Pengambilan Sumpah Jabatan H. Farid Sebagai Kepala Desa Liunggunung Di Kampung Tegal Bihbul

Pengambilan Sumpah Jabatan H. Farid Sebagai Kepala Desa Liunggunung Di Kampung Tegal Bihbul

Mei 16, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Sabtu 16 Mei 2026 ,--
PURWAKARTA - JABAR ,--

Purwakarta-Pemilihan Kepala Desa melalui Pergantian Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2023-2031 Desa Liunggunung, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat,

 yang baru saja berlangsung pemenangnya H. Farid, hari ini juga secara resmi pengambilan sumpah jabatan dan dilantik Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, dengan prosesi pelantikan khidmat di Kampung Tegal Bihbul RT.10 RW. 03, Desa Liunggunung, Minggu (10/5/2026).

Ratusan warga bersama unsur pemerintahan desa dan kecamatan yang hadir, menyaksikan langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan H.Farid yang akan memulai kepemimpinannya di Desa Liunggunung, 

karena kepala desa sebelumnya meninggal dunia.Bupati apresiasi lancar dan tertibnya pemilihan, kerjasama sesuai funggsi masing- masing kompak mensukseskan kegiatan tersebut, baik seluruh unsur Muspika Kecamatan Plered, panitia pemilihan, tokoh masyarakat serta warga yang telah mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif

 selama berlangsungnya tahapan pemilihan Kepala Desa Antar Waktu.Keberhasilan pemilihan mencerminkan kedewasaan masyarakat berdemokrasi serta semangat menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan.“Terima kasih kepada seluruh jajaran Muspika Kecamatan Plered, panitia, tokoh masyarakat dan seluruh warga Desa Liunggunung yang telah menjaga situasi tetap damai dan tertib. 

Ini menjadi bukti bahwa masyarakat Liunggunung memiliki semangat kebersamaan yang kuat,” ucap Bupati yang akrab disapa Om Zein tersebut  

Seorang kepala desa memiliki tanggung jawab besar dalam membangun daerah, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga menjaga keharmonisan sosial masyarakat desa," tegas Bupati.

Kepada kepala desa terpilih ini, Bupati menyampaikan permintaan agar dapat menjalankan amanah masyarakat dengan penuh integritas, mengutamakan kepentingan warga serta mampu menjadi pemimpin yang hadir di tengah masyarakatnya.

.“Jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan tulus dan penuh tanggung jawab. 

Jadilah pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan solusi bagi kebutuhan warga,” kata Bupati, penuh harap. 

Dalam kesempatan itu, Bupati mendorong pemerintahan desa ke depan lebih aktif menggali potensi lokal, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terciptanya kesejahteraan warga Desa Liunggunung yang dipimpinnya.H.Farid, kepala desa antar waktu terpilih nampak serius menanggapi yang disampaikan Bupati.

 Pihaknya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang baru saja diberikan masyarakat kepada dirinya. Pihaknya komitmen menjalankan roda pemerintahan desa secara transparan, terbuka dan mengedepankan kepentingan masyarakat.Pasca pemilihan ini, 

H. Farid mengajak seluruh elemen masyarakat kembali bersatudan bersama-sama membangun Desa Liunggunung agar semakin maju dengan sumber daya lebih berkualitas.“Seluruh masyarakat dapat kembali bersatu dan bersama-sama membangun Desa Liunggunung menjadi desa yang lebih baik, maju dan harmonis,” harap Farid, kepala desa terpilih dan anak dari kepala desa yang meninggal sebelumnya tersebut.

Pelantikan ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta, unsur Forkopimcam Plered, perangkat desa, tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat Desa Liunggunung yang setia menyaksikan di lokasi berlangsungnya pemilihan dan pelantikan tersebut.

Awal kepemimpinan H. Farid  yang saat masih calon dalam pemilihan ini mendapat nomor urut dua, sukses mengalahkan dua orang calon lainnya nomor urut satu dan tiga, kini mantap siap mengabdi dalam pemerintahan Desa Liunggunung ini. H. Farid, jelas diharapkan banyak pihak dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pembangunan desa dan menjaga semangat gotong royong bersama warga yang semakin berkembang di era digital sesuai perkembangan zaman.

( Laela )
Lalam Martakusumah Saksi Kasus Dugaan Gratifikasi Yang Melibatkan Mantan Istri Gubernur Jawa Barat.

Lalam Martakusumah Saksi Kasus Dugaan Gratifikasi Yang Melibatkan Mantan Istri Gubernur Jawa Barat.

Mei 16, 2026
SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Sabtu 16 Mei 2926 ,--
PURWAKARTA -- JABAR --

Purwakarta– Kedatangan Lalam  Martakusumah, mantan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Purwakarta, sekaligus mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) juga tidak asing namanya di Palang Merah Indonesia (PMI) Purwakarta,.

 Menjadi perhatian para insan media yang datang sebelumnya di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta," Rabu pagi (13/4/2026).

Kehadiran Lalam tersebut, tidak menyangkut  nama lembaga-lembaga yang membesarkan namanya itu.

Kabar yang berkembang, pria yang cukup dikenal di Purwakarta ini memenuhi panggilan Kejari sebagai saksi dalam kasus gratifikasi mobil mewah yang melibatkan mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, yakni mantan istri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Hal ini menimbulkan berbagai asumsi dikalangan banyak warga yang mengikuti perkembangan kasus itu, mengingat waktu yang cukup lama sejak berakhirnya kepemimpinan mantan Bupati Anne yang juga mantan Mojang Purwakarta.

Tiba di  Kejaksaan, Lalam menggunakan kendaraan Toyota Innova Hybrid bernomor polisi D 1805 ATA langsung turun menebar senyum dan berpose yang tidak di sangka oleh sebagian media yang meliput, tepat di depan gerbang kejaksaan 

langsung menghampiri para wartawan yang semangat guna menunggu perkembangan informasi kuat dugaan kasus gratifikasi Innova Hybrid.Kesaksian Lalam dalam pemeriksaan pihak Kejaksaan tersebut, diperkirakan berlangsung selama 11 jam, sejak pukul 10.02 WIB hingga keluar dari kantor Kejari sekitar pukul 21.12 WIB.Malam ini,

Lalam tidak lagi secerah dan selugas bicaranya seperti awal datang ketika bicara dengan media, terutama ketika tanya seputar jumlah pertanyaan yang disampaikan kepadanya saat pemeriksaan di dalam gedung Kejaksaan tersebut 

Pihaknya mengaku tidak menghitung berapa banyak pertanyaan dari petugas terkait.“Yang penting saya kooperatif aja, menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan. 

Saya hanya dimintai keterangan,” ucap Lalam, yang juga mengaku dirinya sudah berat sambil tersenyum..

Pihak Kejari, sebagai mana yang sempat disampaikan Kajari kepada media untuk mendapatkan informasi satu jalur yakni melalui Kasi Intel, belum juga di respon. Kontak melalui WhatsApp belum mendapat jawaban resmi, ketika ditanya seputar dugaan gratifikasi tersebut.

Kasus yang bergulir sejak 2024 lalu ini menjadi perhatian publik, pemanggilan Lalam bagian dari pendalaman penyidik mengusut dugaan gratifikasi. 

Selain Lalam, sejumlah pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, dikabarkan ada yang dipanggil Kejaksaan untuk diminta keterangannya.

Dari informasi yang dihimpun, pemeriksaan saksi-saksi dugaan gratifikasi mobil mewah yang sedang berjalan intensif setiap hari kerja oleh penyidik terhadap sejumlah pihak guna memperkuat alat bukti sejak April hingga Mei 2026 ini.Penanganan yang dianggap perkembangannya lamban oleh banyak pihak

 ini, masih terus ditunggu langkah nyatanya dari aparat penegak hukum Kejari Purwakarta, yang tidak asing dengan cerita adanya dugaan noda oknum lalu di dalam kasus lain sebelumnya.

Hal tersebut terbukti, ada sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku pernah merasa dirugikan dalam ketakutan, namun berani membuat pernyataan yang menurutnya memang fakta dan harus hati-hati dengan semua pihak, apalagi dengan pihak yang kedudukannya tidak asing seperti di Kejaksaan."Namun saya berkeyakinan, sepintar-pintarnya manusia bersandiwara menyembunyikan fakta yang sebenarnya dari sesama manusia lainnya, dalam hatinya pasti mengakui. 

Bukan tidak mungkin suatu hari terbukti, tentunya resiko ditanggung pelaku tersebut," ucapnya.

Sebelum itu terjadi, mari kita saling mendoakan untuk kita semua berupaya memperbaiki kekurangan dengan kompak tobat sungguh-sungguh bersama," harap sumber."Manusia tidak luput dari khilap, tapi tolong jangan keterlaluan yang membuat prihatin dan menyakitkan. 

Saya pribadi sedang berusaha menerima fakta dan berharap perlindungan dari yang maha pencipta segalanya," pungkas sumber tersebut dengan linangan air mata mengalir deras hingga membasahi kedua belah pipinya.

( Laela/Tim )
Anggota Persatuan Wartawan Indonesia  Terus Meningkatkan Kualitas Produk Jurnalistik Purwakarta-

Anggota Persatuan Wartawan Indonesia Terus Meningkatkan Kualitas Produk Jurnalistik Purwakarta-

Mei 16, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Sabtu,16 Mei 2026 ,--
PURWAKARTA  -- JABAR ,--

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purwakarta,Adi Kurniawan Tarigan, meminta seluruh anggota terus meningkatkan kualitas produk jurnalistik di lapangan. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat tahunan organisasi bertema “PWI Bersatu, PWI Kuat” di Rumah Makan dan Pemancingan H. Nurdin, Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, Wartawan tidak sekadar melaporkan peristiwa, tapi mampu mendalami setiap isu secara komprehensif.Dalam rapat ini, fokus evaluasi kinerja internal, pembenahan struktur organisasi, serta penegasan pentingnya kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

"Seluruh anggota PWI menjadi lebih kreatif, mengembangkan setiap isu yang ada dan mendalami topik agar memiliki nilai yang lebih tinggi. 

Saya yakin teman-teman sekalian memiliki potensi dan cara masing-masing di lapangan,” ucapnya.

Momentum penting untuk mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan, sekaligus menyusun langkah strategis organisasi ke depan dan pembentukan koperasi, 

salah satu langkah nyata meningkatkan kesejahteraan anggota PWI Purwakarta.“Rapat tahunan ini bukan hanya agenda rutin organisasi, selain itu menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan menyusun program kerja yang lebih baik. 

Pembentukan koperasi dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota,” harapnya.

Tarigan menambahkan, perombakan sejumlah pengurus bentuk penyegaran organisasi agar roda kepengurusan berjalan lebih optimal dan profesional.“Penyegaran dilakukan demi meningkatkan efektivitas kerja organisasi. Kami ingin PWI Purwakarta semakin solid dan mampu menjawab tantangan ke depan,” ujarnyaDalam kesempatan ini, Sekretaris PWI Purwakarta, Ade Winanto yang akrab dipanggil Ade Jo mengatakan, saatnya agenda utama poin penting dalam rapat tahunan ini.

 Pembahasan meliputi penyegaran struktur organisasi guna memperkuat soliditas dan efektivitas kerja kepengurusan, hingga program kesejahteraan anggota.“Tiga agenda utama diantaranya, reshuffle atau perombakan pengurus, pembukaan agenda Koperasi PWI, pembentukan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) serta Evaluasi Kerja Tahunan,”ungkap Ade.

Dijelaskan Ade, pentingnya disiplin dalam menjalankan kewajiban internal profesional para anggota, berdasarkan instruksi PWI Pusat setiap anggota wajib berkontribusi secara aktif memproduksi karya jurnalistik yang valid.“Setiap anggota wajib menyetorkan berita valid. Ini sudah menjadi aturan resmi dari PWI Pusat,” tegasnya.

Hal tersebut, bagian dari upaya PWI Purwakarta memastikan setiap anggotanya tetap aktif dan kompeten."Penguatan profesionalisme dan kepatuhan ketat terhadap KEJ, seperti melakukan cek dan ricek atau verifikasi, serta menjunjung asas praduga tidak bersalah, sebagai benteng pertahanan hukum utama bagi wartawan dalam menjalankan tugasnya sesuai  Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," pungkasnya . 

 ( Laela )
Safari Jumat Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Pesan Jelang Idul Adha Dan Ajak Masyarakat Doakan Kelancaran Ibadah Haji Wali Kota Bekasi

Safari Jumat Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Pesan Jelang Idul Adha Dan Ajak Masyarakat Doakan Kelancaran Ibadah Haji Wali Kota Bekasi

Mei 15, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--

Jumat 15 Mei 2026 ,--
KOTA - BEKASI,--


KOTA - BEKASI - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menekankan pentingnya penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam kepada masyarakat dan panitia kurban di Kota Bekasi.

 Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Safari Jumat yang bertempat di Masjid At Taqwa Pekayon, Bekasi  Selatan.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban yang melibatkan masyarakat dan panitia kurban tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan pemahaman mengenai tata cara penyembelihan hewan kurban 

Kota Bekasi yang benar sesuai ketentuan agama sekaligus memperhatikan aspek kesehatan hewan dan keamanan pangan.“Upaya 

pemerintah, dalam mensosialisasikan jelang Idul Adha, dalam kesempatan apapun akan kami sampaikan. Supaya dalam pelaksanaan bisa berjalan dengan baik, aman dan sudah pasti sehat serta terjamin,” jelas Wawali Abdul Harris Bobihoe

Menurutnya, kesempurnaan ibadah kurban harus diperhatikan agar pelaksanaannya tidak sekadar menjadi tradisi, melainkan benar-benar sesuai ketentuan agama. 

Ia menyebut tata cara penyembelihan yang benar menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan ibadah umat Islam. 

Dan berharap pemahaman masyarakat terkait kurban semakin meningkat.Selain bersosialisasi, pemerintah daerah  juga telah menerjunkan Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban (

Tim TPK) 2026. Yang terdiri dari berbagai unsur profesional dan penegak perda, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), Satpol PP dan Dinas Perhubungan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jabar V dan Kader Zoonosis.

Tak lupa, mengakhiri sambutannya Ia juga mengajak masyarakat Kota Bekasi untuk bersama-sama memanjatkan doa untuk Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta istri yang akan melaksanakan ibadah haji pada tahun ini.“Mari kita mendoakan Pak Wali dan istri, yang pada kesempatan tahun ini akan melaksanakan ibadah haji. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, kelancaran serta pulang ke tanah air dengan membawa haji yang mabrur,” tutupnya. 

( GEOFFREY . M )


Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Radikalisme, Pemkot Bekasi Gandeng Seluruh Elemen Masyarakat

Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Radikalisme, Pemkot Bekasi Gandeng Seluruh Elemen Masyarakat

Mei 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 13 Mei 2026 ,--
KOTA --- BEKASI ,--

Kota Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Radikalisme, Pemkot Bekasi Gandeng Seluruh Elemen Masyarakat Pemerintah Kota Bekasi bersama Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kota Bekasi menggelar kegiatan sosialisasi terkait Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) pada Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di Aula Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Camat Pondok Melati Cecep Miftah Farid, S.STP., MM., Ketua TP PKK Kecamatan Pondok Melati, kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya sebagai bentuk penguatan sinergi dalam menjaga ketahanan keluarga dan mencegah berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Densus 88 Anti Teror sebagai narasumber dan mitra strategis dalam memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat terkait upaya pencegahan radikalisme dan ekstremisme berbasis keluarga dan lingkungan sosial. 

Kehadiran Densus 88 menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan penguatan nilai toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat.Melalui sosialisasi PUSPAGA, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya pola pengasuhan yang baik, 

komunikasi keluarga yang sehat, pendidikan karakter anak, hingga penguatan literasi digital guna mencegah munculnya konflik keluarga maupun pengaruh ideologi kekerasan sejak dini.

Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi, Hj. Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menyampaikan bahwa pembangunan sebuah kota tidak hanya dilihat dari perkembangan infrastrukturnya semata, namun juga harus diimbangi dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakatnya.“Pembangunan Kota Bekasi hari ini tidak hanya berkembang dari sisi infrastrukturnya saja, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan masyarakatnya. 

Kesejahteraan keluarga, pendidikan karakter anak, serta ketahanan sosial masyarakat harus berjalan seiring agar Kota Bekasi menjadi kota yang maju, aman, nyaman, dan harmonis,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa peran perempuan, kader PKK, tokoh agama, serta tokoh masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keluarga dan lingkungan sekitar. 

Pencegahan berbagai persoalan sosial, termasuk radikalisme, harus dimulai dari rumah, melalui komunikasi yang baik, kepedulian, serta pengawasan bersama terhadap anak-anak dan lingkungan sosial kita,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi perempuan, dan masyarakat sipil dalam menciptakan ekosistem sosial yang aman, inklusif, dan berdaya saing.Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, upaya menjaga persatuan, keamanan, serta masa depan generasi bangsa diharapkan dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kota Bekasi yang semakin maju dan sejahtera.

( RIANA SARI . SBN )


Wali Kota Bekasi Lantik Pengurus Baznas Kota Bekasi, H. Sudarsono Pimpin Periode 2026–2031

Wali Kota Bekasi Lantik Pengurus Baznas Kota Bekasi, H. Sudarsono Pimpin Periode 2026–2031

Mei 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS.  COM ,--

Rabu 13 Mei 2026 ,--
KOTA - BEKASI ,--

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi melantik jajaran pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi periode 2026–2031 di Aula Nonon Sonthanie, Kota Bekasi. 
.
Dalam kepengurusan baru tersebut, H. Sudarsono dipercaya menjadi Ketua Baznas Kota Bekasi untuk lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Tri menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Baznas periode sebelumnya atas dedikasi dan kerja nyata yang telah dilakukan dalam membantu masyarakat Kota Bekasi melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.“Terima kasih kepada pengurus Baznas sebelumnya yang telah bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Bekasi.

 Kepengurusan baru ini harus mampu melanjutkan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Baznas,” ujar Tri.


Tri menegaskan, Baznas memiliki peran penting sebagai lembaga yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan dan pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, pengelolaan dana zakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.“Baznas harus hadir di tengah masyarakat, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan digitalisasi pelaporan dalam pengelolaan zakat agar kepercayaan masyarakat terhadap Baznas terus meningkat.“Digitalisasi pelaporan dan keterbukaan menjadi concern kita bersama. 

Kepercayaan masyarakat harus dibangun bukan hanya dengan slogan, tetapi dengan keteladanan dan kerja nyata,” ucapnya..

Tri menambahkan, masyarakat yang membayarkan zakat harus memiliki keyakinan bahwa dana yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh delapan golongan penerima zakat sesuai ketentuan.

Selain penyaluran bantuan sosial, Baznas juga didorong menjadi bagian dari pilar pembangunan daerah melalui program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM.“Indikator keberhasilan Baznas adalah ketika umat yang awalnya menjadi penerima zakat dapat berubah menjadi pembayar zakat,” ungkap Tri.

( GEOFFREY . M )
.*2 Pejabat Eselon II Dirotasi, Tri Adhianto Beri Target Khusus untuk Disnaker*.

.*2 Pejabat Eselon II Dirotasi, Tri Adhianto Beri Target Khusus untuk Disnaker*.

Mei 13, 2026
SIMAK BERITA NEWS. COM ,--
.
Rabu 13 Mei 2026 ,--
KOTA -- BEKASI ,--

KOTA -BEKASI — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan rotasi terhadap dua pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

 Dalam rotasi tersebut, Dzikron resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, sementara Nadih Arifin dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi.Dalam arahannya, Tri menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tidak boleh dijadikan sebagai zona nyaman.“Percepatan menyelesaikan tantangan harus dilakukan. Jangan jadikan amanah ini sebagai zona nyaman. 

Kita akan terus lakukan evaluasi untuk memberikan challenge yang lebih,” ujar Tri.Khusus kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja yang baru, 

Tri memberikan target percepatan program pemberangkatan tenaga kerja lokal ke luar negeri. 

Ia meminta agar dalam waktu tiga bulan, Dinas Tenaga Kerja mampu menunjukkan langkah konkret dalam merealisasikan target tersebut.

Menurut Tri, upaya membuka peluang kerja bagi masyarakat tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga melalui penempatan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan kesiapan bersaing di luar negeri.“Tahun lalu target pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri masih gagal karena arahnya masih ragu-ragu. 

Tahun ini harus diselesaikan sesuai RPJMD,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa angka pengangguran di Kota Bekasi mulai mengalami penurunan, namun Pemerintah Kota Bekasi tetap harus bergerak cepat menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Tri juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia industri maupun pasar kerja internasional. 
.
Menurutnya, lulusan sekolah menengah atas maupun kejuruan masih banyak yang belum siap bersaing secara kompetitif.

Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi membuka ruang pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat.“Kita lakukan pembinaan melalui BLK agar tenaga kerja kita siap pakai dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi lowongan pekerjaan juga terlihat dari banyaknya pertanyaan warga melalui media sosial pribadi maupun kanal pemerintah daerah.

Sementara kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang baru, Tri meminta agar ruang, waktu, dan fasilitas yang diberikan kepada para pelaku seni dan budaya tidak hanya berfokus pada kelompok tertentu saja.“Passion pariwisata dan budaya harus mampu berkolaborasi. 

Ruang dan tempat yang diberikan kepada penggiat kebudayaan jangan hanya untuk orang itu-itu saja. Harus lebih progresif lagi,” katanya.

Tri berharap sektor pariwisata dapat bergerak beriringan dengan pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas sektor.“Gerakan pariwisata harus terhubung dengan UMKM kita. Bukan berjalan sendiri-sendiri. Persoalan yang kita hadapi kompleks, maka penyelesaiannya dilakukan tahap demi tahap dengan kolaborasi,” tutupnya.

( GEOFFREY . M )