak. Korban luka parah, dibawa ke RS Sentosa. Kejadian ini soroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan. Pemerintah bisa kena sanksi jika lalai. Warga desak perbaikan segera. (Fjr)
Babinsa Koramil 420-08/Tabir Serda Ansori Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Lubuk Bumbun  Kecamatan Margo Tabir

Babinsa Koramil 420-08/Tabir Serda Ansori Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir

April 05, 2026
Babinsa Koramil 420-08/Tabir Serda Ansori Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Lubuk Bumbun  Kecamatan Margo Tabir

SIMAK BERITA NEWS COM 

Senin 06 April 2026

Merangin Jambi 

Bangko
Guna menjalin silaturahmi dan meningkatkan koordinasi dengan Masyarakat, Babinsa Koramil 420-08/Tabir, Serda Ansori melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama Masyarakat desa Lubuk Bumbun, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin.(06/04/2026) 

Kegiatan komsos ini merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa dalam pembinaan wilayah, sekaligus sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi permasalahan sosial di tengah masyarakat. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Serda Ansori berdiskusi dengan Masyarakat mengenai situasi dan kondisi lingkungan di sekitaran masing-masing Rumah.

“Kegiatan ini sangat  penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap informasi langsung dari Masyarakat  terkait kondisi keamanan, ketertiban, dan permasalahan sosial yang mungkin timbul di wilayah didesa Lubuk Bumbun” ungkap Serda Ansori.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak Masyarakat desa Lubuk Basung Bumbun untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat sinergi antarwarga, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.

Masyarakat  menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan terima kasih atas perhatian serta kehadiran Babinsa yang selalu aktif di tengah-tengah masyarakat.

Danramil 420-08/Tabir mendukung & mengapresiasi Babinsa bahwa komsos adalah salah satu cara efektif untuk menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

*Wawali Harris Bobihoe Kembali Menjenguk Korban Ledakan Cimuning*

*Wawali Harris Bobihoe Kembali Menjenguk Korban Ledakan Cimuning*

April 03, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM,--

Jumat 03 April 2026 ,--
KOTA -- BEKASI,--

KOTA  --  BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menjenguk dua korban ledakan Cimuning. Ia datang ke RS Primaya Bekasi Timur didampingi oleh direksi.

 Diketahui dua korban tersebut mendapatkan luka bakar yang cukup parah sehingga harus dilakukan perawatan di ruang ICU dan masih mendapatkan perawatan intensif dari tim dokter. Dua korban tersebut yaitu Djaimun dan Suyadi. 

Setibanya diruang perawatan Wawali Harris Bobihoe melihat kondisi korban dan mendoakan serta meminta tim dokter untuk melakukan perawatan terbaik bagi para korban.

Orang nomor dua di kota patriot itu juga turut menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut kepada keluarga korban.


“Untuk mendoakan kesembuhan saudara kita yang menjadi korban dalam musibah tersebut, semoga cepat pulih, 

ini adalah musibah yang tidak sama sekali kita kehendaki," kata Wawali Harris Bobihoe Pemkot Bekasi dan pihak BPJS sudah berkomunikasi khususnya membahas korban. Tim medis sendiri masih terus menangani pasien..

"Saat ini tim medis sedang bekerja dan kita akan tunggu hasilnya nanti, untuk selanjutnya kita akan mengambil langkah-langkah yang terbaik kepada warga kita,” ujar Wawali Harris Bobihoe. 

( GEOFFREY. M )

Kades Nasarudin Gelar Musrenbang di Kantor Desa, Bahas Pembangunan

Kades Nasarudin Gelar Musrenbang di Kantor Desa, Bahas Pembangunan

April 03, 2026



Kades Nasarudin Gelar Musrenbang di Kantor Desa, Bahas Pembangunan dan infrastruktur sampai ke Perkampungan, Kamis pagi. (15/1/26)

SIMAKBERITANEWS - Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Musrenbang Desa Kedung Pengawas, dipimpin langsung oleh kepala desa Nasarudin di Aulanya. Dalam wilayah Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. Diadakan untuk membahas pembangunan infrastruktur di desa tersebut. Kamis, (15/1/26)

Dalam sambutannya, kepala desa kedung Pengawas, Nasarudin menyampaikan bahwa, desa Kedung Pengawas telah menerima dana desa yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk jalan dan saluran air. Ia juga mengapresiasi kinerja BPD (Badan Permusyawaratan Desa) yang telah bekerja sama dengan pemerintah desa untuk meningkatkan pembangunan di desanya.

“Alhamdulillah, kita telah menerima dana desa yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di desa kita. Kami berharap dengan adanya pembangunan ini, kehidupan warga desa dapat meningkat,” kata Nasarudin.

Nasarudin, menjanjikan bahwa pemerintah desa akan memperhatikan aspirasi warga dan meningkatkan pembangunan infrastruktur di desa. “Kami akan bekerja sama dengan BPD dan warga desa untuk meningkatkan pembangunan di desa kita,” katanya.

“BPD Kedung Pengawas Optimis Pembangunan Desa Tetap Berlanjut.” Kata ketua BPD Kedung Pengawas. Kamis, (15/1/26)

Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Kedung Pengawas, Nahrudin Ade Saputra, menyampaikan bahwa meskipun dana desa dikurangi, BPD tetap optimis bahwa pembangunan desa dapat terus berlanjut.

Dalam acara musyawarah desa, Nahrudin menyampaikan bahwa BPD telah bekerja sama dengan pemerintah desa untuk meningkatkan pembangunan di desa. Ia juga mengapresiasi kehadiran warga desa dan pejabat pemerintah yang hadir dalam acara tersebut.

“Kami berharap pembangunan desa dapat terus berlanjut, meskipun dana desa dikurangi. Kami akan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk mencari solusi dan meningkatkan pembangunan di desa,” kata Nasrudin.

Nahrudin juga menyampaikan bahwa masih ada beberapa jalan yang kurang bagus di desa, terutama di Kampung-kampung, Ia berharap pemerintah desa dapat memperhatikan hal tersebut dan meningkatkan pembangunan infrastruktur di desa.

“Kami yakin bahwa dengan kerja sama antara BPD dan pemerintah desa, kita dapat meningkatkan pembangunan di desa dan meningkatkan kualitas hidup warga desa,” kata Nahrudin.

Pemerintah desa telah menyerahkan dana desa kepada BPD untuk digunakan dalam pembangunan desa. Nahrudin berharap bahwa dana tersebut dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan pembangunan di desa

Warga desa juga menyampaikan aspirasi mereka terkait pembangunan infrastruktur di desa. Salah satu warga, Mardani, menyampaikan bahwa masih ada jalan-jalan yang kurang bagus di desa, terutama di Kampung – kampung.

“Kami berharap pemerintah desa dapat memperhatikan jalan-jalan yang kurang bagus di desa kita. Kami juga berharap ada pembangunan saluran air yang lebih baik,” kata Mardani. (Fjr)