Wakil Wali Kota Harris Bobihoe Titip Pesan untuk Atletnya Jelang Porprov di Depok

Wakil Wali Kota Harris Bobihoe Titip Pesan untuk Atletnya Jelang Porprov di Depok

Februari 11, 2026
*SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Rabu 11 Februari 2026 ,--
DEPOKI ,--JAWA BARAT ,--

Wakil Wali Kota Harris Bobihoe Titip Pesan untuk Atletnya Jelang Porprov di Depok


DEPOK - Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan pesan khusus kepada para atlet golf Bekasi saat menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok periode 2026-2030 di Emeralda Golf Club, Tapos, Rabu (11/2/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh optimisme, Bobihoe mengaku bangga dapat hadir di tengah pelantikan pengurus baru PGI Kota Depok. Ia menilai momentum ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan cabang olahraga golf menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat, di mana Depok akan menjadi tuan rumah.

“Sekarang saya bangga bahwa kota tetangga, Bekasi, ini sudah berbentuk juga dan tentunya ketika Porprov nanti Depok menjadi tuan rumah untuk golf,” ujar Wawali Harris Bobihoe.

Menurut dia, kepengurusan baru PGI Kota Depok diharapkan mampu mempersiapkan pertandingan secara maksimal. Apalagi, lapangan Emeralda dinilai sangat representatif untuk menggelar ajang sekelas Porprov. Ia optimistis, dengan fasilitas yang memadai, pembinaan atlet bisa berjalan lebih terarah.

Wawali Harris Bobihoe juga menaruh harapan besar agar dari ajang Porprov nanti lahir bibit-bibit unggul yang dapat melangkah hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. “Sekiranya dengan demikian kita akan mendapatkan bibit-bibit golf untuk nanti ke PON tahun 2028. Ini harapan saya sendiri,” katanya.

Secara khusus, Wawali Harris Bobihoe menitipkan pesan kepada para atlet golf Bekasi agar mempersiapkan diri secara serius menghadapi persaingan di Depok. Ia menyebut atmosfer pertandingan dipastikan berlangsung ketat dan menarik.

“Saya kira kami juga pun dari teman-teman PGI Kota Bekasi akan mempersiapkan. Kita juga banyak golfer-golfer yang baik, dan saya kira ini kelihatannya agak tegang juga nanti. Agak seru juga ini pertandingan golf di Kota Depok ini,” ujarnya.

Ia mengaku telah melihat semangat para atlet, termasuk dari Depok, yang menargetkan dua medali emas. Hal itu, menurut dia, menjadi motivasi tambahan bagi atlet Bekasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan strategi.

Pelantikan pengurus PGI Kota Depok tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGI Jawa Barat, Sirodzudin. Acara ini turut dihadiri Wali Kota Depok, jajaran KONI, para undangan, serta para atlet golf dari berbagai daerah.

Wawali Harris Bobihoe pun mengucapkan selamat kepada Ketua PGI Kota Depok, Hamzah, beserta jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kolaborasi antardaerah dapat mendorong kemajuan olahraga golf di Jawa Barat, sekaligus menghadirkan pertandingan yang kompetitif dan sportif di Porprov mendatang. 

( GEOFFREY . M. )
Bekasi Berkebaya 2026, Sinergi Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

Bekasi Berkebaya 2026, Sinergi Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

Februari 11, 2026
*SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa, 10 Februari 2026 ,--
KOTA. ---  BEKASI ,--

*Bekasi Berkebaya 2026, Sinergi Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif*


Kota Bekasi – Kegiatan Bekasi Berkebaya digelar di Mall Pakuwon Kota Bekasi dan berlangsung selama 10 hingga 22 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus ruang inklusif yang menonjolkan nilai kemanusiaan dan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto. Turut hadir Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial RI, Ibu Fatma Saifullah Yusuf, jajaran dinas Pemerintah Kota Bekasi, di antaranya Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bekasi, Herbert S.W. Panjaitan, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Dzikron, S.T., M.T, Kepala Bidang Kreatif dan Daya Saing Produk, Wuri Handayani, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bekasi, Ny. Fitrotun Junaedi.

Kegiatan Bekasi Berkebaya tidak hanya menampilkan keindahan busana tradisional, tetapi juga dimeriahkan dengan fashion show anak-anak berkebutuhan khusus serta stand booth produk kreativitas disabilitas. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata bahwa setiap individu memiliki potensi, kreativitas, dan hak yang sama untuk tampil, berkarya, serta diapresiasi di ruang publik.


Dalam sambutannya, Wiwiek Hargono Tri Adhianto menyampaikan bahwa Bekasi Berkebaya merupakan bagian dari komitmen untuk melestarikan kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.
“Melalui Bekasi Berkebaya, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan menggunakan kebaya dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memberdayakan para desainer dan pengrajin lokal agar industri kreatif terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya Kota Bekasi, serta Indonesia secara umum,” ujarnya.

Wiwiek juga menekankan pentingnya nilai kemanusiaan yang diusung dalam kegiatan ini, terutama melalui keterlibatan anak-anak disabilitas. Menurutnya, penampilan mereka di atas panggung adalah pesan kuat bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi dan bersinar. “Mereka mengajarkan kita tentang keberanian, kepercayaan diri, dan makna inklusivitas yang sesungguhnya,” tambahnya.

Rangkaian acara Bekasi Berkebaya semakin semarak dengan fashion show anak disabilitas dari Sekolah Talenta, penampilan busana karya para desainer, fashion show Ketua Dekranasda Kota Bekasi, serta kolaborasi musik angklung dan kolintang oleh AIR Bhinaka & Bapontar yang memukau para pengunjung.

Melalui Bekasi Berkebaya, Kota Bekasi tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga menghadirkan ruang yang inklusif, humanis, dan inspiratif, di mana budaya, kreativitas, dan nilai kemanusiaan berpadu dalam satu perayaan yang bermakna.

( RIANA SARI . SBN )
Hadiri Raker BKM se-Kota Bekasi, Wali Kota Tegaskan Penyelesaian ODF Tahun 2027

Hadiri Raker BKM se-Kota Bekasi, Wali Kota Tegaskan Penyelesaian ODF Tahun 2027

Februari 10, 2026
*SIMAK BERITA NEWS . CIOM ,--

Selasa, 10 Februari 2026.,--
KOTA --  BEKASI ,--

*Hadiri Raker BKM se-Kota Bekasi, Wali Kota Tegaskan Penyelesaian ODF Tahun 2027*

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri Rapat Kerja Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se-Kota Bekasi dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk menuntaskan status Open Defecation Free (ODF) di seluruh wilayah Kota Bekasi pada tahun 2027.

ODF secara harfiah berarti kondisi wilayah yang sudah bebas dari praktik buang air besar sembarangan, di mana seluruh masyarakat telah memiliki dan menggunakan fasilitas sanitasi yang layak, aman, dan sehat. Status ini menjadi salah satu indikator utama terwujudnya lingkungan permukiman yang bersih serta kota yang sehat.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan bahwa BKM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan, sekaligus menjadi kepanjangan tangan pemerintah daerah dan lurah dalam menyelesaikan persoalan dasar lingkungan permukiman.

“BKM tidak hanya berperan dalam perencanaan, tetapi juga pelaksanaan dan pengawasan program di tingkat lingkungan. Karena itu, kinerja BKM sangat menentukan keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Ia menyoroti bahwa selama ini BKM telah berkontribusi dalam berbagai program penataan lingkungan, seperti pembangunan dan perbaikan sarana sanitasi, pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), hingga penataan taman lingkungan dan ruang terbuka publik.

Namun demikian, Wali Kota menegaskan masih terdapat persoalan sanitasi yang harus segera diselesaikan, khususnya penggunaan WC helikopter, yaitu fasilitas buang air besar yang langsung membuang limbah ke sungai atau saluran air, yang hingga kini masih ditemukan di beberapa wilayah Kota Bekasi.

“Ini persoalan horizontal yang harus kita tangani bersama. Sampai hari ini masih ada warga yang menggunakan WC helikopter. Kita harus clean. Di Jatirahayu saja masih tercatat 47 lokasi. Selesaikan dulu WC tersebut, selesaikan dulu ODF-nya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari target Kota Bekasi sehat tahun 2027, Wali Kota meminta BKM untuk memfokuskan program kerja pada tiga prioritas utama, yakni penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan dan perawatan taman lingkungan, serta penyediaan fasilitas WC dan sanitasi layak bagi warga.

Ia juga menekankan pentingnya penataan kembali perencanaan kerja BKM agar lebih terukur, tepat sasaran, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Mulai susun kembali rencana pekerjaan BKM dengan memperkuat sinergi bersama LPM dan lurah. Dengan kolaborasi yang solid, pelaksanaan program di lapangan akan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan,” pungkas Wali Kota.

( RIANA SARI SBN )
Hadiri Raker BKM se-Kota Bekasi, Wali Kota Tegaskan Penyelesaian ODF Tahun 2027

Hadiri Raker BKM se-Kota Bekasi, Wali Kota Tegaskan Penyelesaian ODF Tahun 2027

Februari 10, 2026
*SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa, 10 Februari 2026.,--
KOTA  --  BEKASI ,--

*Hadiri Raker BKM se-Kota Bekasi, Wali Kota Tegaskan Penyelesaian ODF Tahun 2027*

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri Rapat Kerja Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se-Kota Bekasi dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk menuntaskan status Open Defecation Free (ODF) di seluruh wilayah Kota Bekasi pada tahun 2027
.
ODF secara harfiah berarti kondisi wilayah yang sudah bebas dari praktik buang air besar sembarangan, di mana seluruh masyarakat telah memiliki dan menggunakan fasilitas sanitasi yang layak, aman, dan sehat. Status ini menjadi salah satu indikator utama terwujudnya lingkungan permukiman yang bersih serta kota yang sehat.

Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan bahwa BKM memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan, sekaligus menjadi kepanjangan tangan pemerintah daerah dan lurah dalam menyelesaikan persoalan dasar lingkungan permukiman.

“BKM tidak hanya berperan dalam perencanaan, tetapi juga pelaksanaan dan pengawasan program di tingkat lingkungan. Karena itu, kinerja BKM sangat menentukan keberhasilan pembangunan berbasis masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Ia menyoroti bahwa selama ini BKM telah berkontribusi dalam berbagai program penataan lingkungan, seperti pembangunan dan perbaikan sarana sanitasi, pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), hingga penataan taman lingkungan dan ruang terbuka publik.

Namun demikian, Wali Kota menegaskan masih terdapat persoalan sanitasi yang harus segera diselesaikan, khususnya penggunaan WC helikopter, yaitu fasilitas buang air besar yang langsung membuang limbah ke sungai atau saluran air, yang hingga kini masih ditemukan di beberapa wilayah Kota Bekasi.

“Ini persoalan horizontal yang harus kita tangani bersama. Sampai hari ini masih ada warga yang menggunakan WC helikopter. Kita harus clean. Di Jatirahayu saja masih tercatat 47 lokasi. Selesaikan dulu WC tersebut, selesaikan dulu ODF-nya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari target Kota Bekasi sehat tahun 2027, Wali Kota meminta BKM untuk memfokuskan program kerja pada tiga prioritas utama, yakni penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan dan perawatan taman lingkungan, serta penyediaan fasilitas WC dan sanitasi layak bagi warga.

Ia juga menekankan pentingnya penataan kembali perencanaan kerja BKM agar lebih terukur, tepat sasaran, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Mulai susun kembali rencana pekerjaan BKM dengan memperkuat sinergi bersama LPM dan lurah. Dengan kolaborasi yang solid, pelaksanaan program di lapangan akan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan,” pungkas Wali Kota.

( ADE SANJAYA / MALAU  SBN )
Walikota Bekasi Resmikan Jembatan Lengkung Kalimalang, Kini sudah Bisa Dilewati

Walikota Bekasi Resmikan Jembatan Lengkung Kalimalang, Kini sudah Bisa Dilewati

Februari 10, 2026
*SIMAK BERITA NEWS .COM ,--

Selasa, 10 Februari 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI ,--.


*Walikota Bekasi Resmikan Jembatan Lengkung Kalimalang, Kini sudah Bisa Dilewati*.

Pemerintah Kota Bekasi secara resmi meresmikan Jembatan Kalimalang sebagai bagian dari penataan kawasan strategis yang mengintegrasikan fungsi transportasi, pariwisata, dan pelestarian lingkungan.

Peresmian ini menjadi tonggak awal pengembangan kawasan Kalimalang yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target.

“Kami berkomitmen agar pekerjaan ini dapat terselesaikan dengan baik dan progresnya sudah bisa terlihat sebelum Agustus. Harapannya, pada 17 Agustus nanti kawasan ini sudah dapat dimanfaatkan secara simbolis,” ujar Tri Adhianto, Wali Kota Bekasi.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Kalimalang mendapat dukungan langsung dari Gubernur Jawa Barat, termasuk tambahan komitmen pembangunan infrastruktur pendukung.

“Setelah jembatan ini dioperasikan, akan dilakukan pembongkaran dua jembatan lama dan pembangunan satu jembatan melengkung di sisi yang mendekati kawasan Primaya. Ini kami lakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bekasi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk penataan pedestrian di kawasan Kalimalang. Penataan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bekasi, serta pihak-pihak terkait seperti BJT dan MBWCC dalam pengelolaan kawasan secara terpadu.

Penataan jembatan dan akses di kawasan Kalimalang menjadi bagian dari penerapan manajemen transportasi perkotaan. Selama ini, jarak antarjembatan yang terlalu berdekatan dinilai menghambat arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Ke depan, dari kawasan MM hingga Sumber Harta hanya akan terdapat lima jembatan guna menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan efisien.

“Kalimalang merupakan jalur strategis yang menghubungkan Jawa Barat dan DKI Jakarta. Jika penataan ini dilakukan secara berkelanjutan lintas wilayah, maka kemacetan dapat ditekan dan waktu tempuh akan semakin efisien,” jelas Wali Kota Bekasi.

Selain berfungsi sebagai koridor transportasi dan kawasan wisata, Kalimalang juga memiliki peran vital sebagai sumber pasokan air minum bagi masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mutu baku air di kawasan tersebut.

Peresmian Jembatan Kalimalang ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pengembangan pariwisata berkelanjutan. Pemerintah Kota Bekasi menekankan bahwa ketertiban, kebersihan, ketersediaan sarana dan prasarana, serta peran aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan kawasan Kalimalang ke depan.

( JOVAN CRISTIAN SBN )
Wali Kota Bekasi Gaungkan Sedekah Udara Lewat Penanaman Pohon di Bulan K3 Nasional 2026

Wali Kota Bekasi Gaungkan Sedekah Udara Lewat Penanaman Pohon di Bulan K3 Nasional 2026

Februari 10, 2026
*SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa, 10 Februari 2026,--
KOTA. ---  BEKASI ,--

*Wali Kota Bekasi Gaungkan Sedekah Udara Lewat Penanaman Pohon di Bulan K3 Nasional 2026*

KOTA BEKASI  — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan penanaman pohon di kawasan Lagoon Avanue Mall Bekasi dalam rangka Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, sekaligus berkelanjutan...

Penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari kebijakan jangka panjang Pemkot Bekasi yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya hingga saat ini, di antaranya melalui kebijakan pelarangan pengiriman karangan bunga pada peringatan Hari Jadi Kota Bekasi lalu maupun pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang lalu kemudian dialihkan dalam bentuk pemberian pohon atau tanaman hidup.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Bekasi yang lalu, apresiasi dalam bentuk pohon telah memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

"Hampir 1000 pohon telah disumbangkan dan ditanam di berbagai titik di Kota Bekasi,” ujar Tri Adhianto.

Ia menambahkan, gerakan menanam pohon bukan hanya bernilai ekologis, tetapi juga memiliki nilai sosial dan spiritual bagi masyarakat.

“Setiap pohon yang kita tanam adalah sedekah udara. Selama pohon itu hidup dan memberi oksigen, kita mendapatkan manfaatnya. Bahkan mulai dari membeli, menanam, hingga memelihara pohon tersebut, insyaallah memiliki nilai ibadah dan keberkahan,” lanjutnya.

Menurutnya, penanaman pohon sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional, di mana keselamatan dan kesehatan tidak hanya berlaku di lingkungan kerja, tetapi juga pada kualitas lingkungan hidup yang sehat dan lestari.

Melalui peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat terus tumbuh untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Bekasi yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

( JAMALUDDIN  . SBN )
Wali Kota Bekasi Resmikan Trans Beken, Upaya Menjaga Keberlanjutan Transportasi Publik

Wali Kota Bekasi Resmikan Trans Beken, Upaya Menjaga Keberlanjutan Transportasi Publik

Februari 10, 2026
*SIMAK BERITA NEWS . COM ,--

Selasa, 10 Februari 2026 ,--
KOTA. --  BEKASI ,--.


*Wali Kota Bekasi Resmikan Trans Beken, Upaya Menjaga Keberlanjutan Transportasi Publik*

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meresmikan operasional Trans Beken, layanan angkutan umum massal lintas Terminal Bekasi–Harapan Indah, sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan warga.

Trans Beken melayani lintasan pulang-pergi sepanjang 30,1 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit, didukung 9 armada bus (8 operasional dan 1 cadangan), melayani 47 titik henti, serta beroperasi setiap hari pukul 05.00–21.00 WIB. Pada tahap awal, layanan ini masih digunakan secara gratis oleh masyarakat.

“Ini memang bukan hal yang benar-benar baru, bisa dibilang lagu lama tapi dengan kaset yang berbeda. Jalur ini sudah lama kita inisiasi, dan hari ini kita wujudkan kembali dengan konsep yang lebih matang. Kota yang besar itu bisa dilihat dari sistem transportasi umumnya,” ujar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan transportasi publik di Kota Bekasi merupakan bagian dari visi besar pembangunan kota. Bahkan, saat dirinya sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota, isu transportasi sudah menjadi perhatian utama.

“Transportasi publik ini menjadi salah satu bagian penting dalam RPJMD. Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat merasa nyaman dan warganya sejahtera. Karena mobilitas yang baik akan berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas hidup,” jelasnya.

Dalam pengoperasian Trans Beken, Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kerja sama antara PT Sinar Jaya dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi bukan hanya sebatas operasional, tetapi menjadi tantangan bersama dalam menyiapkan sistem transportasi masa depan yang memiliki nilai tambah.

“Ke depan tantangannya adalah bagaimana transportasi ini terus bertumbuh, value-nya bertambah, dan tidak berhenti di tengah jalan. Apalagi Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah Porprov Jawa Barat pada akhir November tahun ini, tentu kebutuhan transportasi massal yang andal menjadi sangat penting,” ungkapnya.

Trans Beken juga dirancang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, seperti Trans Bekasi Patriot, Trans Wibawa Mukti, Transjabodetabek, LRT, dan KRL. Integrasi ini menjadi bagian dari harapan besar Pemkot Bekasi agar pengembangan LRT dan transportasi massal lainnya berjalan berkelanjutan dan tidak terputus.

Wali Kota Bekasi mengakui bahwa moda transportasi seperti ojek online sangat membantu mobilitas masyarakat. Namun, pemerintah memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menyediakan angkutan umum massal yang terencana dan berjangka panjang.

“Ojol itu sangat membantu masyarakat, tapi tugas pemerintah adalah menyiapkan transportasi yang lebih baik lagi, lebih terintegrasi. Ke depan, Stasiun Bekasi juga akan kita dorong menjadi simpul transportasi jarak jauh, dengan volume dan jumlah penumpang yang semakin besar dan terhubung dengan lebih banyak moda,” tambahnya.

Sebagai bagian dari visi jangka panjang, Wali Kota Bekasi juga mengungkapkan rencana pengembangan moda transportasi alternatif di masa depan.

“Ke depan, Kota Bekasi juga akan mengarah pada pengembangan transportasi berbasis kabel. Ini bukan sekadar wacana, tapi bagian dari perencanaan jangka panjang kota agar mobilitas warga semakin modern dan efisien,” pungkasnya.

( GEOFFREY . M )