Tri Adhianto Resmikan Gedung Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari, Perkuat Syiar Islam dan Pembinaan Umat

Tri Adhianto Resmikan Gedung Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari, Perkuat Syiar Islam dan Pembinaan Umat

Juli 04, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 04 Juli 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan Gedung Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari yang berlokasi di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Sabtu (4/7/2026). 

Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran lembaga keagamaan sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan Islam, dan kegiatan sosial kemasyarakatan di Kota Bekasi.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum MUI Kota Bekasi KH. Saifuddin Siroj, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Agus Harpa Senjaya, Camat Jatiasih Dian Herdiana beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang menyambut peresmian gedung dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari. 

Menurutnya, kehadiran gedung ini bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah, serta membangun karakter masyarakat yang religius.

Tri Adhianto berharap Islamic Center dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat, seperti kajian keislaman, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat luas.“Saya berharap Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari menjadi pusat pembinaan umat yang aktif dan terbuka bagi seluruh masyarakat. 

Gedung ini harus menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia, memiliki ilmu pengetahuan, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Tri Adhianto.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendukung pembangunan sarana dan prasarana keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan berkarakter. 

Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan moral dan spiritual masyarakat.“Kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh megahnya pembangunan, tetapi juga oleh kuatnya nilai keimanan dan kebersamaan masyarakatnya. Karena itu, 

Pemerintah Kota Bekasi akan terus bersinergi dengan para ulama dan tokoh agama dalam membangun kehidupan yang damai, rukun, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Kota Bekasi KH. Saifuddin Siroj turut mengapresiasi berdirinya Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari yang diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kualitas pembinaan umat di wilayah Jatiasih dan sekitarnya.

Dengan diresmikannya Gedung Islamic Center Jamiyyatul Ulama Jatisari, diharapkan fasilitas tersebut dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan yang produktif, mempererat silaturahmi antarwarga, serta mendukung terwujudnya Kota Bekasi yang semakin maju, religius, harmonis, dan berakhlakul karimah.

(GEOFFREY. M )


Wali Kota Bekasi Resmikan Bantuan Rutilahu di Pondok Gede, Wujudkan Hunian Layak Bagi Warga

Wali Kota Bekasi Resmikan Bantuan Rutilahu di Pondok Gede, Wujudkan Hunian Layak Bagi Warga

Juli 04, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 04 Juli 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

Kota Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan hasil pembangunan program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi dua warga di Kecamatan Pondok Gede, Sabtu (4/7/2026). 

Bantuan tersebut diberikan kepada Ibu Romza, warga Jalan Kelud Kiri Atas, Kelurahan Jatibening Baru, serta Ibu Mardiyah, warga Jalan Amil Abas, Kelurahan Jaticempaka.

Peresmian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak huni. 

Program Rutilahu merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah yang menyasar warga kurang mampu agar dapat menikmati tempat tinggal yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto meninjau langsung kondisi rumah yang telah selesai dibangun sekaligus berdialog dengan para penerima manfaat. 

Ia memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga dan dapat meningkatkan kenyamanan serta keamanan keluarga yang menempatinya.

Menurut Tri, rumah bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya keluarga yang sehat, harmonis, dan produktif. 

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.“Program Rutilahu bukan sekadar membangun rumah, tetapi membangun harapan dan memberikan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. 

Kami ingin setiap warga Kota Bekasi memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat untuk keluarganya,” ujar Tri Adhianto.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan terus melakukan pendataan serta memperluas jangkauan 

program Rutilahu agar semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya. Pelaksanaan program tersebut juga dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.Tri juga mengajak seluruh perangkat wilayah untuk terus aktif mengidentifikasi kondisi rumah warga yang membutuhkan perhatian pemerintah sehingga proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.“Kami tidak ingin ada warga yang harus tinggal di rumah yang membahayakan keselamatan keluarganya. 

Karena itu, sinergi antara pemerintah, perangkat wilayah, dan masyarakat sangat penting agar setiap program bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata,” tambahnya.

Masyarakat setempat menyambut baik program tersebut dan mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Bekasi terhadap kebutuhan warga. 

Kehadiran program Rutilahu dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. 

Tidak hanya membangun infrastruktur kota, tetapi juga memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk hidup di lingkungan yang layak, sehat, dan bermartabat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Bekasi yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera.

( GEOFFREY . M )


Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung Serbaguna Tamiang–Bekasi di Aceh Tamiang

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung Serbaguna Tamiang–Bekasi di Aceh Tamiang

Juli 04, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu 04 Juli 2026 ,--
AACEH - TAMIANG ,--

ACEH TAMIANG – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati/Wakil Bupati Aceh Tamiang, Kamis (2/7/2026). 

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan peninjauan lokasi pembangunan Gedung Serbaguna Tamiang–Bekasi yang menjadi simbol kolaborasi antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.Setibanya di Aceh Tamiang, rombongan Pemerintah Kota Bekasi disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar. 

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Staf Ahli, Asisten Daerah (Asda) I, Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas PUPR, serta Kepala Bagian Hukum Kabupaten Aceh Tamiang.Sementara itu, Abdul Harris Bobihoe hadir bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi.

 Rombongan tersebut terdiri atas Plt. Asda II, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat, Kepala Bidang PUPR, Kepala BKPSDM, Kepala Bidang Dinas Perumahan dan Permukiman, serta Direktur Utama BUMD PT Sinergi Patriot Bekasi beserta jajaran.Selain melakukan kunjungan silaturahmi antarpemerintah daerah, agenda utama pertemuan difokuskan pada pembahasan perkembangan pembangunan Gedung Serbaguna Tamiang–Bekasi. 

Gedung tersebut dibangun melalui dukungan dana bantuan yang dihimpun dari masyarakat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bekasi."Alhamdulillah berkat sumbangan dari ASN dan Masyarakat Kota Bekasit telat terkumpul dana kurang lebih sebesar 4 Milliar yang disumbangkan ke Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Ini merupakan upaya kerjasama secara kemanusian kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Insya Allah ini akan dibangun Gedung Serbaguna Tamiang - Aceh." Ujar Wakil Wali Kota Bekasi.

 Selanjutnya, kedua belah pihak berdiskusi mengenai mekanisme penyaluran dan pemanfaatan dana bantuan agar pembangunan dapat berlangsung secara efektif, transparan, dan sesuai dengan tujuan yang telah disepakati bersama.Peninjauan langsung ke lokasi pembangunan juga dilakukan untuk melihat progres awal serta memastikan kesiapan lahan yang akan menjadi lokasi berdirinya gedung serbaguna tersebut. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mengawal penggunaan bantuan yang telah dipercayakan oleh masyarakat.Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi dan Masyarakat Kota Bekasi yang telah memberikan sumbangan untuk pembangunan Gedung Serbaguna di Aceh Tamiang. "Mudah-mudahan bantuan dari Pemerintah Kota Bekasi bermanfaat untuk masyarakat Pemerintah Kabupaten dan juga masyarakat Aceh Tamiang." Ujar Plt. 

Sekretaris Daerah Aceh Tamiang.Melalui kunjungan ini, hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diharapkan semakin erat. 

Selain memperkuat sinergi antardaerah, kolaborasi tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat Kota Bekasi dalam mendukung pembangunan fasilitas publik di Aceh Tamiang.Dengan demikian, proses pembangunan 

Gedung Serbaguna Tamiang–Bekasi diharapkan dapat berjalan sesuai rencana. Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pun berkomitmen untuk terus berkoordinasi agar bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Nara sumber Discominfo Kota Bekasi 

( GEOFFREY . M )


Wike Efrilla T. Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Merangin, Wabup A. Khafidh : Semoga Amanah dalam Menjalankan Tugas

Wike Efrilla T. Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Merangin, Wabup A. Khafidh : Semoga Amanah dalam Menjalankan Tugas

Juli 04, 2026
Wike Efrilla T. Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Merangin, Wabup A. Khafidh : Semoga Amanah dalam Menjalankan Tugas

SIMAK BERITA NEWS COM 

Sabtu 04 Juli 2026
Merangin Jambi 

Bangko
Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menghadiri prosesi pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Merangin sisa masa jabatan 2024–2029 di Gedung DPRD Merangin, Sabtu (4/7).

Dalam prosesi tersebut, Wike Efrilla T. dari Partai NasDem resmi dilantik menggantikan posisi almarhum M. Yani, legislator senior yang tutup usia pada 15 Januari 2026 lalu.

Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor: 505/KEP.GUB/SETDA.PEM-OTDA/2026 tertanggal 26 Juni 2026 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Antarwaktu Anggota DPRD Kabupaten Merangin.

Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat naskah pelantikan dibacakan. Prosesi pengucapan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Merangin, Muhammad Rifaldi. 

"Saya percaya bahwa Saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang dibebankan," ujar Rifaldi tegas di hadapan para hadirin.

Usai melangsungkan prosesi, Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh memberikan ucapan selamat secara personal kepada Wike Efrilla. 

"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Merangin, saya mengucapkan selamat atas dilantiknya Saudari Wike Efrilla T. Semoga amanah besar ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas yang tinggi," singkatnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jambi yang juga Anggota DPR RI, Syarif Fasha. Selain itu, tampak pula Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi NasDem, Idzhar Majid, jajaran unsur Forkopimda, Sekda Zulhifni, para Kepala OPD dan tamu undangan lainnya

 ( Reporter M Yasdi )
Safarudin Diduga Diancam OTK Bersenjata Tajam di Simpang Seling , Ketua KWIP Merangin Desak Polisi Usut Tuntas

Safarudin Diduga Diancam OTK Bersenjata Tajam di Simpang Seling , Ketua KWIP Merangin Desak Polisi Usut Tuntas

Juli 04, 2026
Safarudin Diduga Diancam OTK Bersenjata Tajam di Simpang Seling , Ketua KWIP Merangin Desak Polisi Usut Tuntas

SIMAK BERITA NEWS COM 

Sabtu 04 Juli 2026
Merangin Jambi

Bangko
Seorang wartawan media online yang juga anggota Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) DPC Kabupaten Merangin, Safarudin, mengaku menjadi korban dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam yang dilakukan oleh tiga orang tidak dikenal (OTK) di Simpang Seling, Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut keterangan Safarudin kepada media ini, saat itu dirinya sedang duduk di sebuah warung di kawasan Simpang Seling. Tiba-tiba sebuah mobil Mitsubishi Triton berwarna hitam yang datang dari arah Kecamatan Tabir Ulu berhenti di lokasi.

"Setelah mobil berhenti, tiga orang langsung turun. Salah satu di antaranya diduga  membawa senjata tajam jenis parang dengan panjang kurang lebih satu meter. Orang tersebut langsung menghampiri saya sambil mengancam dengan mengatakan, 'Kamu kenapa nahan minyak aku? Aku kapak kamu'," ujar Safarudin.

Mendengar ancaman tersebut, Safarudin mengaku tetap tenang dan menjawab bahwa dirinya baru saja datang ke lokasi serta tidak mengetahui persoalan yang dimaksud.

"Saya jawab, 'Saya tidak tahu, saya baru datang. Kenapa kamu mengancam saya?'. Setelah itu saya langsung berdiri dan berjalan menuju mobil saya. Ketiga orang tersebut kemudian kembali masuk ke mobil dan pergi dengan kecepatan tinggi ke arah Kecamatan Tabir Ulu," katanya.

Merasa keselamatannya terancam, Safarudin yang akrab disapa Sapar kemudian membuat laporan resmi ke Polsek Tabir. Ia berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan, mengungkap identitas para pelaku, serta memproses mereka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Safarudin menegaskan bahwa tindakan pengancaman menggunakan senjata tajam tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

"Saya berharap pihak kepolisian dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Peristiwa tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang saksi, Samsudin, warga Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir. Menurutnya, saat kejadian sekitar pukul 23.30 WIB, tiga orang yang datang menggunakan mobil Mitsubishi Triton warna hitam langsung turun dan menghampiri Safarudin.

"Mereka datang dari arah hulu, langsung turun bertiga sambil membawa parang panjang. Waktu itu Safar masih duduk di depan warung. Saya mendengar mereka berkata, 'Apo maumu, aku bunuh nian kau, ngapo kalian di sini nahan minyak aku'," ungkap Samsudin.

Sementara itu, saksi lain menyebutkan bahwa dugaan pemicu peristiwa tersebut berkaitan dengan sebuah armada truk tangki yang diduga atau Disinyalir  mengangkut BBM industri ilegal dari arah Sumatera Barat menuju wilayah Tabir Ulu.
Menurut keterangan saksi, sopir kendaraan tersebut sempat menyampaikan bahwa muatan BBM itu akan diantarkan kepada seseorang bernama Alek di Desa Muara Jernih.

"Minyak itu kata sopirnya mau diantar ke Muara Jernih, diduga Dan Disinyalir ke rumah Alek. Minyak ini dari Padang, Bang," ujar saksi menirukan pengakuan sopir.

Media ini belum memperoleh konfirmasi maupun keterangan dari pihak yang disebutkan dalam informasi saksi tersebut. Oleh karena itu, informasi tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Ketua Komite Wartawan Indonesia Perjuangan (KWIP) DPC Kabupaten Merangin, Ady Lubis, mengecam keras dugaan aksi premanisme yang dialami anggotanya.
Ady menyatakan bahwa tindakan pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap seorang wartawan merupakan perbuatan yang tidak dapat ditoleransi dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kami dari KWIP DPC Kabupaten Merangin mengecam keras segala bentuk aksi premanisme, intimidasi, maupun pengancaman terhadap wartawan yang sedang menjalankan aktivitasnya. Negara adalah negara hukum, sehingga siapa pun yang melakukan tindak pidana harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," tegas Ady Lubis.

Ia juga meminta jajaran Polsek Tabir agar segera menindaklanjuti laporan yang telah dibuat oleh Safarudin secara profesional, objektif, dan transparan.

"Kami percaya kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Tabir, untuk mengusut tuntas kasus ini. Kami berharap para pelaku dapat segera diidentifikasi, ditangkap, dan diproses sesuai ketentuan hukum sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Wartawan harus mendapatkan perlindungan hukum dalam menjalankan tugas jurnalistiknya," tutup Ady Lubis.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Tabir masih belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan tersebut.

 ( Kabiro Jambi Yendri SBN )


Kajati Jambi Tunjukan Bentuk  Kepedulian di Momentum Harganas ke 33 , Bantu Penyelesaian Ijazah dan Tunggakan Biaya Sekolah Anak Siswa

Kajati Jambi Tunjukan Bentuk Kepedulian di Momentum Harganas ke 33 , Bantu Penyelesaian Ijazah dan Tunggakan Biaya Sekolah Anak Siswa

Juli 03, 2026
Kajati Jambi Tunjukan Bentuk  Kepedulian di Momentum Harganas ke 33 , Bantu Penyelesaian Ijazah dan Tunggakan Biaya Sekolah Anak Siswa 

SIMAK BERITA NEWS COM 

Selasa  30 Juni 2026
Merangin - Jambi  

Jambi, 
Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H., menunjuk kan kepedulian Serta  perhatian kepada masyarakat melalui aksi nyata yang menyentuh langsung  kebutuhan keluarga serta masa depan generasi penerus bangsa.

Kajati Jambi hadir secara langsung untuk membantu penyelesaian pengambilan ijazah serta tunggakan biaya sekolah dua orang siswa yang mengalami kendala ekonomi sehingga belum dapat menyelesaikan administrasi pendidikannya, 

Kehadiran Kejati Jambi di Salah Satu Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikmah, Senin 29 Juni 2026, Beserta Rombongan.

Dalam kegiatan tersebut, Kajati Jambi didampingi oleh Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi, Dr. Muhammad Husaini, S.H., M.H., Kabag Tata Usaha, serta Kasi I dan Kasi Penkum pada Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Jambi.

Sebagai bentuk Empati  Kepedulian dan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya, Kajati Jambi juga melakukan koordinasi secara langsung dengan Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikmah. Setelah dilakukan verifikasi dan memperoleh informasi yang akurat, Kajati Jambi secara pribadi membantu menyelesaikan biaya pengambilan ijazah dan tunggakan biaya  sekolah siswa tersebut agar hak anak untuk memperoleh pendidikan   dapat terus berjalan dengan baik tanpa hambatan.

Tidak hanya itu, Kajati Jambi juga menyampaikan kepada Lurah Simpang IV Sipin, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua RT setempat yang turut hadir agar keluarga yang bersangkutan dapat memperoleh perhatian, pembinaan, serta pendampingan dari lingkungan sekitar sehingga keberlangsungan pendidikan dan kesejahteraan keluarga dapat terus terjaga.

" Momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke-33 Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas. Kepedulian, gotong royong, dan perhatian terhadap masa depan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga dan diperkuat " ujar nya

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Tinggi Jambi berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Penerangan hukum Kejati Jambi Noly Wiyaya SH MH ketika di Konfirmasi Melalui percakapan WhatsApp Selasa 30 Juni 2026

" Ya  Benar , Bapak Kajati Jambi Beserta Rombongan Langsung Meninjau ke sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikmah " Tutur Kasi Penkum Kejati 

Sebagaimana Di Sampaikan Kasi Penkum Noly Wiyaya SH MH , Di Momentum Harganas ke 33,  Bapak Kejati Jambi Menunjukan Kepedulian  dan Perhatian nya  terhadap Masa Depan Generasi Penerus Bangsa,

" Melalui Penyelesaian Tunggakan Biaya Sekolah Terhadap Dua Anak Siswi serta  menyelesaikan Pengambilan Ijazah " Jelas Kasi Penkum Kejati Jambi Noly Wiyaya SH MH 

Kabiro Jambi Yendri SBN 
Wakil Wali Kota Bekasi Ikuti Rakernas XVIII APEKSI,Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Tangguh dan Berkelanjutan

Wakil Wali Kota Bekasi Ikuti Rakernas XVIII APEKSI,Perkuat Komitmen Wujudkan Kota Tangguh dan Berkelanjutan

Juli 03, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Jumat 03 Juli 2026 ,--
KOTA  -- MEDAN ,--

PEMKOT BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI Tahun 2026 yang berlangsung di Grand City Hall, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026).

Rakernas XVIII APEKSI mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat" dan menjadi forum strategis yang mempertemukan para wali kota dari seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi antardaerah, merumuskan rekomendasi kebijakan, serta berbagi inovasi dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pembukaan Rakernas dilakukan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.A., serta dihadiri Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku tuan rumah, dan para wali kota beserta delegasi dari seluruh Indonesia.

Dalam agenda nasional tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi didampingi Kepala Asda I, Asda 2, Kepala BPKPSDM, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat, Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman, Kepala Bidang Pekerjaan Umum DBMSDA, Dirut PT. Sinergi, Dirut PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi serta seluruh jajaran.Rakernas XVIII APEKSI menjadi wadah konsolidasi pemerintah kota untuk menyusun langkah bersama menghadapi berbagai tantangan pembangunan perkotaan, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital, penguatan ketahanan fiskal daerah, hingga pembangunan kota yang adaptif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., M.A. menegaskan bahwa pemerintah kota memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan nasional."Pemerintah kota harus terus memperkuat kolaborasi, mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan fiskal daerah, serta menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab tantangan pembangunan perkotaan," tegas Wakil Menteri Dalam Negeri.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul harris Bobihoe menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Bekasi dalam Rakernas XVIII APEKSI merupakan bagian dari komitmen untuk memperluas kolaborasi antarpemerintah kota sekaligus menyerap berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai daerah. "Rakernas APEKSI menjadi ruang strategis bagi seluruh kepala daerah untuk saling belajar, memperkuat kerja sama, dan menghadirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

 Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan melalui kolaborasiantardaerah," ungkap Wakil Wali Kota Bekasi.

Pelaksanaan Rakernas XVIII APEKSI berlangsung di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah. 

Sepanjang tahun 2025, pemerintah kota di Indonesia menghadapi tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun2025 yang berdampak pada penyesuaian belanja daerah sehingga banyak pemerintah kota harus melakukan efisiensi dalam pelaksanaan program pembangunan. 

Selain itu, meningkatnya frekuensi bencana alam sepanjang tahun 2025 semakin mempertegas pentingnya membangun kota yang tangguh. 
.
Ribuan kejadian bencana, khususnya banjir dan tanah longsor, telah menimbulkan kerugian ekonomi yang besar, merusak infrastruktur, mengganggu distribusibarang, hingga memengaruhi ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.Kondisi tersebut menjadi dasar penyelenggaraan Rakernas XVIII APEKSI yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas pemerintah kota dalam membangun kota tangguh, baik dari aspek fiskal, perencanaanpembangunan, ketahanan pangan, pelayanan publik, maupun ketahanan sosial.

 Melalui penguatan sistem pemerintahan daerah, setiap kota diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam mendukung Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

Sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) APEKSI, Rakernas diselenggarakan setiap tahun sebagai forum konsolidasi pemerintah kota se-Indonesia untuk membahas berbagai isu strategis nasional. sekaligus menyusun rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat.Keikutsertaan Wakil Wali Kota Bekasi dalam Rakernas XVIII APEKSI menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk terus memperkuat jejaring kerja sama antardaerah, meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui forum nasional tersebut, PemerintahKota Bekasi berharap berbagai rekomendasi yang dihasilkan mampu memperkuat peran pemerintah kota sebagai garda terdepan pelayanan publik sekaligus mempercepat terwujudnya Kota Bekasi yang keren, tangguh, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung Indonesia yang semakin maju dan berdaulat.
Nara Sumber Discominfo Kota Bekasi.

( GEOFFREY . M ).